Ikut Berduka Prajurit TNI Tewas di Papua, AHY: Kita Bisa Tidur Nyenyak karena Ada Mereka

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 24 September 2021 | 11:02 WIB
Ikut Berduka Prajurit TNI Tewas di Papua, AHY: Kita Bisa Tidur Nyenyak karena Ada Mereka
Ikut Berduka Prajurit TNI Tewas di Papua, AHY: Kita Bisa Tidur Nyenyak karena Ada Mereka. Ketum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [tangkapan layar Instagram]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyarankan agar Pemerintah melakukan pendekatan khusus untuk mengatasi konflik yang terjadi di Papua, salah satunya dengan melakukan pendekatan keamanan dan peningkatan kesejahteraan sosial, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

"Untuk persoalan Papua, saya rasa perlu dilakukan pendekatan keamanan dan peningkatan kesejahteraan sosial, tidak harus selalu pendekatan bersenjata, dan saya turut prihatin atas gugurnya dua prajurit TNI asal Kalbar saat tugas operasi di Papua, semoga diterima di tempat yang mulia," kata AHY, saat berdialog di sela kunjungannya di Pontianak, Kamis (23/9) malam.

Disampaikan AHY, persoalan yang terjadi di Papua, harus dilihat pokok permasalahannya, sehingga pendekatan keamanan itu sangat penting. Namun, tidak bisa dibiarkan adanya pemberontakan bersenjata yang terjadi saat ini di Papua.

Menurut dia, negara harus memberikan ketegasan bahwa tidak ada ruang bagi mereka yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sebagai seorang prajurit tugas menjaga kedaulatan negara itu di atas segalanya, bahkan rela mengorbankan jiwa dan raga, dan saya pernah merasakan kondisi seperti itu," ujar AHY.

AHY menceritakan, ketika masih menjadi seorang prajurit TNI, dirinya sering ditugaskan dalam tugas operasi baik di dalam maupun di luar negeri.

Pada saat tugas operasi di Aceh tahun 2005, AHY mengatakan juga dilakukan pendekatan keamanan, selain pendekatan bersenjata dan itu berhasil, terbukti hingga saat ini Aceh damai.

"Namun, untuk Papua memang sedikit berbeda permasalahannya, sehingga perlu juga peningkatan kesejahteraan sosial, pendidikan, dan kesehatan," kata AHY.

Tidak hanya itu, AHY juga menanggapi radikalisme dan terorisme yang pernah terjadi di Indonesia, seperti halnya tahun 2002 dan tahun 2005 terjadi peristiwa bom Bali dan sejumlah insiden terorisme lainnya.

baca juga

"Jangan ada ruang radikalisme dan terorisme, karena itu menghancurkan sendi-sendi kehidupan kita," ujar AHY.

AHY menilai terorisme juga akan berdampak bagi perekonomian dan berbagai aspek kehidupan di Indonesia, bahkan ancaman terorisme itu bisa menimbulkan rasa ketakutan yang berlebihan di tengah masyarakat.

"Kita harus meyakinkan negara hadir untuk melindungi segenap masyarakatnya dari ancaman terorisme dan radikalisme, tugas TNI memang tidak setiap kali diapresiasi, tetapi kita bisa tidur nyenyak karena ada mereka yang bertugas di malam hari dan di pagi hari, jadi kita apresiasi bagi TNI yang selalu siap melaksanakan tugasnya," kata AHY. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Sebut 1 Prajurit Tewas saat Evakuasi Jenazah Nakes Gabriella, Begini Versi OPM

TNI Sebut 1 Prajurit Tewas saat Evakuasi Jenazah Nakes Gabriella, Begini Versi OPM

News | Selasa, 21 September 2021 | 16:41 WIB

Bikin Merinding! Cerita Anggota TNI Selamat dari Serangan KKB: Menyelam di Sungai

Bikin Merinding! Cerita Anggota TNI Selamat dari Serangan KKB: Menyelam di Sungai

Surakarta | Jum'at, 03 September 2021 | 10:14 WIB

Empat Prajurit TNI Tewas di Papua, TPNPB-OPM: Perang akan Mulai

Empat Prajurit TNI Tewas di Papua, TPNPB-OPM: Perang akan Mulai

Surakarta | Kamis, 02 September 2021 | 13:58 WIB

OTK Serang Posramil di Papua, 4 Prajurit TNI AD Tewas

OTK Serang Posramil di Papua, 4 Prajurit TNI AD Tewas

Jabar | Kamis, 02 September 2021 | 13:11 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×