Pemilu Jerman 2021: Reaksi Para Pemimpin Dunia

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 28 September 2021 | 15:48 WIB
Pemilu Jerman 2021: Reaksi Para Pemimpin Dunia
DW

Suara.com - Beberapa negara melihat hasil Pemilu Jerman 2021 sebagai "kesinambungan" setelah hampir 16 tahun Kanselir Angela Merkel menjabat. Yang lain melihatnya sebagai peluang untuk kerja sama yang lebih besar dengan Jerman.

Para pemimpin dunia memberikan pandangan mereka tentang hasil Pemilu Jerman, yang sejauh ini hasil perolehan suaranya dimenangkan oleh Partai Sosial Demokrat (SPD).

Beberapa negara yakin pemerintahan baru Jerman akan menjadi kelanjutan dari 16 tahun pemerintahan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Sementara yang lainnya melihat kemungkinan pemerintahan koalisi baru di bawah kandidat kanselir Partai SPD Olaf Scholz, sebagai peluang untuk kerja sama yang lebih besar.

Berikut adalah reaksi para pemimpin dunia terhadap hasil Pemilu Jerman 2021.

Amerika Serikat

"Saya cukup terkejut .. mereka solid," ujar Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ketika ditanya oleh wartawan tentang hasil Pemilu Jerman yang diungguli oleh Partai SPD.

Biden menyatakan keinginan untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan Jerman, setelah hubungan sebelumnya renggang di bawah pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Cina

baca juga

"Kami berharap pemerintah baru Jerman melanjutkan kebijakan Cina yang pragmatis dan seimbang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Hua Chunying, pada Senin (27/09).

Selama masa jabatan Merkel, hubungan ekonomi Jerman-Cina telah tumbuh lebih erat, dengan perusahaan-perusahaan besar Jerman seperti Siemens dan Volkswagen mengembangkan pijakan yang kuat di negara itu.

Namun, pada saat yang sama, kandidat Kanselir Partai Hijau Annalena Baerbock menyerukan agar Jerman lebih keras terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Cina, seperti perlakuan terhadap Muslim Uighur.

Eropa Barat

Menteri Urusan Eropa Clement Beaune dari Prancis mengatakan hasil pemilu menandakan "stabilitas dan kontinuitas."

"Ini adalah negara, tetangga dekat kita, yang sangat mementingkan moderasi, stabilitas, dan kontinuitas," kata Beaune kepada media France 2.

Jerman dan Prancis adalah dua pemain politik paling berpengaruh di Uni Eropa (UE). Kedua negara memainkan peran utama dalam membentuk prioritas politik dan keamanan blok beranggotakan 27 negara tersebut.

Kedua negara juga merupakan mitra dagang yang erat. Parlemen Eropa Presiden Parlemen Eropa David Sassoli memuji hasil pemilu.

"Selamat Olaf Scholz dan SPD atas kemenanganmu!" cuit Sassoli di Twitternya.

"Setelah krisis bersejarah ini, tidak ada waktu yang terbuang sia-sia: Eropa membutuhkan mitra yang kuat dan dapat diandalkan di Berlin untuk melanjutkan pekerjaan bersama demi pemulihan sosial dan lingkungan."

Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri pertahanan di bawah Merkel, belum memberikan komentar terkait hasil Pemilu Jerman.

Perdana Menteri sayap kiri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan unggulnya Partai SPD bisa menjadi peluang untuk hubungan yang lebih erat antara kedua negara.

"Spanyol dan Jerman sudah sangat bersatu dalam Eropaisme dan sekarang kami memiliki kesempatan untuk bersatu dalam ‘warna‘ dan orientasi pemerintah kami," kata Sanchez, pada Senin (27/09) saat mengunjungi kota utara Santander.

Rusia

Juru bicara Kremlin Dmitri Peskov mengatakan pada Senin (27/09) bahwa pemerintah Rusia berharap "kelanjutan" hubungan.

"Tentu saja, kami mengandalkan kesinambungan dalam hubungan bilateral kami," kata Peskov.

Dia mengatakan meskipun kedua negara memiliki perbedaan pendapat tentang beberapa masalah, "kami dipersatukan oleh pemahaman bahwa masalah dapat dan harus diselesaikan melalui dialog."

Jerman sebelumnya mengutuk pencaplokan Rusia atas Semenanjung Krimea Ukraina tahun 2014, serta menyerukan pembebasan kritikus Presiden Vladimir Putin yang dipenjara, Alexei Navalny.

Pada saat yang sama, Merkel memberikan lampu hijau terhadap proyek pipa Nord Stream 2 yang kontroversial yang membentang dari Rusia dan Jerman.

Polandia

Duta Besar Polandia untuk Jerman Andrzej Pryzlebski mengatakan tidak ada perbedaan besar antara pemerintah Jerman yang dipimpin oleh CDU atau SPD.

"Mengenai SPD, ada ketakutan bahwa akan ada terlalu banyak empati yang ditunjukkan terhadap Rusia, tetapi itu lebih terkait dengan kepemimpinan partai daripada Scholz," kata Pryzlebski.

Pada saat yang sama, ia mencatat bahwa Partai Hijau lebih berhati-hati terhadap Rusia, yang sejalan dengan kepentingan kebijakan luar negeri Polandia.

Meskipun Jerman dan Polandia memiliki hubungan ekonomi yang erat, kedua negara telah berselisih mengenai hak-hak LGBTQ, reparasi Perang Dunia II dan supremasi hukum, di antara isu-isu lainnya. (pkp/gtp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Selfie dengan Merkel hingga Jurnalis di Berlin: Kisah Inspiratif Pengungsi Suriah yang Enggan Pulang Kampung

Dari Selfie dengan Merkel hingga Jurnalis di Berlin: Kisah Inspiratif Pengungsi Suriah yang Enggan Pulang Kampung

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 04:30 WIB

Terkini

Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone

Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:16 WIB

Industri Ritel Makin Ketat, FamilyMart Putar Otak Dongkrak Strategi Bisnis

Industri Ritel Makin Ketat, FamilyMart Putar Otak Dongkrak Strategi Bisnis

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:16 WIB

Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP

Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:15 WIB

Tembus 264 Fasilitas Direvitalisasi, Bukti Konsistensi BRI Kawal Pendidikan Nasional

Tembus 264 Fasilitas Direvitalisasi, Bukti Konsistensi BRI Kawal Pendidikan Nasional

Bri | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:15 WIB

Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan

Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:00 WIB

Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3

Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:00 WIB

Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar

Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:58 WIB

Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:56 WIB

Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor

Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:55 WIB

Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya

Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:53 WIB

×