Survei SMRC Jika Pilpres Digelar Hari Ini: Habib Rizieq Ungguli Puan Maharani

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 07 Oktober 2021 | 15:42 WIB
Survei SMRC Jika Pilpres Digelar Hari Ini: Habib Rizieq Ungguli Puan Maharani
Foto Habib Rizieq Shihab [Foto: Antara]

Suara.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) kembali merilis hasil survei terbarunya terhadap 42 nama figur jika Pemilihan Presiden digelar saat ini.

Menariknya hasil survei menunjukan nama Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab elektabilitasnya lebih tinggi di atas Ketua DPR RI Puan Maharani.

Survei sendiri dilakukan pada periode 15-21 September 2021. Dengan melibatkan 1220 dengan 981 responden yang valid terpilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Jika dilihat hasil survei ini memang urutan pertama bertengger nama Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan angka 18,1 persen, kemudian posisi kedua ada Ganjar Pranowo dengan angka 15,8 persen. Untuk urutan ketiga ada Anies Baswedan dengan 11,1 persen.

"Dalam format pertanyaan semi terbuka dengan daftar 42 nama, Prabowo mendapat dukungan 18,1 persen, disusul Ganjar Pranowo 15,8 persen, Anies Baswedan 11,1 persen, Sandiaga Uno 4,8 persen," kata Deni dalam paparanya secara daring, Kamis (7/10/2021).

Setelah Sandiaga, ada nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan angka 3,6 persen, lalu Ridwan Kamil 3 persen, disusul Megawati Soekarno Putri dengan angka yang sama. Di bawahnya ada nama Basuki Tjahja Poernama alias Ahok dengan angka 2,8 persen kemudian Tri Rismaharini dengan angka 2,3.

Setelahnya ada nama Khofifah Indar Parawansa dengan angka 2,1 persen. Lalu Susi Pudjiastuti dengan angka 1,6 persen.

Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Kemudian setelah nama Susi, terselit nama Habib Rizieq dengan angka dukungan 1,6 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding Ketua DPR RI Puan Maharani hanya memperoleh angka 0,8 persen.

Puan hanya memperoleh angka dukungan yang sama dengan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dengan 0,8 persen. Ada pula nama Maruf Amin dan Gatot Nurmantyo di bawah Rizieq dengan angka sama-sama 1,4 persen.

baca juga

Lalu Menko Polhukam Mahfud MD dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo sama-sama mendapat angka dukungan 1,1 persen. Sementara untuk nama Moeldoko, Grace Natalie hingga Giring Ganesha tidak mendapat dukungan yakni 0 persen saja.

Untuk nama-nama figur lain hanya memperoleh angka di bawah 1 persen. Adapun margin of error survei tersebut dengan ukuran sampel diperkirakan sebesar ± 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei SMRC: Elektabilitas PDIP-Gerindra Alami Penurunan, Demokrat, PKS dan Golkar Menguat

Survei SMRC: Elektabilitas PDIP-Gerindra Alami Penurunan, Demokrat, PKS dan Golkar Menguat

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Semakin Menempel Prabowo Subianto di Puncak

Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Semakin Menempel Prabowo Subianto di Puncak

Jawa Tengah | Kamis, 07 Oktober 2021 | 15:14 WIB

Duh! Dari Survei SMRC Dukungan Publik Terhadap PDIP dan Gerindra Menurun

Duh! Dari Survei SMRC Dukungan Publik Terhadap PDIP dan Gerindra Menurun

Jawa Tengah | Kamis, 07 Oktober 2021 | 15:02 WIB

Terkini

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

×