PBB Ingatkan Tantangan Perubahan Iklim dan Kelangkaan Air bagi Seluruh Dunia

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 07 Oktober 2021 | 17:30 WIB
PBB Ingatkan Tantangan Perubahan Iklim dan Kelangkaan Air bagi Seluruh Dunia
Program Pamsimas. (Dok: PUPR)

Ada harapan program tetap dilanjutkan. Hal ini datang bukan saja dari banyak desa peserta, melainkan juga dari mereka yang pernah terlibat mengelolanya maupun mendampingi pelaksanaannya.

Kelimpahan air, salah satu manfaat Program Pamsimas. (Dok: PUPR)
Kelimpahan air, salah satu manfaat Program Pamsimas. (Dok: PUPR)


Pamsimas sebagai sistem, suatu “infrastruktur” yang memerlukan pemeliharaan secara terus-menerus. “Pamsimas bukan hanya uang. Bukan hanya fasilitator. Tapi ini adalah sebuah sistem.”

Di belakang sistem itu ada kegiatan-kegiatan pengelolaan, manajemen data, pelatihan, fasilitator, keuangan, dan monitoring. Semua ini, adalah paket yang dibangun dengan sangat sulit, lebih dari sepuluh tahun, sampai bisa menjadi seperti sekarang ini.

Meski begitu, ada pula pendapat bahwa melanjutkan Pamsimas dengan program yang berbeda adalah keniscayaan. Tentu saja, pertanyaan mendesaknya adalah seperti apa program lanjutan itu, sebagai sebuah exit strategy.

Bappenas, yang bertugas membuat kebijakan dan memimpin penyusunan program pembangunan, kini telah memulai pembahasan tentang kelanjutan Pamsimas. Kelanjutan ini tetap perlu, “tapi bentuknya berubah”. Bagaimana menimbang kembali besarnya sumber daya yang disalurkan untuk kebutuhan pendampingan.

Yang menjadi perhatian paling utama, dalam upaya penyusunan itu adalah ke depannya Pamsimas akan dilanjutkan dengan cara seperti apa. Pembahasan meliputi siapa nanti yang akan melaksanakannya, siapa penyedianya, bagaimana pengadaan fasilitatornya serta perihal dana juga tak ketinggalan.

Kalau yang telah lalu mendapat pinjaman dari Bank Dunia, nanti dari mana sumber dananya. Yang termasuk sama pentingnya, kegiatan apa yang dibutuhkan untuk menguatkan kelembagaan desa yang diperkirakan akan semakin terpengaruh dinamika politik dengan berlakunya Undang-Undang tentang Desa.

Kelompok-kelompok masyarakat yang kini terlibat dalam upaya menyediakan air minum dan sanitasi timbul karena dorongan Pamsimas, Hal itu, merupakan “hasil sintesa” dari instruksi presiden mengenai sarana mandi, cuci, kakus, dan Pamsimas sampai saat ini.

Keberlanjutan Pamsimas
Meski demikian, berdasarkan logika maupun aturan, pengadaan air minum dan sanitasi bagaimanapun adalah tugas pemerintah, bukan masyarakat secara swadaya. Melihat satu-satunya tantangan Pamsimas adalah keberlanjutannya, maka hal itulah yang harus bisa diwujudkan.

Memelihara pencapaian, saat ini 86,5 persen dari yang telah dibangun berfungsi baik, tentu saja menjadi hal pertama yang harus dilakukan. “Pertanyaannya, selain memelihara, apa lagi?” katanya. Perlu dikembangkan kawasan atau desa baru yang mendapatkan program pasca-Pamsimas,

Pamsimas diharapkan bisa berkembang sebagai upaya intervensi pemerintah terhadap masalah penyediaan air minum dan sanitasi di perdesaan.

Untuk program lanjutan pasca Pamsimas, sumber daya yang ada tetap akan dimanfaatkan, misalnya anggaran dari pusat, daerah, dan dana alokasi khusus. Yang jelas, akan diperbaiki atau diubah adalah kriteria-kriterianya.

Untuk alokasi dana, akan diberlakukan pola “regionalisasi”, yakni pembedaan pagu dana untuk daerah-daerah yang berbeda mengingat harga material yang berbeda-beda pula.

Dengan “koefisien regional” ini, daerah yang aksesibilitasnya cukup rumit dan biayanya tinggi akan diberi pagu dana yang lebih besar.

Diharapkan Program Pamsimas dapat terus memberikan pelayanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat perdesaan secara berkelanjutan untuk menuju Indonesia yang sehat dan sejahtera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SPAM Kota Dumai Gunakan Teknologi Nano Filter Pertama di Indonesia

SPAM Kota Dumai Gunakan Teknologi Nano Filter Pertama di Indonesia

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:23 WIB

Total Hadiah Rp50 Juta, Ayo Semarakkan Hari Habitat Dunia - Hari Kota Dunia 2021!

Total Hadiah Rp50 Juta, Ayo Semarakkan Hari Habitat Dunia - Hari Kota Dunia 2021!

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:35 WIB

Indonesia Komitmen Wujudkan Permukiman dan Perkotaan yang Berkelanjutan

Indonesia Komitmen Wujudkan Permukiman dan Perkotaan yang Berkelanjutan

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 12:58 WIB

Jokowi Pidato di PBB, Migrant Care: Seharusnya Bisa Jadi Cermin Realitas di Tanah Air

Jokowi Pidato di PBB, Migrant Care: Seharusnya Bisa Jadi Cermin Realitas di Tanah Air

News | Kamis, 23 September 2021 | 11:17 WIB

Indonesia Terpilih Anggota Dewan Pos Perserikatan Bangsa Bangsa

Indonesia Terpilih Anggota Dewan Pos Perserikatan Bangsa Bangsa

Sulsel | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 15:18 WIB

Menlu Retno di PBB: Tanggung Jawab Utama Kita Menyelamatkan Warga Palestina

Menlu Retno di PBB: Tanggung Jawab Utama Kita Menyelamatkan Warga Palestina

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB

Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump

Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:17 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:09 WIB

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:04 WIB

Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo

Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:58 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:38 WIB