Menghias Masjid Jadi Tanda Dekatnya Kiamat, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Rifan Aditya

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 10:31 WIB
Menghias Masjid Jadi Tanda Dekatnya Kiamat, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber
Menghias Masjid Jadi Tanda Dekatnya Kiamat, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber - Syekh Ali Jaber. [suara.com/Madinah]

Suara.com - Pada hari kiamat, manusia dan seluruh makhluk hidup akan mengalami akhir dari peradaban dunia. Apa tanda dekatnya kiamat? Menurut Syekh Ali Jaber, menghias masjid termasuk dalam salah satunya.

Bagaimana bisa menghias masjid menjadi salah satu tanda dekatnya kiamat? Simak penjelasan Syekh Ali Jaber berikut ini.

Hari kiamat disebut juga dengan istilah yaumul qiyamah, yaumul hisab dan lain sebagainya. Secara istilah, kiamat diartikan sebagai kehancuran alam semesta dan segala kehidupan di muka bumi, dibangkitkannya orang yang sudah mati kemudian dihisab amal-amalnya. 

Mengenai waktu terjadinya hari kiamat, tidak seorang pun yang tahu. Bahkan Rasulullah SAW tidak mengetahui kapan terjadinya hari kiamat. Hari kiamat adalah ketetapan yang hanya Allah SWT sajalah yang mengetahuinya.

Hari kiamat disebutkan dalam berbagai surat di Al Qur’an dan dikhususkan dalam surat Al Qariah. Ada juga beberapa dalil hadits yang membahasnya. Menurut ulama, Fakhruddin Ar-Razi, salah satu hikmah tidak diketahuinya waktu terjadinya kiamat adalah supaya manusia tetap beribadah dan mencegah diri dari perbuatan maksiat tanpa memperhatikan kapan terjadinya kiamat. 

Meskipun begitu, ada tanda-tanda kiamat sudah dekat yang dapat dirasakan umat Islam. Salah satu tanda dekatnya kiamat adalah masjid-masjid yang dibangun dengan kemegahan dan kemewahan. 

Dalam sebuah video yang diunggah di Syekh Ali Jaber Official YouTube Channel pada 4 Oktober 2021, Syekh Ali Jaber menjelaskan tanda dekatnya kiamat salah satunya adalah berlomba-lomba menghiasi masjid.

"Karena ini akhir zaman, dan fitnah akhir zaman, musibah akhir zaman, banyak umat Islam yang mengikuti cara orang Yahudi, di antaranya berlomba-lomba menghiasi masjid", ungkap Syekh Ali Jaber.

Sebenarnya para ulama tidak setuju umat muslim berlomba-lomba menghiasi masjid dan menghabiskan biaya yang besar. Pasalnya, hal ini seperti kebiasaan orang Yahudi yang senang menghiasi tempat ibadahnya. 

baca juga

"Padahal inti dari membangun masjid adalah memakmurkan masjid, bukan menghiasi masjid", tambah Syekh Ali Jaber. 

Semakin lama akan lebih banyak lagi berdiri masjid-masjid yang mewah. Hal ini menjadi salah satu tanda dekatnya kiamat. Tanda ini seharusnya membuat umat muslim semakin takut, karena hari kiamat semakin dekat. 

"Masjid di zaman Rasulullah SAW sangat sederhana, atapnya menggunakan daun kurma. Boleh kita bangun masjid, tapi jangan menghabiskan biaya besar untuk berhias saja", kata Syekh Ali Jaber.

Seperti itulah penjelasan mengapa menghias masjid menjadi salah satu tanda dekatnya kiamat. Apakah kalian sudah paham?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uang Rekening Sulsel Peduli Bencana Ditransfer ke Panitia Pembangunan Masjid

Uang Rekening Sulsel Peduli Bencana Ditransfer ke Panitia Pembangunan Masjid

Sulsel | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 08:18 WIB

Doa Keluar Masjid Tuntunan Rasulullah, Mudah Dihafal

Doa Keluar Masjid Tuntunan Rasulullah, Mudah Dihafal

Banten | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:29 WIB

Doa Masuk Masjid, Adab yang Baik ke Rumah Allah

Doa Masuk Masjid, Adab yang Baik ke Rumah Allah

Banten | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 06:25 WIB

Doa yang Dibenci Setan: Bacaan Latin dan Artinya

Doa yang Dibenci Setan: Bacaan Latin dan Artinya

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 21:06 WIB

Terkini

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

×