Pimpinan Tertinggi Pengungsi Rohingya Tewas Ditembak setelah Salat Isya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 30 September 2021 | 13:10 WIB
Pimpinan Tertinggi Pengungsi Rohingya Tewas Ditembak setelah Salat Isya
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Seorang pimpinan Rohingya di kamp pengungsi yang terletak di distrik resor Cox's Bazar, Bangladesh, ditembak mati setelah salat Isya.

Menyadur Straits Times Kamis (30/9/2021), penyerangan tersebut terjadi ketika Mohib Ullah sedang berkumpul bersama pimpinan Rohingya lain setelah menunaikan salat Isya.

Mohib Ullah tewas di tempat setelah tiga peluru dilesatkan oleh seorang pria yang tidak dikenal pada Rabu (29/9/2021), sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Juru bicara Kepolisian Cox's Bazar Rafiqul Islam mengatakan kepada AFP bahwa Mohib diserang oleh empat pria.

"Empat hingga lima penyerang tak dikenal menembaknya dari jarak dekat. Dia dinyatakan tewas di rumah sakit MSF di kamp itu," jelas Rafiqul Islam.

Rafiqul mengatakan polisi dan Batalyon Polisi Bersenjata yang bertugas memastikan keamanan bagi 34 kamp Rohingya di Bangladesh kini meningkatkan keamanannya. Ia juga mengerahkan ratusan petugas bersenjata di kamp-kamp pengungsi Rohingya.

Rafiqul Islam menjelaskan hingga kini belum ada yang ditangkap.

"Kami sedang melakukan penggerebekan di daerah itu," katanya. Ia juga menambahkan jika belum ada laporan mengenai ancaman dari kelompok mana pun.

Mohammad Nowkhim, juru bicara Masyarakat Arakan Rohingya untuk Perdamaian dan Hak Asasi Manusia (ARPSH), mengatakan saat kejadian Ullah sedang berbincang dengan para pemimpin Rohingya lainnya.

baca juga

Mohammad mengungkapkan jika penembakkan tersebut terjadi di luar kantor ARPSH Kutupalong, pemukiman pengungsi Rohingya terbesar di dunia.

"Dia berlumuran darah. Dia dibawa ke rumah sakit MSF terdekat dan dinyatakan meninggal," kata Nowkhim dari tempat persembunyian.

Mohammad juga mengungkapkan jika setelah penembakkan tersebut, banyak pemimpin Rohingya yang bersembunyi untuk menyelamatkan diri.

Seorang pemimpin Rohingya yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada AFP bahwa Ullah dibunuh oleh kelompok ekstremis Arakan Rohingya Salvation Army.

Kelompok ekstremis tersebut juga bertanggung jawab atas serangan terhadap pos keamanan Myanmar dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak ada yang seperti dia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengadilan Perintahkan Facebook Buka Data-data soal Konten Anti-Rohingya

Pengadilan Perintahkan Facebook Buka Data-data soal Konten Anti-Rohingya

Tekno | Kamis, 23 September 2021 | 16:41 WIB

CEK FAKTA: Viral Masjid Meledak Tewaskan 20 Orang di Aceh, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Masjid Meledak Tewaskan 20 Orang di Aceh, Benarkah?

News | Jum'at, 03 September 2021 | 10:58 WIB

Rombongan Pengantin di Bangladesh Tersambar Petir, 16 Orang Tewas, Sisanya Luka-luka

Rombongan Pengantin di Bangladesh Tersambar Petir, 16 Orang Tewas, Sisanya Luka-luka

Kaltim | Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:47 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB