Viral Atlet Gantole PON Papua Mendarat di Atap Warga Sampai Ambruk, Publik Malah Lega

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 03 Oktober 2021 | 21:22 WIB
Viral Atlet Gantole PON Papua Mendarat di Atap Warga Sampai Ambruk, Publik Malah Lega
Viral Atlet Gantole PON Papua Mendarat di Genteng Warga Sampai Ambruk. (Twitter/@jayapuraupdate)

Suara.com - Pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 tengah menjadi perhatian publik. Terbaru, momen atlet gantole yang mendarat di pemukiman warga telah menggegerkan media sosial.

Peristiwa itu dibagikan oleh akun Twitter @jayapuraupdate. Akun ini menguggah video proses evakuasi atlet gantole itu di genteng warga setempat.

"Atlet paralayang mendarat di pemukiman warga," tulis akun ini sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Minggu (3/10/2021).

Dalam video, atlet gantole itu tergantung di atas genteng. Ia mendarat di atap rumah warga, yang menyebabkan sebagian atap sampai ambruk.

Atlet gantole itu sendiri tersangkut dalam posisi menggantung. Diduga perlengkapan terbang atlet tersebut terbelit di genteng.

Hal ini menyebabkan sang atlet tidak bisa membebaskan diri. Ia pun hanya tergantung dengan tidak berdaya. Bagian atas tubuhnya berada di atas genteng, sedangkan bagian bawah berada di dalam rumah.

Puluhan warga pun langsung melakukan evakuasi dan berusaha menolong. Sebagian warga memegang atlet itu dari atas atap agar tidak jatuh.

Sedangkan warga lainnya mengangkat kaki sang atlet agar tubuhnya tidak terbebani. Sementara yang lainnya berusaha memotong tali dan perlengkapan terbangnya yang menyangkut.

Setelah berkutat cukup lama, warga akhirnya berhasil menurunkan atlet tersebut. Mereka menggotongnya secara perlahan ke bawah.

baca juga

Kondisi sang atlet sendiri masih belum diketahui. Namun, video itu justru membuat warganet lega. Mereka menilai atlet itu beruntung karena tidak mendarat di tempat berbahaya.

"Untung baik bukan di pemukiman buaya yang dekat situ," tambah akun ini.

Viral Atlet Gantole PON Papua Mendarat di Genteng Warga Sampai Ambruk. (Twitter/@jayapuraupdate)
Viral Atlet Gantole PON Papua Mendarat di Genteng Warga Sampai Ambruk. (Twitter/@jayapuraupdate)

Dikabarkan venue paralayang itu berada di Bukit Kampung Buton, Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Tempat landing atlet berada tepat di samping penangkaran buaya.

Tak tanggung-tanggung, jarak tempat landing dengan penangkaran buaya hanya 100 meter. Dilaporkan ada lima kolam, di mana masing-masing kolam berisi 10-12 buaya.

Sontak, fakta itu membuat publik bernapas lega. Mereka juga turut menuliskan beragam pendapat lainnya.

"Ini kemarin pertimbangannya gimana ya kok venue perlombaan di Bukit Kampung Buton?" tanya warganet.

"Waduhhh. Jadi ngeri, padahal udah nyusun rencana mau naik ini di puncak," komen warganet.

"Apa dia baik-baik saja?" tanya warganet.

"PON rasa survival game," sahut warganet.

"Waduh ngeri," tambah yang lain.

PON Papua - Atlet gantole Sumbar Khaidir Anas yang jatuh jalani perawatan intensif

Menyadur dari Antara, atlet gantole Sumatera Barat, Khaidir Anas yang mengalami insiden jatuh saat berlaga di kelas A Lintas Alam Lapangan Advent Doyo Baru PON Papua XX 2021 pada Minggu sekitar pukul 12.50 WIT harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Youwari di Kota Jayapura.

Pelatih gantole Sumbar Philips R Sakti saat dihubungi dari Merauke, Minggu mengatakan, setelah mengalami insiden Khaidir sudah mendapatkan perawatan intensif. Khaidir juga  sudah menjalani tes radiologi dan hasilnya memang ada tulang punggung yang merenggang.

Selain itu saat terjatuh, lanjutnya yang mendarat pertama kali ke tanah dalah keningnya sehingga menyebabkan lecet dan lebam. Selain itu karena shock, ia juga mengalami sesak nafas sehingga diberikan oksigen.

"Hasil ini tentu membuat Khaidir Anas tidak dapat melanjutkan pertandingan di kelas A untuk kategori lintas alam," kata Philips.

Dirinya berharap semoga kondisi Khaidir tidak terlalu parah dan bisa membaik dalam waktu yang cukup dekat.

Philips menduga penyebab jatuhnya atlet Sumbar itu bukan karena faktor angin yang kencang, melainkan karena menggunakan layangan yang baru dengan teknologi canggih untuk perlombaan siang tadi.

"Alat ini memiliki mobilitas yang tinggi dan juga liar untuk dikendalikan. Selain itu alat ini mampu membuat atlet menyelesaikan kategori lintas alam dalam waktu yang cepat," kata dia.

Persoalannya, alat ini belum sering digunakan oleh Khaidir Anas dalam latihan. Dulu pernah ingin digunakan untuk aero touring yakni dengan ditarik gantole bermotor namun gagal. Kemudian sewaktu di Banten ada perlombaaan, ia sudah mendaftar namun saat akan bertanding motor penarik gantole rusak.

"Saat di PON Papua ini ada waktu untuk latihan jelang tanding namun Khaidir tidak mendapatkan jadwal tersebut dan layangan itu digunakan pada perlombaaan tadi," kata dia.

Ia mengatakan karena layangan yang liar membuat dia jatuh dan merusak rumah warga yang ada di dekat lapangan tersebut. Menurut dia, Khaidir beruntung karena tidak jatuh ke jalan aspal yang dilalui kendaraan karena dampaknya lebih fatal.

"Saya sudah mengingatkan untuk menggunakan layangan yang lama saja namun sebagai pelatih tidak mau memaksakan kehendak. Saya berharap dia segera sembuh dan tidak memberikan dampak kepada rekan lainnya," kata dia.

Video lain yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disemangati Ganjar, Tim Sepak Takraw Putri Jateng Raih Medali Emas

Disemangati Ganjar, Tim Sepak Takraw Putri Jateng Raih Medali Emas

Jawa Tengah | Minggu, 03 Oktober 2021 | 20:08 WIB

Petugas Bawa Senjata Pelumpuh Drone di PON Papua, Fotonya Viral

Petugas Bawa Senjata Pelumpuh Drone di PON Papua, Fotonya Viral

News | Minggu, 03 Oktober 2021 | 20:04 WIB

Ridwan Kamil Acungi Jempol Pelaksanaan PON XX Papua

Ridwan Kamil Acungi Jempol Pelaksanaan PON XX Papua

Jabar | Minggu, 03 Oktober 2021 | 19:51 WIB

Resmi Dibuka, Berikut 5 Fakta Unik dan Menarik Seputar PON XX Papua 2021

Resmi Dibuka, Berikut 5 Fakta Unik dan Menarik Seputar PON XX Papua 2021

Your Say | Minggu, 03 Oktober 2021 | 19:45 WIB

Aturan Turunan UU Otsus Papua Harus Disusun Berdasarkan Aspirasi Rakyat

Aturan Turunan UU Otsus Papua Harus Disusun Berdasarkan Aspirasi Rakyat

DPR | Minggu, 03 Oktober 2021 | 19:42 WIB

Viral Video Penampakan Pesawat Mirip Piring Terbang di Dekat Fasilitas Rahasia AS

Viral Video Penampakan Pesawat Mirip Piring Terbang di Dekat Fasilitas Rahasia AS

News | Minggu, 03 Oktober 2021 | 19:54 WIB

Terkini

Kenapa Ketika Dewasa Pertemanan Menjadi Semakin Sedikit dan Lebih Eksklusif? Begini Penjelasannya!

Kenapa Ketika Dewasa Pertemanan Menjadi Semakin Sedikit dan Lebih Eksklusif? Begini Penjelasannya!

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:08 WIB

Rating Waskita Kembali Anjlok, PEFINDO Soroti Penundaan Bayar Utang

Rating Waskita Kembali Anjlok, PEFINDO Soroti Penundaan Bayar Utang

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:07 WIB

Kawal Aksi Buruh di DPR, Polda Metro Jaya Kerahkan 4.998 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kawal Aksi Buruh di DPR, Polda Metro Jaya Kerahkan 4.998 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:07 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Terbaik untuk Race, Cuma Rp500 Ribuan

3 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Terbaik untuk Race, Cuma Rp500 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:06 WIB

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Diminta Isi Pasokan Ritel Modern

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Diminta Isi Pasokan Ritel Modern

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:05 WIB

4 Sunscreen Collagen Kunci Cegah Kulit Cepat Menua dan Jaga Tetap Awet Muda

4 Sunscreen Collagen Kunci Cegah Kulit Cepat Menua dan Jaga Tetap Awet Muda

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:05 WIB

Gen Z Wajib Tahu: Kapan Tren 'Bed Rotting' Jadi Bentuk Self-Care, Kapan Jadi Tanda Depresi?

Gen Z Wajib Tahu: Kapan Tren 'Bed Rotting' Jadi Bentuk Self-Care, Kapan Jadi Tanda Depresi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:04 WIB

Pamit Cari Rumput Berujung Maut: Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Penuh Luka di Hutan Sumber

Pamit Cari Rumput Berujung Maut: Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Penuh Luka di Hutan Sumber

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 11:02 WIB

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:58 WIB

Anime One Piece Episode 1180 Jadi Penutup 2026, Umumkan Kembali pada 2027

Anime One Piece Episode 1180 Jadi Penutup 2026, Umumkan Kembali pada 2027

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:54 WIB

×