Case Fatality Rate Covid RI Tertinggi, Pakar: Ada Kebobolan Kasus Tak Teridentifikasi

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Senin, 20 September 2021 | 11:38 WIB
Case Fatality Rate Covid RI Tertinggi, Pakar: Ada Kebobolan Kasus Tak Teridentifikasi
Case Fatality Rate Covid RI Tertinggi, Pakar: Ada Kebobolan Kasus Tak Teridentifikasi. Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai situasi pandemi Covid-19 di Indonesia belum bisa dinyatakan terkendali sepenuhnya.

Dicky menjelaskan salah satu indikatornya adalah penurunan laju penularan atau positivity rate masih belum konsisten menurun dan belum merata di seluruh provinsi di Indonesia.

"Kita belum bisa mengatakan indonesia dalam status terkendali, cakupan penurunan test positivity rate ini harus kita lihat dalam masa sebulan stabil, bukan naik turun, tapi stabil turun dengan tes positivity rate di bawah 5 persen, dan kita harus lihat per provinsi juga, kita harus bersabar dulu karena itu belum tercapai," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Senin (20/9/2021).

Dia juga menyinggung masalah angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi jika dibandingkan dengan negara tetangga.

"Case fatality rate kita masih tertinggi dengan negara tetangga, berarti masih ada masalah kebobolan dari kasus yang tidak teridentifikasi," ucapnya.

Selain itu, cakupan vaksinasi Indonesia masih belum massif jika dibandingkan dengan total jumlah penduduk di tanah air.

Oleh sebab itu, dia mengusulkan agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis level harus terus dilanjutkan atau belum bisa dilonggarkan untuk mengantisipasi munculnya gelombang ketiga Covid-19.

"Gelombang ketiga ini kemungkinan Desember tapi menurun gelombangnya, berarti ada intervensi yang efektif dari PPKM dan Vaksinasi, ini estimasi yang perlu dievaluasi lagi," tutup Dicky.

Diketahui, pemerintah akan terus menerapkan PPKM berbasis level hingga situasi pandemi Covid-19 benar-benar mereda.

baca juga

Pada pekan ini Bali sudah turun ke level 3, sehingga hanya tersisa 3 kabupaten/kota yang masih berstatus PPKM Level 4. Pemerintah akan kembali mengevaluasi PPKM berbasis level ini pada Senin (20/9/2021) malam ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Kesehatan: Gejala Kanker Paru dan Tips Pengasuhan Anak untuk Single Mom

Hits Kesehatan: Gejala Kanker Paru dan Tips Pengasuhan Anak untuk Single Mom

Health | Senin, 20 September 2021 | 10:27 WIB

Jadwal dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat Bulan September 2021

Jadwal dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat Bulan September 2021

Jabar | Senin, 20 September 2021 | 10:25 WIB

Fantagio Entertainment Umumkan Jinjin Astro Positif Covid-19

Fantagio Entertainment Umumkan Jinjin Astro Positif Covid-19

Your Say | Senin, 20 September 2021 | 09:59 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak, Australia Percepat Program Vaksinasi

Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak, Australia Percepat Program Vaksinasi

Health | Senin, 20 September 2021 | 09:45 WIB

Terkini

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

×