Tulang Belulang Elang Purba Ungkap Cara Predator Bertahan Hidup

Siswanto, BBC

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 08:58 WIB
Tulang Belulang Elang Purba Ungkap Cara Predator Bertahan Hidup
BBC

Suara.com - Para peneliti di Australia mengatakan mereka telah mengungkap fosil elang berusia 25 juta tahun. Ini merupakan jenis elang yang tidak diketahui sebelumnya.

Puluhan tulang belulang elang ini ditemukan di sebuah danau yang sudah mengering pada 2016 lalu. Tim penelitinya berasal dari Universitas Adelaide.

Elang ini dinamakan Archaehierax sylvestris yang artinya "Elang Purba yang dimiliki oleh hutan".

Para peneliti meyakini predator purba itu bertahan hidup dengan memangsa burung-burung, posum, dan koala. Caranya dengan menukik ke arah mangsanya.

Mereka mengatakan elang ini telah beradaptasi untuk memburu, dan terbang di dalam hutan, dengan sayap pendek yang kuat, kaki yang panjang, dan rentang kaki yang lebar.

Temuan fosil burung elang ini berasal dari situs arkeologi di Danau Pinpa, danau kering yang asin di gurun sebelah selatan Australia. Tempat ini dulunya diyakini sebagai hutan hujan yang lebat.

Kawasan ini merupakan situs yang menjadi harta karun bagi ahli paleontologi dalam menemukan fosil, tapi sejauh ini sisa dari spesies pemangsa seperti elang dan rajawali sulit untuk ditemukan.

Elang hidup ketika iklim tidak kering

Profesor Trevor Worthy mengatakan ini merupakan hal yang "jarang ditemukan bahkan satu tulang dari fosil elang" karena jumlahnya sedikit pada saat itu.

"Punya banyak tulang-tulangnya merupakan hal yang sangat menarik; khususnya melihat dari segi usianya," katanya dalam keterangan pers.

baca juga

Elang ini diyakini hidup pada periode Oligoncene, di mana iklim saat itu mampu membentuk hutan hujan, dan tidak kering dari periode sebelumnya.

Baca Juga:

Para peneliti menggambarkan 63 tulang belulang dari elang yang ditemukan ini sebagai "kerangka parsial yang luar biasa". Penelitian ini dipublikasi dalam jurnal Historical Biology pada Senin (27/09).

Ellen Mather, seorang penulis dari penelitian itu mengatakan Archaehierax sylvestris memiliki fitur yang unik, tidak didapati dari elang dan rajawali modern.

Para peneliti mengatakan sepesies ini memiliki rentang kaki hampir 15 cm, memungkinkannya untuk menyergap mangsa seperti masupial, bebek, dan flamingo.


Hal terkait yang juga menarik untuk Anda simak:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir

Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:15 WIB

AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami

AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF

Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×