Waduh, Polisi Ini Dipecat karena Bohong Saat Bayar Kue di Toko Amal

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:33 WIB
Waduh, Polisi Ini Dipecat karena Bohong Saat Bayar Kue di Toko Amal
Ilustrasi bayar kue di toko amal. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang petugas polisi di Yorkshire, Chris Dwyer dipecat karena bohong saat bayar kue di sebuah toko amal.

Menyadur Examiner Live Sabtu (16/10/2021), polisi itu dituduh melakukan pelanggaran atas dua paket Jaffa Cakes dengan harga masing-masing 50 p (0,50 poundsterling yang setara Rp 9.600).

PC Chris Dwyer dari Polisi West Yorkshire dilaporkan mengambil dua paket Jaffa Cakes dari toko amal di kantor polisi Halifax 'tanpa menyisakan cukup dana untuk mereka'.

Diduga petugas polisi itutak memberikan laporan yang jujur ketika ditanyai tentang masalah ini. Rincian kasus pelanggarannya dipublikasikan di situs web Force di mana dijelaskan polisi itu datang pada malam hari.

"Sekitar pukul 22:00 pada tanggal 21 Januari, seorang petugas datang ke kantin di Kantor Polisi Halifax dan mengosongkan kaleng uang tunai toko amal. Dia meninggalkan 6 x 10 p koin dan 2 x 20 p koin."

Ilustrasi polisi (Pixabay).
Ilustrasi polisi (Pixabay).

"Diduga sekitar pukul 22.30, PC Dwyer datang ke kantin, mendekati toko amal, mengeluarkan dua bungkus kue Jaffa yang masing-masing dihargai 50 p, tanpa menyisakan dana yang cukup untuk membayarnya."

"Kaleng uang diperiksa dan ternyata berisi pecahan koin yang sama di dalam kaleng uang tapi dengan koin tambahan 2 x 5 p. Diduga Dwyer kurang bayar dan memberikan akun yang tidak jujur ketika ditanyai tentang masalah tersebut."

Sidang pelanggaran akan berlangsung dari 11 hingga 14 Oktober dan Yorkshire Evening Post melaporkan ia langsung dipecat karena kasus ini.

"Tindakan petugas ini tidak sesuai dengan nilai-nilai organisasi dan dia tidak jujur," ujar Detektif Inspektur Mark Long, dari Direktorat Standar Profesional Kepolisian West Yorkshire.

baca juga

"Dapat diterima bahwa barang-barang yang terlibat memiliki nilai yang sangat rendah tapi kejujuran dan integritas adalah kualitas mendasar dari seorang pegawai polisi.

“Seorang ketua independen yang memenuhi syarat secara hukum telah menemukan bahwa pelanggarannya terhadap Standar Perilaku Profesional merupakan pelanggaran berat dan dia telah diberhentikan dari Angkatan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Siap Beri Sanksi Tegas ke Polisi yang Banting Mahasiswa

Polri Siap Beri Sanksi Tegas ke Polisi yang Banting Mahasiswa

Banten | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:59 WIB

Kondisi Terkini Korban Smackdown Oknum Polisi, Akui Nyeri di Leher dan Kepala

Kondisi Terkini Korban Smackdown Oknum Polisi, Akui Nyeri di Leher dan Kepala

Banten | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:15 WIB

Digeruduk Mahasiswa, Kapolresta Tangerang Siap Dicopot Dari Jabatannya

Digeruduk Mahasiswa, Kapolresta Tangerang Siap Dicopot Dari Jabatannya

Banten | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 21:41 WIB

Terkini

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:09 WIB

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:02 WIB

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:59 WIB

Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis

Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:49 WIB

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:19 WIB

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:18 WIB

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:16 WIB

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:04 WIB

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×