Calon Panglima TNI, Pengamat: KSAD Diunggulkan, Tapi Kini Giliran KSAL

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:18 WIB
Calon Panglima TNI, Pengamat: KSAD Diunggulkan, Tapi Kini Giliran KSAL
Ilustrasi--Pemilihan calon Panglima TNI. (foto Twitter @prabowo)

Suara.com - Komisi I DPR RI mengatakan Presiden Joko Widodo hanya akan mengirimkan satu nama calon Panglima TNI. Menanggapi itu, peneliti Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia atau Lesperssi, Beni Sukadis menilai Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono pantas dipilih apabila mengikuti rotasi.

Merujuk Pasal 13 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, disebutkan Panglima dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap Angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan. Apabila Panglima TNI saat ini dijabat oleh Angkatan Udara dan sebelumnya Angkatan Darat, maka seharusnya yang menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto ialah dari Angkatan Laut.

"Sedangkan kalau dari giliran, seharusnya KSAL Yudo Margono yang menjabat sebagai Panglima," kata Beni kepada Suara.com, Rabu (20/10/2021).

Akan tetapi Beni menilai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang lebih berpeluang. Melalui kacamata Beni, Andika pernah sukses mendorong kerjasama atau latihan militer di Amerika Serikat. Andika juga pernah mendapatkan medal of honor dari tentara angkatan darat Amerika Serikat pada 2020.

Meski demikian, Beni mengatakan bahwa siapapun yang terpilih seharusnya bisa lebih serius mendorong profesionalisme TNI. Jangan sampai calon yang terpilih nantinya sibuk dengan tugas yang tidak perlu.

"Kalau sibuk melakukan tugas yang bukan tupoksi, tentu menghambat profesionalisme karena tidak fokus dengan jati dirinya," ujarnya.

Sebelumnya, anggota DPR RI yang juga Ketua DPP Bidang Penggalangan Opini dan Media Partai Golkar Meutya Hafid membeberkan informasi yang didapat dari pihak Istana. Soal kapan Presiden Jokowi akan mengirimkan surat presiden tentang Calon Panglima TNI, guna ditindaklanjuti oleh DPR.

"Ya kurang lebih awal-awal November, begitu yang saya dengar terakhir," ujar Meutya Hafid di Jakarta, Selasa kemarin.

Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, Meutya Hafid mengatakan, Jokowi hanya akan mengirimkan satu nama calon Panglima TNI. Ia berkaca dari pengalaman sebelumnya, ketika itu Jokowi hanya memberikan satu nama.

baca juga

"Biasanya sih kalau di Komisi I, calon tunggal ya," katanya.

Seperti diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa purna bakti atau pensiun pada November 2021 mendatang. Sosok perwira penggantinya sebagai Panglima TNI pun mulai santer diperbincangkan.

Nama-nama seperti KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono digadang-gadang sebagai pengganti. Pergantian Panglima menjadi sorotan karena TNI memiliki peran penting menjaga pertahanan negara.

Sehingga jabatan Panglima TNI menjadi salah satu posisi strategis dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Berdasarkan kondisi tersebut, pemilihan Panglima TNI selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu.

Kendati demikian, UU No. 34/2004 mengisyaratkan pengajuan calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden. Presiden mengusulkan satu orang calon Panglima TNI kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surat Presiden Calon Panglima TNI Segera Dikirim ke DPR, Meutya Hafid: Calon Tunggal

Surat Presiden Calon Panglima TNI Segera Dikirim ke DPR, Meutya Hafid: Calon Tunggal

Sulsel | Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:01 WIB

Presiden Joko Widodo Gunakan Rantis Menyapa Warga Tarakan, Ini Spesifikasi P6 ATAV V1

Presiden Joko Widodo Gunakan Rantis Menyapa Warga Tarakan, Ini Spesifikasi P6 ATAV V1

Otomotif | Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:15 WIB

Beri Bantuan Modal, Jokowi: PKL Optimis Merangkak Naik

Beri Bantuan Modal, Jokowi: PKL Optimis Merangkak Naik

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:11 WIB

Terkini

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32 WIB

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:19 WIB

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:15 WIB

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:57 WIB

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:54 WIB

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:53 WIB

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:40 WIB