Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
Penembakan Gedung Putih mengungkap rekam jejak gangguan jiwa pelaku sebelum tewas diterjang peluru agen. (NDTV)
  • Pelaku penembakan Gedung Putih bernama Nasire Best tewas diterjang peluru tajam agen Dinas Rahasia.

  • Pemuda berusia 21 tahun tersebut memiliki riwayat gangguan jiwa berat dan delusi keagamaan ekstrem.

  • Dokumen hukum mengungkap pelaku sebelumnya pernah ditahan dan dipaksa masuk rumah sakit jiwa.

Suara.com - Tragedi berdarah di ring satu Amerika Serikat membuka tabir kegagalan mitigasi psikologis terhadap individu berisiko tinggi. Nasire Best, pemuda yang tewas ditembus peluru tajam di depan Gedung Putih, ternyata memiliki riwayat gangguan mental akut dan obsesi ekstrem terhadap kawasan tersebut.

Aparat keamanan terbukti kecolongan dalam mengawasi pergerakan pria berusia 21 tahun ini. Padahal, catatan medis dan hukum menunjukkan pelaku berulang kali memicu alarm bahaya di sekitar pusat kekuasaan.

Dikutip dari CNN, insiden ini memicu pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan Secret Service terhadap figur-figur yang masuk dalam daftar pantauan merah. Best bukan wajah baru, melainkan ancaman berjalan yang sudah berulang kali mengetuk pintu istana negara.

Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie/am.
Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie/am.

Dinas Rahasia AS terpaksa mengambil tindakan fatal ketika pelaku mendekati pos pemeriksaan luar secara agresif. Situasi berubah mencekam saat pemuda tersebut melepaskan tembakan ke arah petugas yang berjaga.

Kontak senjata yang terjadi dalam hitungan detik itu tidak hanya menewaskan pelaku di tempat kejadian. Peluru nyasar di tengah baku tembak dilaporkan turut melukai seorang warga sipil yang berada di lokasi.

Presiden Donald Trump yang berada di dalam gedung saat peristiwa berlangsung dipastikan selamat tanpa cedera. Namun, investigasi digital segera mengungkap jejak digital pelaku yang penuh dengan pesan ancaman dan delusi religius.

Melalui akun media sosial pribadinya, Best pernah mengunggah pernyataan yang secara terbuka mengancam keselamatan Presiden Trump.

Pada unggahan lain, ia secara kontroversial menulis, “Saya sebenarnya adalah anak Tuhan.”

Fakta persidangan membuktikan bahwa interaksi Best dengan Secret Service sudah berlangsung intensif sejak musim panas tahun lalu. Berdasarkan dokumen resmi, ia kerap berkeliaran di sekitar kompleks sembari menginterogasi petugas tentang cara menembus barikade.

Aktivitas mencurigakan tersebut sempat dihentikan paksa oleh otoritas berwenang pada pertengahan tahun lalu. Dokumen pengadilan mencatat ia dimasukkan ke RS jiwa secara paksa pada 26 Juni 2025 karena “menghalangi jalur masuk kendaraan”.

Sifat delusif pelaku semakin memuncak hanya dalam hitungan minggu setelah ia dibebaskan dari fasilitas perawatan. Ia kembali melanggar batas perimeter keamanan tanpa mengindahkan peringatan keras dari barisan penjaga.

Ketika dikepung oleh banyak petugas di area terlarang pada 10 Juli 2025, Best berteriak histeris di hadapan aparat. Laporan resmi mencatat saat itu Best mengklaim dirinya sebagai Yesus dan menyatakan “bahwa dia ingin ditangkap”.

Rentetan insiden di tahun 2025 tersebut kini menjadi sorotan tajam publik pasca-terjadinya penembakan fatal pada hari Sabtu. Kasus ini memperpanjang daftar panjang ancaman keamanan nyata yang dihadapi oleh para pemimpin negara di Gedung Putih.

Kawasan Gedung Putih sendiri terkenal dengan sistem pengamanan berlapis paling ketat di dunia yang dijaga ketat oleh agen bersenjata otomatis. Kendati demikian, celah keamanan dari individu dengan gangguan psikologis berat tetap menjadi tantangan domestik yang belum terpecahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Terkini

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB

Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan

Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:10 WIB

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB