alexametrics

Ilmuwan Temukan Ada Ledakan Meteor di Yordania 3.600 Tahun Lalu, Bukti Kehancuran Sodom?

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Ilmuwan Temukan Ada Ledakan Meteor di Yordania 3.600 Tahun Lalu, Bukti Kehancuran Sodom?
Ilustrasi meteor sedang memasuki atsmofer Bumi (Shutterstock).

Meteor berukuran 50 meter tersebut menabrak lapisan bumi dan menyebabkan kilatan dahsyat.

Suara.com - Ilmuwan mengungkapkan jika sebuah meteor berukuran 50 meter sempat menabrak bumi 3.600 tahun lalu dan menyebabkan kehancuran dan dikaitkan dengan binasanya kaum Sodom.

Menyadur Universe Today Jumat (24/9/2021), ilmuwan menemukan bukti telah terjadi peristiwa ledakan kosmik besar sekitar 3.600 tahun yang lalu.

Para ilmuwan mengungkapkan jika ledakan kosmik tersebut menghancurkan seluruh kota di dekat Laut Mati.

Peristiwa itu diklaim lebih besar dari peristiwa ledakan udara Tunguska di Rusia pada tahun 1908, dan 1.000 kali lebih kuat dari bom atom Hiroshima.

Baca Juga: Jangan Terlewat, Ini Cara Saksikan Hujan Meteor Orionid

Ledakan kosmik tersebut meratakan kota Tall el-Hammam, yang terletak di sebuah wilayah yang sekarang dikenal negara Yordania.

Para peneliti memperkirakan batu luar angkasa berukuran 50 meter meledak sekitar 4 km di atas Bumi. Ledakan itu membuat kilatan yang menyilaukan dan gelombang panas hingga 2.000 derajat Celcius.

Ilmuwan mengklaim jika kilatan itu dapat membakar kayu, melelehkan benda logam apa pun seperti pedang atau tombak, dan bahkan struktur tembikar dan bata lumpur. Gelombang itu juga dapat menghancurkan sebuah istana yang memiliki 4-5 lantai dan dilindungi benteng setebal 4 m.

Kaum Sodom

Dalam makalah yang diterbitkan di Nature Scientific Reports, ilmuwan mengungkapkan jika ledakan tersebut mungkin ada hubungannya dengan kehancuran kaum Sodom.

Baca Juga: Jangan Terlewat! Ini Cara Saksikan Hujan Meteor Perseid Besok

"Deskripsi saksi mata dari peristiwa bencana berusia 3600 tahun ini mungkin telah dikaitkan sebagai tradisi lisan yang pada akhirnya menjadi catatan alkitabiah tertulis tentang kehancuran Sodom." tulis peneliti.

Komentar