H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!

Erick Tanjung

Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:05 WIB
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
Ilustrasi--Kepadatan kendaraan di kawasan Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Antara/Yulius Satria Wijaya/nz]
baca 10 detik
  • Arus balik motor di jalur Cianjur capai lima ratus kendaraan per menit.
  • Polisi terapkan satu arah di Puncak urai campuran pemudik dan wisatawan.
  • Jalur Puncak-Cianjur jadi rute favorit pemudik motor karena fasilitas dan wisata.

Suara.com - Hingga H+5 Lebaran, Kamis (26/3/2026), volume kendaraan pemudik yang melakukan perjalanan balik di jalur utama Cianjur, Jawa Barat, menuju wilayah Jabodetabek dan Banten masih terpantau tinggi. Pergerakan ini didominasi oleh pemudik sepeda motor, terutama pada waktu pagi dan petang hari.

Berdasarkan pantauan, volume kendaraan yang melintas mencapai 500 unit per menit mulai dari perbatasan Bandung Barat-Cianjur, tepatnya dari kawasan Haurwangi mengarah ke jalur Puncak. Kepadatan tersebut dilaporkan terus meningkat secara bertahap hingga menjelang petang.

Meskipun volume kendaraan tergolong tinggi, arus lalu lintas di sejumlah titik rawan seperti Pasar Ciranjang, Tugu Lampu Gentur, Pasar Cipanas, dan kawasan Puncak masih terpantau normal. Kendaraan dapat melintas dengan lancar pada kecepatan sedang tanpa adanya antrean panjang yang berarti.

Guna memastikan kondisi tetap terkendali, puluhan personel disiagakan di sejumlah pos pengamanan. Kehadiran petugas di lapangan krusial untuk mengatur ritme lalu lintas seiring dengan masih tingginya intensitas pemudik yang melintas.

Memasuki petang hari, volume kendaraan di jalur Puncak-Cipanas mengalami peningkatan signifikan. Hal ini disebabkan oleh bercampurnya arus pemudik dengan kendaraan wisatawan yang baru saja mengunjungi destinasi wisata setempat. Untuk mengantisipasi kemacetan total, kepolisian menerapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menyatakan bahwa dalam dua hari terakhir pihaknya memberlakukan sistem satu arah (one way) menuju Bogor dari Puncak Pass lebih awal. Langkah ini diambil karena volume kendaraan melonjak tajam saat jam operasional tempat wisata berakhir.

"Pada H+5 Lebaran, volume kendaraan masih ramai melintas di jalur utama Cianjur. Kami memberlakukan sistem satu arah pada petang hari dari arah Puncak-Cianjur menuju Bogor agar tidak terjadi kemacetan parah yang membuat laju kendaraan terhenti," jelas Aang.

Jalur utama Puncak-Cianjur tetap menjadi pilihan favorit, khususnya bagi pemudik sepeda motor. Selain fasilitas penunjang jalan yang memadai seperti banyaknya tempat istirahat, keberadaan destinasi wisata menjadi daya tarik tersendiri bagi para perantau yang hendak kembali ke kota asal.

Salah seorang pemudik, Akhmad Gojali (42), mengaku rutin melintasi jalur ini setiap tahun saat pulang ke Brebes maupun kembali ke Bekasi. Menurutnya, meski terkadang harus menghadapi antrean, jalur Cianjur menawarkan kenyamanan lebih.

baca juga

"Setiap tahun saya lewat Cianjur karena banyak tempat istirahat. Saat perjalanan balik seperti sekarang, saya bisa mampir dulu ke Cibodas atau tempat wisata lain di sepanjang jalan sebelum melanjutkan perjalanan ke Bekasi," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini

Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:22 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama

Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:27 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB