Profil Sabam Sirait, Pendiri PDIP Meninggal Dunia dan Hubungannya dengan Munir

Rifan Aditya

Kamis, 30 September 2021 | 12:06 WIB
Profil Sabam Sirait, Pendiri PDIP Meninggal Dunia dan Hubungannya dengan Munir
Profil Sabam Sirait, Pendiri PDIP Meninggal Dunia dan Hubungannya dengan Munir - Sabam Sirait, politikus senior PDIP, pendiri PDIP (instagram @sabamsiraitofficial)

Suara.com - Kabar duka datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yakni politikus senior PDIP Sabam Sirait meninggal dunia pada Rabu (29/9/2021) malam di RS Siloam Karawaci. Profil Sabam Sirait pun langsung dicari-cari publik.

Siapa Sabam Sirait sebenarnya? Untuk mengenal dan sekaligus mengenang sosok pendiri PDI Perjuangan, mari kita simak profil Sabam Sirait berikut ini.

Latar Belakang Sabam Sirait

Sabam Sirait adalah politikus senior PDIP. Ia juga merupakan salah satu tokoh pendiri PDIP. Saat ini dia menjabat Anggota DPD RI.

Nama lengkapnya, Sabam Gunung Panangian Sirait. Beliau lahir di Pulau Simardan, Tanjungbalai, Sumatera Utara pada 13 Oktober 1936.

Keluarga Sabam Sirait

Sabam Sirait menikah dengan Sondang Br.Sidabutar pada tahun 1969. Istri Sabam Sirait merupakan dokter lulusan Universitas Sumatra Utara (USU).

Sabam memiliki empat anak dan delapan cucu. Kegemarannya, di samping membaca, suka berkunjung ke berbagai daerah, dan berenang. Salah satu anak Sabam Sirait juga menjadi politikus, dia adalah Maruarar Sirait, anggota DPR RI Fraksi PDIP.

Sabam Sirait, politikus senior PDIP, pendiri PDI Perjuangan (instagram @sabamsiraitofficial)
Sabam Sirait, politikus senior PDIP, pendiri PDI Perjuangan (instagram @sabamsiraitofficial)

Pendidikan Sabam Sirait

baca juga
  • 1949 - SD, Pematangsiantar
  • 1952 - SMP, Pematangsiantar
  • 1955 - SMA Nasrani Medan
  • tidak selesai, 1960 - Fakultas Hukum UI, Jakarta

Jejak Karier Sabam Sirait

Berikut ini jejak karier Sabam Sirait di dunia politik lebih dari 60 tahun:

  • Pegawai Administrasi di SMA PSKD di Jakarta (1957–1958)
  • Pegawai Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta (1958–1960)
  • Wakil Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1961–1967)
  • Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1967–1973)
  • Anggota DPR GR / MPRS (1967–1971)
  • Wakil Ketua Badan Pekerja DPR GR / MPRS (1971–1973)
  • Deklarator Partai Demokrasi Indonesia (PDI) saat Fusi 10 Partai Politik (10 Jan 1973)
  • Sekjen Koordinator DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1973–1976)
  • 2 kali menjadi Anggota DPR RI Fraksi PDI (1973–1977) dan (1977–1982)
  • Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1976–1986)
  • Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1983–1988)
  • Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1988–1992)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI (Wakil Ketua Komisi I DPR RI) (1992–1997)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (1999–2004)
  • Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan (2005–sekarang)

Perhargaan Sabam Sirait

Sabam Sirait mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Utama saat HUT Kemerdekaan Indonesia di tahun 2015. Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan tersebut atas jejak karier dan sepak terjang Sabam di dunia politik Indonesia.

Sabam Sirait Pernah Minta Munir Jadi Jaksa Agung

Politisi partai Demokrat Rachland Nashidik menceritakan bahwa Sabam Sirait pernah minta pejuang HAM Munir unutk menjadi Jaksa Agung.

"Sabam Sirait wafat (29/9) dalam usia 85 tahun. Munir pernah bercerita, beliau akan mendorongnya jadi Jaksa Agung, bila Munir bersama PDIP memenangkan Pilpres 2004," ujar Rachland Nashidik lewat akun Twitternya.

Namun istri Munir ingin agar pasangannya tetap menjadi akademisi saja dan tidak terjun di dunia politik.

"Saya mendukung. Tapi Suci mau suaminya jadi scholar saja. Rest in peace pak. Kini bisa ngobrol lagi dengan Munir," imbuh Rachland.

Sabam Sirait Meninggal Dunia

Kepergian Sabam Sirait yang merupakan ayah dari Maruar Sirait tersebut tersiar salah satunya lewat informasi yang dikabarkan oleh Yuke Yurike yang merupakan anggota DPRD DKI Jakarta yang juga politisi PDI Perjuangan.

"Berita Dukacita. Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga: Bapak SABAM SIRAIT (Ompung Marsahala Doli) (Usia 85 tahun) Rabu 29 September 2021 pukul 22.37 WIB di RS Siloam Karawaci," tulis Yuke melalui akun Twitter @yukeyurike.

Demikian profil Sabam Sirait, pendiri PDIP yang meninggal dunia pada Rabu (29/9/2021) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sabam Sirait Meninggal Dunia, Pendiri PDIP yang Pernah Dorong Munir Jadi Jaksa Agung

Sabam Sirait Meninggal Dunia, Pendiri PDIP yang Pernah Dorong Munir Jadi Jaksa Agung

Jogja | Kamis, 30 September 2021 | 08:04 WIB

Sabam Sirait Meninggal Dunia? Fahira Idris: Bukan, Sabam yang Lain

Sabam Sirait Meninggal Dunia? Fahira Idris: Bukan, Sabam yang Lain

News | Jum'at, 17 April 2020 | 15:48 WIB

Sabam Sirait Disebut Meninggal Dunia, Maruarar: Ada kok Dia Kerja di Rumah

Sabam Sirait Disebut Meninggal Dunia, Maruarar: Ada kok Dia Kerja di Rumah

News | Jum'at, 17 April 2020 | 15:43 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Politikus Senior Sabam Sirait Meninggal Dunia?

CEK FAKTA: Benarkah Politikus Senior Sabam Sirait Meninggal Dunia?

News | Jum'at, 17 April 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:32 WIB

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:30 WIB

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:27 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB