Sepulang dari PON Papua, 37 Atlet DKI Bakal Dikarantina di Dua Hotel Ini

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:51 WIB
Sepulang dari PON Papua, 37 Atlet DKI Bakal Dikarantina di Dua Hotel Ini
Sepulang dari PON Papua, 37 Atlet DKI Bakal Dikarantina di Dua Hotel Ini. Ilustrasi hotel, penginapan. (Unsplash/Marten Bjork)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan tindakan antisipasi terhadap penularan Covid-19 di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Dua hotel disiapkan untuk menjadi lokasi isolasi.

Direktur Utara PT Jaktour, Novita Dewi mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti permintaan Pemprov untuk membuat fasilitas karantina. Nantinya tiap atlet, pelatih, dan staf kontingen akan diminta menjalani karantina sepulang dari Papua.

"Dua tempat yang disiapkan Hotel Grand Cempaka dan D'Arcici Sunter," ujar Novita saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021).

Novita menjelaskan, hotel Grand Cempaka memiliki kapasitas sebanyak 200 kamar hotel dan sudah terisi 28 kamar. Sedangkan dari 105 kapasitas kamar hotel D'Arcici Sunter, sudah terisi 36 kamar.

Dari 36 kamar terisi, di antaranya telah diisi oleh 37 atlet. Sisanya terdiri dari pelatih, staf, dan lainnya dalam kontingen ibu kota.

Sementara itu, untuk atlet kontingen DKI Jakarta dari PON Papua yang menjalani karantina di Grand Cempaka hingga Rabu, (13/10/2021) adalah sebanyak 67 orang, dengan 36 kamar yang terpakai.

"Rinciannya, atlet 37 orang, 18 kamar, tim official 8 orang, 5 kamar, dan supporting team 22 orang, 13 kamar," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI akan mempersiapkan tempat isolasi untuk atlet kontingan DKI setelah bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Tempat isolasi ini disiapkan setelah pemerintah pusat meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempersiapkan isolasi terpusat bagi atlet di daerah masing-masing.

baca juga

"Ya, kontingen PON 'kan nanti disiapkan oleh Dinkes bersama dengan satgas COVID-19," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Lantaran isolasi dilakukan selama 5 hari setelah kedatangan para atlet dari Papua, Riza menuturkan masih menunggu proses penutupan PON XX Papua.

"Nanti tempatnya 'kan ada beberapa pilihan, ya, nanti kami umumkan pada waktunya, ya. Ini 'kan masih belum masih menunggu penutupan, ya," ucapnya.

Adapun upaya yang dilakukan Pemprov DKI guna meminimalisasi klaster PON, yakni dengan rutin menggelar pemeriksaan berkala kepada para atlet serta melakukan swab test.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Atlet Peraih Medali di PON Papua Telantar di Bandara Sampai Kelaparan

Viral Atlet Peraih Medali di PON Papua Telantar di Bandara Sampai Kelaparan

Lampung | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:46 WIB

Diam Usai Dikabarkan Kabur dari Wisma Atlet, Rachel Vennya Malah Sibuk Endorse

Diam Usai Dikabarkan Kabur dari Wisma Atlet, Rachel Vennya Malah Sibuk Endorse

Kalbar | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:37 WIB

Papua vs Aceh, Simak Road to Final Sepakbola Putra PON Papua

Papua vs Aceh, Simak Road to Final Sepakbola Putra PON Papua

Bola | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:35 WIB

Habiskan Rp34 Miliar, Penggunaan Gifted School oleh Disdik DKI Belum Jelas

Habiskan Rp34 Miliar, Penggunaan Gifted School oleh Disdik DKI Belum Jelas

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:29 WIB

Terkini

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB