Napiter Poso Ikrar Setia NKRI, Diharapkan Bisa Bujuk Empat DPO MIT Serahkan Diri

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:11 WIB
Napiter Poso Ikrar Setia NKRI, Diharapkan Bisa Bujuk Empat DPO MIT Serahkan Diri
Mabes Polri sedang menunggu kepastian tewasnya Ali Kalora, pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah. Foto: Sejumlah prajurit TNI AD memburu kelompok MIT di Desa Lembangtongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (1/12/2020). [Antara/Eddy Djunaedi]

Suara.com - Sebanyak 23 mantan narapidana terorisme atau napiter Poso kembali berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembacaan ikrar dipimpin oleh mantan napiter Supriadi alias Upik pada Senin (11/10/2021) hari ini.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi meminta 23 mantan napiter Poso itu dapat menjalin komunikasi atau membujuk empat anggota teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang masih buronan. Sehingga diharapkan keempat daftar pencarian orang atau DPO itu dapat menyerahkan diri.

"Kalau memang rekan-rekan mantan napiter ini bisa komunikasi dengan empat DPO yang selama ini kita cari, saya menunggu. Mudah-mudahan mereka mau menyerahkan diri," kata Rudy kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Rudy menyebut keempat DPO tersebut masing-masing bernama Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Kekinian, kata Rudy, Satgas Madago Raya masih berupaya melakukan pengejaran terhadap keempat DPO tersebut. Mereka diprediksi berada di sekitar Kabupeten Sulawesi Tengah meliputi, yakni Parigi Moutong, Poso dan Sigi.

"Kalau memang tidak harus ada peluru lagi yang keluar di Poso kenapa tidak, silahkan. Kalau memang mau menyerahkan diri, kami tunggu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Narapidana Terorisme Jaringan JAD Buat Pengakuan Mencengangkan

Narapidana Terorisme Jaringan JAD Buat Pengakuan Mencengangkan

Jabar | Senin, 04 Oktober 2021 | 16:56 WIB

Ketum PBNU Said Aqil: Teroris Selewengkan Kotak Amal Buat Rekrut Generasi Muda

Ketum PBNU Said Aqil: Teroris Selewengkan Kotak Amal Buat Rekrut Generasi Muda

Jatim | Minggu, 26 September 2021 | 16:04 WIB

Anak Buah Ali Kalora Berkeliaran Bawa Senjata dan Bom

Anak Buah Ali Kalora Berkeliaran Bawa Senjata dan Bom

Kalbar | Jum'at, 24 September 2021 | 14:49 WIB

Dua Napi Terorisme di Lapas Sumut Ikrar Setia ke NKRI

Dua Napi Terorisme di Lapas Sumut Ikrar Setia ke NKRI

Sumut | Kamis, 23 September 2021 | 17:11 WIB

Terkini

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:09 WIB

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:07 WIB