Warga Desa Wadas Ungkap Keberpihakan Polisi Terhadap Penambangan Daripada Rakyat

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:27 WIB
Warga Desa Wadas Ungkap Keberpihakan Polisi Terhadap Penambangan Daripada Rakyat
Warga Desa Wadas menolak adanya proyek tambang batu andesit untuk kebutuhan proyek strategis nasional bendungan bener. [Suara.com/Angga Haksoro Ardhi]

Suara.com - Seorang pria asal Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah (Jateng) mengungkap upaya kepolisian mengusir warga setempat demi penambangan batuan andesit, material pembangunan proyek Bendungan Bener Purworejo dapat berjalan.

Mulai dari penangkapan, pengadangan, hingga mengawasi warga berkedok patroli.

Pria berambut panjang itu bercerita, tepat pada 23 April 2021 lalu, aparat kepolisian menghadapi warga yang melakukan aksi damai penolakan penambangan.

Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito saat memberikan imbauan kepada warga di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jumat (23/4/2021). [Suara.com.ist]
Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito saat memberikan imbauan kepada warga di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jumat (23/4/2021). [Suara.com.ist]

Ia betul-betul kecewa karena melihat aparat kepolisian membawa senapan laras panjang dan senjata lainnya untuk menghadapi warga yang melakukan penolakan dengan tangan kosong.

"Ini aparat betul-betul memperlihatkan kebodohannya karena menghadapi masyarakat yang tangan kosong, mereka membawa senapan laras panjang bawa gas air mata ya bukannya kita takut, (tapi mereka tidak melihat) yang mereka hadapi itu siapa gitu," kata pria tersebut melalui diskusi bertajuk Buka Suara: Sudah Korban Tambang, Malah Dipolisikan secara virtual, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, apabila petugas kepolisian itu memang benar merasa laki-laki, maka seharusnya tidak perlu membawa senjata lengkap. Apalagi pihak yang dihadapi mereka juga berasal dari kalangan ibu-ibu serta anak-anak juga.

Meski pada awalnya aksi damai penolakan itu berjalan baik, namun bentrok pun tidak dapat terelekan. Alhasil sebanyak 11 warga yang ikut menolak ditangkap oleh aparat kepolisian.

Bahkan, ia sendiri juga sempat dianggap sebagai warga luar hingga disebut sebagai anarko.

"Logika-logika ini hadir di kepolisian itu kok bisa sampai segitunya," ujarnya.

baca juga

Setelah peristiwa bentrok selesai, pihak kepolisian mulai melakukan patroli di Desa Wadas. Apa yang dilakukan aparat tentu menjadi pertanyaan bagi warga setempat, karena sebelumnya desa tersebut tidak pernah mendapatkan perhatian sama sekali.

"Bahkan bisa dikatakan Desa Wadas ini enggak pernah diperhatikan oleh pemerintah sama sekali," ucapnya.

Pria berkaus hitam itu menjelaskan kalau aparat kepolisian terus berupaya untuk mengajak warga bernegosiasi supaya penambangan bisa berjalan.

Padahal sikap warga sudah jelas, kalau mereka tidak akan pernah menjual tanahnya dengan harga berapapun dan sampai kapapnpun.

"Akan tetapi polisi ini memang terus saja membujuk mereka itu semacam enggak kenal lelah, jadi terus membujuk warga, memanggil tokoh-tokoh bahkan mereka juga kalau kemarin-kemarin itu patroli 1 minggu sampai 4 kali. Artinya polisi hadir untuk mengawal pertambangan, tidak pernah memikirkan nasib warga," tuturnya.

Ia juga mengungkapkan kalau sebanyak 6 orang warga pernah dipanggil pihak kepolisian. Hal itu disebabkan warga yang dimaksud membawa senjata tajam saat hendak menghadang pematokan pada wilayah penambangan.

Kendati demikian, pemanggilan itu tidak berujung dengan pemidanaan. Hanya saja ia menganggap kalau apa yang dilakukan warga itu merupakan hak sebagai pemilik tanah yang tengah melakukan perlawanan atas adanya penambangan.

"Itu memperlihatkan hari ini polisi ikut sama pemodal, enggak ada polisi rakyat, itu enggak ada."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Mendadak Patroli di Desa Wadas, Warga: Padahal Sebelumnya Tidak Pernah Diperhatikan

Polisi Mendadak Patroli di Desa Wadas, Warga: Padahal Sebelumnya Tidak Pernah Diperhatikan

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Komnas HAM Siap Kawal dan Tuntaskan Pelanggaran HAM Terhadap Warga Wadas

Komnas HAM Siap Kawal dan Tuntaskan Pelanggaran HAM Terhadap Warga Wadas

News | Rabu, 29 September 2021 | 18:47 WIB

Patroli ke Desa Wadas, Polda Jateng: Kami Lindungi Warga dari Ancaman Preman

Patroli ke Desa Wadas, Polda Jateng: Kami Lindungi Warga dari Ancaman Preman

Jawa Tengah | Jum'at, 24 September 2021 | 10:33 WIB

Terkini

Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo

Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya

Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor

Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Brimob dan Tim Perintis Presisi Ciduk 5 Remaja Tawuran di Jatinegara, Samurai Disita

Brimob dan Tim Perintis Presisi Ciduk 5 Remaja Tawuran di Jatinegara, Samurai Disita

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:41 WIB

8 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak di Perumahan, Dijamin Seru dan Heboh!

8 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak di Perumahan, Dijamin Seru dan Heboh!

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:32 WIB

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Berisi Etomidate dari Malaysia, Enam Tersangka Ditangkap

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Berisi Etomidate dari Malaysia, Enam Tersangka Ditangkap

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut

Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut

Sulsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:28 WIB

5 Sabun Cuci Muka Tanpa Alkohol yang Aman untuk Kulit Sensitif, Formulanya Ringan

5 Sabun Cuci Muka Tanpa Alkohol yang Aman untuk Kulit Sensitif, Formulanya Ringan

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?

Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2

Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2

Sulsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:14 WIB

×