Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 14 Maret 2026 | 22:02 WIB
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta mendesak pengelolaan sampah pasar mandiri demi mengurangi beban TPST Bantargebang.
  • Penanganan sampah pasar harus segera dilakukan, baik oleh Pasar Jaya, DLH, atau melalui investasi swasta.
  • Sampah organik pasar berpotensi besar diolah menjadi pakan ternak atau pupuk melalui ekonomi sirkular.

Suara.com - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mendesak percepatan pengelolaan sampah secara mandiri di kawasan pasar guna mengurangi beban di TPST Bantargebang.

Langkah ini dinilai krusial mengingat volume sampah dari pasar tradisional, khususnya Pasar Induk Kramat Jati, memerlukan perhatian yang sangat serius.

Yuke menegaskan bahwa penanganan sampah tersebut bisa dilakukan secara mandiri oleh Perumda Pasar Jaya maupun melalui kolaborasi dengan instansi terkait.

“Apakah nanti ditangani Pasar Jaya sendiri, bersama Dinas Lingkungan Hidup, atau melalui investasi dan kerja sama dengan pihak swasta, yang terpenting harus segera ditangani,” ujarnya, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Legislator Kebon Sirih melihat adanya peluang besar untuk melibatkan pihak swasta atau investasi guna mempercepat proses pengolahan limbah di area pasar.

Sebagian besar sampah yang dihasilkan pasar merupakan material organik yang memiliki nilai ekonomis tinggi jika dikelola dengan sistem yang tepat.

Limbah organik tersebut sejatinya dapat ditransformasikan menjadi pakan ternak, pupuk, atau diolah kembali melalui konsep ekonomi sirkular yang mumpuni.

Yuke menambahkan, strategi pengurangan sampah tidak boleh hanya bertumpu pada pengolahan di bagian hilir atau pembuangan akhir saja.

Ia menekankan pentingnya penguatan penanganan dari sumber timbulan hingga tahap pengelolaan menengah agar beban lingkungan berkurang secara signifikan.

baca juga

“Selain memikirkan pengolahan di tahap akhir, penanganan dari sumber dan di tingkat menengah juga harus terus diupayakan. Semua tahapan tidak boleh diabaikan,” katanya.

Pemerintah dinilai memiliki peran vital untuk menjembatani antara komunitas pengelola sampah dengan pihak ketiga yang membutuhkan bahan baku tersebut.

“Potensinya sangat besar. Tinggal bagaimana mempertemukan pihak yang membutuhkan dengan komunitas atau warga yang sudah memilah dan mengolah sampah di lingkungannya,” tandas Yuke. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor

Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:09 WIB

OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?

OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:00 WIB

Link dan Cara Daftar Antrean KJP Online Maret 2026, Ambil Sembako Murah Tanpa Berdesakan

Link dan Cara Daftar Antrean KJP Online Maret 2026, Ambil Sembako Murah Tanpa Berdesakan

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit

Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab

Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:49 WIB

×