Guru Pukuli Murid hingga Tewas karena Tak Kerjakan PR, Sempat Sebut Korban Pura-pura Mati

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 14:47 WIB
Guru Pukuli Murid hingga Tewas karena Tak Kerjakan PR, Sempat Sebut Korban Pura-pura Mati
Guru Pukuli Murid hingga Tewas karena Tak Kerjakan PR, Sempat Sebut Korban Pura-pura Mati. Ilustrasi kantong jenazah mayat. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Suara.com - Seorang guru sekolah swasta di India ditangkap karena diduga memukuli seorang siswa Kelas 7 sampai meninggal karena tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Insiden itu terjadi di Desa Salasar, distrik Churu, Rajasthan.

Melansir dari India Today, Jumat (22/10/2021), Guru yang diidentifikasi sebagai Manoj Kumar diduga memukuli anak laki-laki berusia 13 tahun dengan tongkat setelah diketahui tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya.

Sandeep Vishnoi, seorang polisi yang bertugas di Salasar, mengungkapkan seorang warga asal Kolasar bernama Omprakash melaporkan bahwa putranya yang merupakan siswa Kelas 7 di sebuah sekolah swasta menjadi korban pemukulan oleh gurunya.

Dia mengatakan bahwa dalam 15 hari terakhir, bocah itu mengeluh sekitar empat hingga lima kali bahwa gurunya memukulnya tanpa alasan.

Insiden itu terungkap sekitar pukul 09.15 waktu setempat pada Rabu (20/10/2021) ketika guru tersebut menelepon Omprakash, memberi tahunya bahwa putranya telah jatuh pingsan.

Manoj memberi tahu bahwa anak tersebut tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya dan itulah sebabnya dia dipukuli hingga jatuh pingsan. Ia bahkan sempat beralasan bahwa anak itu pura-pura mati.

Setelah beberapa waktu, ketika Omprakash sampai di sekolah, dia menemukan bahwa istrinya sudah lebih dulu berada di sana dan semua siswa lainnya ketakutan.

Siswa lainnya mengatakan Manoj tanpa ampun meronta-ronta bocah itu. Manoj menjepit dan memukul anak tersebut dengan kepalan tangan dan kaki.

Anak tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit swasta terdekat. Sayangnya anak tersebut dinyatakan meninggal oleh para dokter.

Sandeep mengatakan Omprakash selaku ayah dari almarhum telah mendaftarkan kasus kekerasan tersebut. Guru tersebut ditangkap dengan segera setelah kasus itu diajukan. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bejat! Guru di Medan Cabuli Siswinya, Begini Modusnya

Bejat! Guru di Medan Cabuli Siswinya, Begini Modusnya

Sumbar | Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:59 WIB

Memalukan! Oknum Guru di Medan Diduga Cabuli Siswinya Ditangkap

Memalukan! Oknum Guru di Medan Diduga Cabuli Siswinya Ditangkap

Sumut | Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:44 WIB

Cabuli 8 Anak Didik, Guru Ngaji Ditangkap di Natar Lampung Selatan

Cabuli 8 Anak Didik, Guru Ngaji Ditangkap di Natar Lampung Selatan

Lampung | Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:00 WIB

Nominalnya Tak Kalah dari CPNS, Berapa Gaji PPPK Guru dan Non-Guru?

Nominalnya Tak Kalah dari CPNS, Berapa Gaji PPPK Guru dan Non-Guru?

Jabar | Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:03 WIB

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:53 WIB

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:47 WIB

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:46 WIB

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:24 WIB

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:17 WIB

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:19 WIB

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:54 WIB

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:58 WIB