Polisi Mendadak Patroli di Desa Wadas, Warga: Padahal Sebelumnya Tidak Pernah Diperhatikan

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:10 WIB
Polisi Mendadak Patroli di Desa Wadas, Warga: Padahal Sebelumnya Tidak Pernah Diperhatikan
Warga Desa Wadas Purworejo dalam diskusi bertajuk Buka Suara: Sudah Korban Tambang, Malah Dipolisikan secara virtual, Jumat (15/10/2021). [Tangkapan layar/Ria Rizki]

Suara.com - Seorang warga asli Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah (Jateng) membenarkan kalau ada aparat kepolisian yang berpatroli hingga empat kali dalam seminggu di desanya.

Padahal menurutnya, sebelum ada penolakan penambangan oleh warga, desanya tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

Warga yang tidak mau disebutkan namanya tersebut menilai, pihak kepolisian sangat terlihat berpihak kepada pihak penambang bukan kepada warga. Padahal, warga sangat khawatir akan penambangan yang dilakukan di desanya sendiri.

Warga Desa Wadas menolak adanya proyek tambang batu andesit untuk kebutuhan proyek strategis nasional bendungan bener. [Suara.com/Angga Haksoro Ardhi]
Warga Desa Wadas menolak adanya proyek tambang batu andesit untuk kebutuhan proyek strategis nasional bendungan bener. [Suara.com/Angga Haksoro Ardhi]

"Mereka juga kalau kemarin-kemarin itu patroli 1 minggu sampai 4 kali. Artinya polisi hadir untuk mengawal pertambangan, tidak pernah memikirkan nasib warga," kata pria berambut panjang tersebut melalui diskusi bertajuk Buka Suara: Sudah Korban Tambang, Malah Dipolisikan secara virtual, Jumat (15/10/2021).

Pria tersebut juga tidak bisa menutupi kegeramannya melihat aparat kepolisian yang terus berusaha membujuk warga untuk bisa menjual tanahnya demi penambangan.

Ia menganggap, pihak kepolisian sebagai kaum bodoh karena kerap menghadapi warga dengan senjata laras panjang. Padahal, menurutnya, warga yang melakukan pengadangan juga tidak membawa senjata apapun.

"Kalaupun mereka bener laki-laki gitu kan, ya, aku pikir tangan kosong gitu. Padahal yang mereka hadapi itu ibu-ibu, anak-anak yang memang benar-benar merasakan dampak ketika pertambangan terjadi," ujarnya.

Sebelumnya, patroli rutin digelar personel Polres Purworejo, Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purwerejo, Jawa Tengah dalam beberapa waktu terakhir ini.

Meski demikian, Polda Jateng menegaskan jika patroli belasan personel bersenjata lengkap bukan untuk menakuti warga.

baca juga

"Justru kehadiran Polri adalah patroli rutin dan pembagian masker sekaligus harkamtibmas. Polri menjamin semua keamanan warga," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Jumat (24/9/2021).

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi yand diterima, masyarakat Desas Wadas yang setuju dengan pembangunan Bendungan Bener mendapat intimidasi hingga ancaman untuk dibunuh.

Kondisi itu, lanjut Iqbal membuat warga tidak berani keluar rumah oleh kelompok masyarakat dan preman dari luar Desa Wadas yang menetap di salah satu rumah warga yang menolak pembangunan.

"Polri memiliki bukti adanya intimidasi dan ancaman dari kelompok warga yang diback-up kelompok preman luar dari wilayah setempat. Untuk itu, kehadiran kami  memberi keamanan bagi masyarakat di sana," tegas dia.

Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito saat memberikan imbauan kepada warga di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jumat (23/4/2021). [Suara.com.ist]
Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito saat memberikan imbauan kepada warga di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jumat (23/4/2021). [Suara.com.ist]

Sebagai kilas balik, pada 23 April 2021, sekitar pukul 11.00 WIB, puluhan polisi dan TNI mendatangi Desa Wadas untuk menjaga sosialisasi pemasangan patok lokasi penambangan batu.

Berdasarkan SK Gubernur Jateng Nomor 509/41/2018, Desa Wadas ditetapkan sebagai lokasi penambangan batuan andesit material pembangunan proyek Bendungan Bener Purworejo.

Penambangan akan menempati lahan seluas 145 hektare ditambah 8,64 hektare lahan untuk akses jalan menuju proyek. Penambangan akan dilakukan menggunakan metode blasting (peledak) yang diperkirakan menghabiskan 5.300 ton dinamit.

Warga menolak penambangan karena mengancam keberadaan 27 sumber mata air di Desa Wadas yang berarti juga berpotensi merusak lahan pertanian warga.

Bendungan Bener Purworejo adalah proyek strategis nasional yang menempati wilayah tiga Kecamatan Bener, Kepil, dan Gebang di Kabupaten Porworejo dan Wonosobo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Siap Kawal dan Tuntaskan Pelanggaran HAM Terhadap Warga Wadas

Komnas HAM Siap Kawal dan Tuntaskan Pelanggaran HAM Terhadap Warga Wadas

News | Rabu, 29 September 2021 | 18:47 WIB

Patroli ke Desa Wadas, Polda Jateng: Kami Lindungi Warga dari Ancaman Preman

Patroli ke Desa Wadas, Polda Jateng: Kami Lindungi Warga dari Ancaman Preman

Jawa Tengah | Jum'at, 24 September 2021 | 10:33 WIB

Duh! Disambangi Polisi Bersenjata Lengkap, Warga Desa Wadas Merasa Terintimidasi

Duh! Disambangi Polisi Bersenjata Lengkap, Warga Desa Wadas Merasa Terintimidasi

Jawa Tengah | Kamis, 23 September 2021 | 07:28 WIB

Terkini

17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:42 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar

4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:26 WIB

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB

×