Produk UMKM Jateng Berpeluang Besar Diperjualbelikan di Jepang

Fabiola Febrinastri

Rabu, 22 September 2021 | 09:49 WIB
Produk UMKM Jateng Berpeluang Besar Diperjualbelikan di Jepang
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Dok: Pemprov Jateng)

Suara.com - Produk Usaha Kecil Menengah (UKM) asal Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk diperjualbelikan di Jepang. Menyikapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berjanji akan segera berkomunikasi dengan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi.

Hal ini dikatakan Ganjar, saat temu wicara dalam rangkaian UKM Virtual Expo (UVO) 2021, di Bank Jateng cabang Surakarta.

Ia menanggapi permintaan diaspora asal Indonesia yang kini berada di Jepang, tentang produk UKM asal Jawa Tengah yang berpeluang dijual di negeri "Matahari Terbit".

"Hari ini (dalam UVO 2021), kita menjajaki pasar Eropa dan Jepang. Beberapa di antaranya cukup antusias. Jepang mengatakan produk makanan diminati. Bahkan ada yang siap menjualkan. Mereka minta adjust (disesuaikan) saja, kualitas sudah baik cuma kemasan kegedean, maunya sekali makan. Ok tak gaweke," katanya, Selasa (21/9/2021).

Dalam waktu dekat, Ganjar mengaku akan berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Indonesia di Jepang. Hal itu terkait dengan teknis pembuatan dokumen UMKM ke Jepang.

"Nanti segera saya siapkan.Saya akan kontak Hery Akhmadi, agar kita bisa siapkan lebih detil. Saya minta bantuan teman-teman di sana kira-kira produk apa (yang dibutuhkan) di sana (Jepang)," tegas Ganjar.

Hal itu disambut baik oleh Teguh Wahyudi, seorang pengusaha asal Indonesia yang kini tinggal di Jepang. Menurutnya, kebutuhan akan produk UKM asal Jawa Tengah sangat tinggi.

Menurutnya, produk dari UKM dari Jawa Tengah cukup bersaing dan berkualitas. Hanya saja ia khawatir, terkait persyaratan dokumen yang dikhawatirkan menjadi pengganjal kerja sama UKM Jawa Tengah dengan perusahaanya.

"Kami juga butuh bawang merah dan bawang goreng, Pak Ganjar. Kemarin ibu Konjen menawarkan produk yang bagus dari Jateng. Saya khawatir untuk teknis dokumen ketiga itu cukup susah. Harapan kami ada konsolidator yang bisa bantu kawan UKM agar hubungan dengan kami cepat dan lancar," paparnya.

baca juga

Teguh menyebut, ada empat ceruk pasar yang dapat disasar. Pertama Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang sejumlah 70 ribu orang. Berikutnya komunitas Muslim yang mencapai 200 ribu jiwa, Warga Negara Asing (WNA) mencapai 2,8 juta jiwa dan penduduk Jepang.

Menurutnya, peluang itu bisa menjadi peluang bagi UKM Jateng. Terlebih lagi, perusahaan yang dipimpin oleh Teguh, tengah menyiapkan gudang distribusi yang mampu menampung dan mendistribusikan produk dari Indonesia, tak terkecuali dari Jawa Tengah.

Selain pasar Jepang, produk furnitur UKM Jateng juga diminati pasar Eropa. Terkait hal itu, Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Jawa Tengah bekerja sama dengan Bank Indonesia, Kadin dan PT Adhyata akan mengirim sampel produk furnitur ke Belgia. Di sana, produk mebel asal Jateng akan dipamerkan selama satu tahun di Borgerhub.

Kepala Dinkop UKM Jateng Ema Rachmawati mengatakan, tengah mempersiapkan para UKM dibidang furnitur, untuk mengirim produk mereka.

"Siap nanti mudah-mudahan pada 1 Oktober kirim produk sampel ke Belgia, satu kontainer 40 feet, sekitar 50 ton furnitur dari Jateng. Kebanyakan yang disukai meja fosil," urainya.

Ema juga mengatakan, nantinya akan dibentuk badan promosi dan pemasaran Indonesia-Belgia. Selain itu akan ada peluang pemasaran produk Jateng melalui marketplace di Belgia.

Adapun, untuk biaya pengiriman produk furnitur ditanggung sepenuhnya oleh Bank Indonesia. Sementara, untuk gelaran UVO 2021, didukung oleh Bank Jateng

Terkait transaksi UVO 2021, dari catatannya, transaksi berjalan barang furnitur mencapai sekitar Rp 200 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cakupan Vaksinasi di Jateng Paling Rendah di Pulau Jawa, Ini Masalahnya

Cakupan Vaksinasi di Jateng Paling Rendah di Pulau Jawa, Ini Masalahnya

Jawa Tengah | Rabu, 22 September 2021 | 08:10 WIB

Ada Undian Sepeda Motor Yamaha dalam Program Vaksinasi COVID-19 di Tegal Selatan

Ada Undian Sepeda Motor Yamaha dalam Program Vaksinasi COVID-19 di Tegal Selatan

Otomotif | Rabu, 22 September 2021 | 06:42 WIB

Kembangkan UMKM, Pemprov Jateng Ingin Perluas Pasar Ekspor di Eropa

Kembangkan UMKM, Pemprov Jateng Ingin Perluas Pasar Ekspor di Eropa

Jawa Tengah | Selasa, 21 September 2021 | 21:23 WIB

Temuan Kasus Covid-19 di Kabupaten Blora, Dinkes Jateng Pastikan Bukan Klaster PTM

Temuan Kasus Covid-19 di Kabupaten Blora, Dinkes Jateng Pastikan Bukan Klaster PTM

Jawa Tengah | Selasa, 21 September 2021 | 16:45 WIB

Duh! Vaksinasi 5 Kabupaten di Jateng Masih Rendah, Ganjar: Tolong Dipercepat, Habiskan!

Duh! Vaksinasi 5 Kabupaten di Jateng Masih Rendah, Ganjar: Tolong Dipercepat, Habiskan!

Jawa Tengah | Selasa, 21 September 2021 | 16:33 WIB

Siap Berlaga di PON XX Papua, Tim Wushu Jateng Targetkan Tiga Medali Emas

Siap Berlaga di PON XX Papua, Tim Wushu Jateng Targetkan Tiga Medali Emas

Jawa Tengah | Selasa, 21 September 2021 | 12:17 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×