Ingatkan Pemerintah Buat Aturan, Golkar: Gelombang Ketiga Pasti Terjadi Kalau Tak Dicegah

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 15:31 WIB
Ingatkan Pemerintah Buat Aturan, Golkar: Gelombang Ketiga Pasti Terjadi Kalau Tak Dicegah
Pasien COVID-19 di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung penuh sehingga mendirikan tenda untuk mengoptimalkan pelayanan medis. (Antara)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi Partai Golkar Melki Laka Lena mengatakan potensi gelombang ketiga Covid-19 mungkin saja terjadi dan melanda Indonesia. Potensi itu bisa bertambah besar apabila tidak diiringi adanya pencegahan sedini mungkin.

"Tentu kalau kita bicara potensi gelombang ketiga itu hal yang pasti terjadi kalau kita tidak melakukan pencegahan dengan baik," kata Melki di DPP Parta Golkar, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Pemeirntah kata Melki, harus bisa membuat aturan sebaik mungkin dalam rangka pencegahan gelombang ketiga. Tidak cuma sekadar membuat, Melki berujar aturan tersebut harus diselaraskan dengan masyarakat.

Dengan begitu diharapkan masyarakat dapat turut andil dalam menjalankan dan memathui aturan.

"Saya kira kembali kepada kita harus membuat aturan yang mana kita sama sama sepakati baik pemerintah maupun masyarakat," ujar Melki.

Meski demikan, Melki menilai masyarakat sudah lebih tertib dalam menjalankan protokol kesehatan. Hal itu jauh berbeda dibanding awal pandemi.

"Di awal-awal pandemi kita belum tertib tapi sekarang jauh lebih tertib. Masyarakat kita sadar bahwa urusan pandemi ini butuh kerja sama kita semua. Sekali lagi pemerintah bisa membuat berbagai aturan yang baik," tutur Melki.

Sebuah Keniscayaan

Kementerian Kesehatan menilai lonjakan covid-19 gelombang ketiga adalah sebuah keniscayaan yang mungkin saja terjadi jika masyarakat lengah, alias terlalu euforia dengan penurunan kasus saat ini.

baca juga

Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan beberapa ahli telah menyatakan bahwa pandemi Covid-19 tidak akan hanya membentuk satu puncak kasus saja.

"Gelombang ketiga itu adalah sebuah keniscayaan, karena kita lihat salah satu publikasi ilmiah sudah mengatakan bahwa pola penyakit covid-19 ini akan menimbulkan beberapa gelombang," kata Nadia dalam diskusi virtual.

Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes itu mencontohkan di negara dengan cakupan vaksinasi tinggi saja tetap bisa terjadi gelombang ketiga karena pelonggaran protokol kesehatan yang terlalu masif seperti Inggris, Amerika, dan Israel.

"Mereka juga terjadi peningkatan kasus, walaupun kematian dan kesakitannya relatif lebih rendah, jadi sudah ada contoh negara-negara yang masuk gelombang ketiga," ucapnya.

Dia menyebut gelombang ketiga juga bisa terjadi di Indonesia jika protokol kesehatan di masyarakat semakin lengah, terlebih akan ada libur akhir tahun dan beberapa hari raya keagamaan yang meningkatkan mobilitas.

"Potensi-potensi ini yang menyebabkan keniscayaan akan gelombang ketiga itu pasti terjadi, tentunya kita harus terus menerus mengingat ke masyarakat bahwa pandemi belum selesai," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asyik Pembelajaran Daring Gegara Pandemi Covid-19, Ratusan Pelajar di Kalteng Menikah

Asyik Pembelajaran Daring Gegara Pandemi Covid-19, Ratusan Pelajar di Kalteng Menikah

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 12:46 WIB

PHRI DIY Waspadai Pariwisata Jadi Faktor Gelombang Ketiga Covid-19

PHRI DIY Waspadai Pariwisata Jadi Faktor Gelombang Ketiga Covid-19

Jogja | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 10:38 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Selesai, Kemenkes Sebut Shaf Salat Belum Bisa Dirapatkan

Pandemi Covid-19 Belum Selesai, Kemenkes Sebut Shaf Salat Belum Bisa Dirapatkan

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 10:27 WIB

Kemenkes: Gelombang Ketiga Covid-19 Adalah Sebuah Keniscayaan

Kemenkes: Gelombang Ketiga Covid-19 Adalah Sebuah Keniscayaan

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 10:21 WIB

Meski Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil di Badung Bali Justru Semakin Meningkat

Meski Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil di Badung Bali Justru Semakin Meningkat

Bali | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 08:15 WIB

Bobby Rizaldi, Plt Ketua DPD Golkar Sumsel Pernah Berkarier di Industri Migas

Bobby Rizaldi, Plt Ketua DPD Golkar Sumsel Pernah Berkarier di Industri Migas

Sumsel | Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:30 WIB

Terkini

Ungkap Penyebab Kematian Atlet Porprov, Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga untuk Ekshumasi

Ungkap Penyebab Kematian Atlet Porprov, Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga untuk Ekshumasi

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 14:05 WIB

Apa Rahasia Kemampuan Tardigrade Bertahan dalam Kondisi Ekstrem? Bisa Bangkit dari Kematian

Apa Rahasia Kemampuan Tardigrade Bertahan dalam Kondisi Ekstrem? Bisa Bangkit dari Kematian

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 14:02 WIB

Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue

Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:02 WIB

Benturan Berujung Maut, Kiper Jesus Owono Hancur Setelah Penyerang Tenerife Meninggal di Lapangan

Benturan Berujung Maut, Kiper Jesus Owono Hancur Setelah Penyerang Tenerife Meninggal di Lapangan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing

Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Tanggapi Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Buka Suara Soal Aktor Intelektual

Tanggapi Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Buka Suara Soal Aktor Intelektual

Video | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Detik-detik Prabowo Tahu Disadap Jenderal Listyo: Sangat Prihatin dan Mengkhawatirkan

Detik-detik Prabowo Tahu Disadap Jenderal Listyo: Sangat Prihatin dan Mengkhawatirkan

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:57 WIB

2 Sabun Cuci Muka Viva untuk Mengencangkan Kulit Wajah Kendur di Usia 40 Tahun ke Atas

2 Sabun Cuci Muka Viva untuk Mengencangkan Kulit Wajah Kendur di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:54 WIB

Beda Peran 3 Jenderal Polri saat Menyadap Prabowo

Beda Peran 3 Jenderal Polri saat Menyadap Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:53 WIB

4 Pelembap Beta Glucan Jaga Skin Barrier dan Kulit Lembap, Cuma Rp80 Ribuan

4 Pelembap Beta Glucan Jaga Skin Barrier dan Kulit Lembap, Cuma Rp80 Ribuan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:50 WIB

×