Anggota Komisi I DPR Yakin Pemerintah Tak Akan Kendur Hadapi KKB di Papua

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 23 September 2021 | 21:51 WIB
Anggota Komisi I DPR Yakin Pemerintah Tak Akan Kendur Hadapi KKB di Papua
Aparat mengejar KKB di Intan Jaya [Antara]

Suara.com - Anggota Komisi I DPR, Syaifullah Tamliha, meyakini pemerintah tak akan pernah kendur untuk menghadapi kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan serangan hingga kekerasan di Papua.

Itu disampaikan Syaifullah sekaligus sebagai respon terkait serangan KKB yang baru-baru ini terjadi di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (13/9/2021) lalu.

"Dari segi militer, pemerintah kita tidak akan pernah kendur untuk menghadapi kelompok-kelompok kriminal yang terus-menerus melakukan pembakaran pembunuhan pemerkosaan warga-warga sipil di Papua," ujar Syaifullah dalam diskusi virtual Jakarta Journalist Center yang bertajuk "Kejahatan KKB Papua, Pendekatan Ekonomi atau Budaya, Kamis (23/9/2021).

Sebelumnya KKB melakukan kekerasan terhadap tenaga kesehatan, membakar fasilitas umum, mulai dari puskesmas, sekolah, pasar, kantor Bank Papua, hingga perumahan guru dan tenaga medis.

Seorang suster bernama Gabriela Meilan (22) gugur dalam serangan KKB tersebut. Dia kabur ke jurang hingga nyawanya tak terselamatkan.

Pemerintah kata Syaifullah, harus melindungi warga negara Indonesia baik sipil, pendatang, maupun warga asli Papua.

"Kami tidak akan membiarkan itu dan siapapun yang mengganggu warga warga sipil di Papua. Maka tindakan pemerintah adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Jadi yang dilindungi tidak hanya warga sipil pendatang tapi juga warga warga sipil yang asli Papua," ucap Syaifullah.

Pengerahan TNI-Polri di Papua kata Syaifullah, untuk mengejar KKB karena sebagai bentuk negara hadir melindungi warganya.

KKB Papua dalam aksi pamer senjata [Foto: Hops.id]
KKB Papua dalam aksi pamer senjata [Foto: Hops.id]

Tak hanya itu, Syaifullah menyebut pemerintah pusat berupaya semaksimal mungkin melakukan pendekatan. Di antaranya pendekatan budaya dan sosial, pendekatan politik serta pendekatan kesejahteraan yang terus-menerus dilakukan bertahun-tahun.

baca juga

"Nah kita juga sudah memberikan UU Otonomi Khusus Papua dan sekarang sedang direvisi itu bagian dari evaluasi," kata dia.

Lebih lanjut, politisi PPP itu menyebut pelabelan KKB sebagai teroris merupakan langkah yang bijak.

"Pelabelan terhadap KKB sebagai terorism itu adalah langkah yang bijak. Tidak ada negara di dunia ini yang tidak mau mempertahankan keutuhan wilayah negaranya," ucap Syaifullah.

Menurutnya tindakan yang dilakukan KKB yakni masuk dalam unsur tindakan terorisme dan berbeda dengan gerakan separatisme.

Dalam UU terorisme kata Syaifullah, diartikan sebagai tindakan kekerasan atau acaman tindakan kekerasan yang ditujukan kepada sasaran acak.

Kemudian tidak ada hubungan langsung dengan pelaku yang berakibat pada kerusakan, kematian, ketakutan, ketidakpastian dan keputusasaan masyarakat.

Tindak kekerasan kata dia, dalam rangka memaksakan kehendak kepada pihak yang dianggap lawan, agar kepentingan-kepentingan mereka diakui dan dihargai.

"Oleh karena itu pemerintah dan DPR sepakat bahwa tindakan yang dilakukan KKB itu adalah tindakan terorisme, bukan bagian dari tindakan separatis yang bertujuan untuk menjadikan Papua itu sebagai negara yang merdeka," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setara Institute: Pelabelan Teroris Terhadap KKB di Papua Tidak Menyelesaikan Masalah

Setara Institute: Pelabelan Teroris Terhadap KKB di Papua Tidak Menyelesaikan Masalah

News | Kamis, 23 September 2021 | 19:52 WIB

Diduga Pasok Senpi ke KKB Papua, Oknum ASN Pemkab Yahukimo Ditangkap saat Bawa Truk

Diduga Pasok Senpi ke KKB Papua, Oknum ASN Pemkab Yahukimo Ditangkap saat Bawa Truk

News | Kamis, 23 September 2021 | 19:25 WIB

Kota Bekasi Anggarkan Belanja Rp 458 Milyar Untuk Covid-19

Kota Bekasi Anggarkan Belanja Rp 458 Milyar Untuk Covid-19

Bekaci | Kamis, 23 September 2021 | 20:10 WIB

Soal TPST Bantargebang, Bekasi Minta Rp800 Milyar, Wali Kota: Nah, Kita Belum Bahas

Soal TPST Bantargebang, Bekasi Minta Rp800 Milyar, Wali Kota: Nah, Kita Belum Bahas

Bekaci | Kamis, 23 September 2021 | 19:50 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×