alexametrics

Pekuburan Warga Minang di Ternate Diresmikan Wagub Sumbar

Erick Tanjung
Pekuburan Warga Minang di Ternate Diresmikan Wagub Sumbar
Wagub Sumbar Audy Joinaldy meresmikan pekuburan Minang di Ternate, Sabtu (16/10/2021). (Antara/Ikhwan Wahyudi)

"Ini juga wujud persatuan yang kuat ditunjukkan oleh Ikatan Keluarga Minang Maluku, saya bangga sekali," ujar Audy.

Suara.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy meresmikan kompleks pekuburan warga Minang di Ternate, Maluku Utara di sela mengikuti pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI/2021 di daerah itu, Sabtu (16/10/2021). Perkuburan bagi warga Maluku Utara keturunan Minang itu, diberi nama Bukit Minang di Kota Ternate.

"Saya merasa bangga pada warga Minang Maluku Utara sekaligus menyampaikan ungkapan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Ternate yang sudah mendukung keberadaan orang Minang di Ternate selama ini," kata Audy.

Ia menyampaikan terima kasih pada Wali Kota Ternate yang sudah mengeluarkan izin sehingga Bukit Minang bisa dijadikan perkuburan masyarakat Minang di daerah itu.

"Ini juga wujud persatuan yang kuat ditunjukkan oleh Ikatan Keluarga Minang Maluku, saya bangga sekali," ujar Audy.

Baca Juga: Pemuda Ternate Ngopi Bareng Ganjar Pranowo, Begini Serunya...

Wali Kota Ternate Tauhid Soleman menilai Ikatan Keluarga Minang di Maluku selama ini selalu mendukung program Pemerintah Kota Ternate untuk memajukan daerah setempat.

"Bahkan dari sisi ekonomi, keberadaan orang Minang membantu sekali," tutur dia.

Ia menilai orang Minang di Ternate sejak kecil sudah berbaur dengan masyarakat setempat, sedangkan ketika membuat pekuburan sudah melekat serta sudah diakui sebagai orang Ternate keturunan Minang.

Ketua DPW Ikatan Keluarga Minang Maluku Utara Ismi Anas menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wagub Sumatera Barat Audy Joinaldy di Ternate dan meresmikan Bukit Minang.

Keberadaan Bukit Minang tidak terlepas dari dukungan pemerintah serta sumbangsih para anggota IKM Provinsi Maluku Utara yang rata-rata bekerja sebagai pedagang.

Baca Juga: Ganjar Nikmati Kopi Rempah danNapak Tilas Jejak Soekarno di Kesultanan Ternate

"Para pendahulu IKM sudah membina dan saling bahu-membahu, dimulai dalam pembuatan mushala, lalu dibuat masjid yang diberi nama Masjid Imam Bonjol dan sekarang sudah terwujud pandam pekuburan orang Minang seluas satu hektare," kata dia.

Komentar