Rampok hingga Bacok Emak-emak di Cipulir, Dalih Mustain Bayar Utang Gegara Kalah Judi

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Kamis, 23 September 2021 | 18:41 WIB
Rampok hingga Bacok Emak-emak di Cipulir, Dalih Mustain Bayar Utang Gegara Kalah Judi
Ilustrasi warga membawa golok.

Suara.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan membekuk perampok yang merampas handphone milik emak-emak di Cipulir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Aksi kejahatan ini sempat terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah menyebut pelaku merupakan pria bernama Mustain (37). Dia berhasil diamankan di tempat persembunyian di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

"Tim ke sana dan tim berhasil tangkap pelaku kejahatan tersebut, Mustain 37 tahun asal Madura," kata Azis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (23/9/2021).

Dari hasil pemeriksaan sementara, Mustain mengaku melakukan aksi merampok karena terlilit utang. Dia terlilit utang karena judi.

"Udah beberapa kali melakukan kejahatan meski belum jalani hukuman karena belum tertangkap," ungkap Azis.

Menurut Azis, Mustain kerap beraksi di sekitar Cipulir. Dia mencari korban secara acak.

"Korbannya bukan target khusus, tapi random. Siapapun yang lewat bawa barang berharga. Ini kejahatan spontan," bebernya.

Atas perbuatannya Mustain telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

"Ancamannya 12 tahun penjara," jelas Azis.

Dibacok

Seorang emak-emak bernama Titing (44) sebelumnya dikabarkan menjadi korban perampokan saat sedang berjalan kaki di Jalan SD Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Kamis (16/9) lalu. Aksi kejahatan ini terekam kamera pengawas dan viral usai diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta.

Dalam video tersebut, pelaku yang belakangan diketahui bernama Mustain itu terlihat membuntuti korban yang sedang jalan kaki sendirian di sebuah gang. Tidak berselang lama, pelaku langsung mengambil paksa barang milik korban.

Korban pun melakukan perlawanan dan sempat terjadi aksi saling tarik dengan pelaku. Selanjutnya, pelaku yang kesal lantas mengeluarkan senjata tajam.

Terlihat pelaku menyerang hingga menyebabkan korban tersungkur ke aspal. Tak berselang lama dia kabur begitu berhasil merampas beberapa barang milik korban.

Akibatnya, korban menderita luka bacok di tangan sebelah kiri. Dalam keterangan unggahan itu, disebutkan jika aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Parah! Pemuda di Padang Bakar Rumah Orang Tua Gara-gara Kalah Judi

Parah! Pemuda di Padang Bakar Rumah Orang Tua Gara-gara Kalah Judi

Sumbar | Senin, 05 Juli 2021 | 17:05 WIB

Dua Pekan, Polda Lampung Tembak 41 Pelaku Kejahatan

Dua Pekan, Polda Lampung Tembak 41 Pelaku Kejahatan

Lampung | Rabu, 02 Juni 2021 | 14:25 WIB

Tegas! Polda Lampung Perintahkan Anggotanya Tak Beri Ruang Pelaku Begal

Tegas! Polda Lampung Perintahkan Anggotanya Tak Beri Ruang Pelaku Begal

Lampung | Minggu, 23 Mei 2021 | 16:35 WIB

130 Pelaku Kejahatan di Labuhanbatu Diciduk dalam Operasi Sikat Toba 2021

130 Pelaku Kejahatan di Labuhanbatu Diciduk dalam Operasi Sikat Toba 2021

Sumut | Selasa, 30 Maret 2021 | 17:51 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB