Kisah Anak SD di Surabaya Lolos dari Tangan Tiga Penculik: Polisi Memulai Penyelidikan

Siswanto

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:59 WIB
Kisah Anak SD di Surabaya Lolos dari Tangan Tiga Penculik: Polisi Memulai Penyelidikan
Ilustrasi penculikan dan penyekapan (Shutterstock).

Suara.com - Seorang anak sekolah dasar di Surabaya menjadi korban percobaan penculikan yang dilakukan tiga orang pengendara mobil yang menemuinya sepulang dari sekolah, Selasa kemarin. Mereka berpura-pura menanyakan tempat sebelum beraksi. Kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak berwenang.

Berkat keberaniannya, murid berinisial MI itu berhasil lolos dari tangan penculiknya.

Kejadian berlangsung ketika MI yang berusia 12 tahun baru pulang dari sekolahnya yang sudah memulai pembelajaran tatap muka.

Dari dalam sebuah mobil yang mendekati MI, seseorang bertanya. "Dek pom bensin endi."

Dengan polisi, MI menunjukakan arah tempat SPBU. 

"Lurus pak, nanti jalan raya belok kiri, nanti ada pom bensin," kata MI yang diceritakan kembali oleh Agus Riyanto, seorang penjaga sekolah. 

Tanpa dapat diduga, setelah MI menjawab pertanyaan itu, dia ditarik dan mulutnya ditutup. MI dimasukkan dengan paksa ke dalam mobil.

Mobil kemudian meluncur ke Jalan Raya Jemur. Di Jalan Raya Jemur, mobil berhenti.

Salah seorang pelaku menelepon.

baca juga

Timbul keberanian MI untuk melakukan perlawanan.

Dia berhasil ke luar dari dalam mobil dan lari ke arah SMPN 13, Kecamatan Wonocolo.

Pelaku mengejar MI. Tetapi mereka kalah cepat. Sampai di tikungan jalan, mereka menyerah dan bergegas kembali masuk ke dalam mobil.

MI lari terus. Dia terjatuh dan mulutnya berdarah, tetapi dia bangkit dan kembali berlari. MI selamat.

MI tak mengenali ketiga orang yang ingin menculiknya. Dia hanya mengungkapkan ciri-ciri umum, dua pria berbadan tegap dan tinggi, sedangkan yang satu orang lagi berbadan pendek.

Mereka semua menggunakan masker dan jika bicara berlogat Jawa.

Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwenang.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Wonocolo Inspektur Polisi Satu Ristitanto mengatakan korban membuat laporan di Polrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan mengaku sudah mendapatkan laporan dari orang tua MI.

Polisi sudah memulai penyelidikan. “Kami akan mencari jejak pelaku yang melakukan perbuatan tersebut.” 

Semua orang tua dan guru diimbau untuk mengingatkan anak-anak agar lebih waspada agar kejadian serupa tak terulang lagi.

“Baik siswa, guru, atau wali murid agar lebih mengingatkan anaknya untuk berhati-hati saat bersekolah atau bermain. Artinya, betul-betul diperhatikan,” kata Yusep.

“Gurunya harus memperhatikan muridnya agar peristiwa serupa tidak terjadi di Surabaya maupun kota lainnya. Kami akan serius menangani ini.” [sumber: Beritajatim]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:13 WIB

Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel

Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel

Foto | Senin, 25 Mei 2026 | 06:30 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB

Kemlu RI Perlu Belajar dari Penculikan Relawan WNI oleh Israel

Kemlu RI Perlu Belajar dari Penculikan Relawan WNI oleh Israel

Opini | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:00 WIB

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:14 WIB

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:48 WIB

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:21 WIB

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Detik-detik 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon, DPR: Ini Alarm Bahaya

Detik-detik 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon, DPR: Ini Alarm Bahaya

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Takut Diburu Polisi Usai Hajar Pak Ogah hingga Luka Parah, Satu Pelaku Menyerah Diantar Kakak

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 10:10 WIB

6 Zodiak yang Perlu Ekstra Sabar saat Berteman Dekat dengan Gemini

6 Zodiak yang Perlu Ekstra Sabar saat Berteman Dekat dengan Gemini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:10 WIB

Krisis Air Bersih Meluas, 27.180 Warga Karawang Terdampak Kekeringan

Krisis Air Bersih Meluas, 27.180 Warga Karawang Terdampak Kekeringan

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 10:02 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

Iran Mau Buka Selat Hormuz Jika Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Lengser

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB

Masih Ada yang Belum Dapat Bantuan, Penyaluran Jadup Korban Bencana di Tapanuli Tengah Dipercepat

Masih Ada yang Belum Dapat Bantuan, Penyaluran Jadup Korban Bencana di Tapanuli Tengah Dipercepat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB

Review Film Resident Evil: Sebuah Adaptasi Terbaik dari Waralaba Gim Horor

Review Film Resident Evil: Sebuah Adaptasi Terbaik dari Waralaba Gim Horor

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:00 WIB

×