Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat Terbang: Pengalaman Sangat Menjijikkan

Siswanto | BBC | Suara.com

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:38 WIB
Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat Terbang: Pengalaman Sangat Menjijikkan
BBC

Suara.com - Orang Inggris terkenal dengan obsesi mereka pada cuaca, tetapi seorang pria dari Berkshire, di sebelah barat kota London, punya alasan tersendiri untuk merasa gelisah tentang langit di atasnya.

Ia sedang bersantai di pekarangan rumahnya ketika dihujani oleh kotoran manusia yang jatuh dari pesawat terbang.

Peristiwa itu terjadi pada pertengahan Juli, namun baru saja terungkap dalam pertemuan dewan kota.

Anggota dewan kota Karen Davies mengatakan kepada forum penerbangan The Royal Borough Of Windsor & Maidenhead bahwa ia dihubungi oleh seorang konstituen dan merasa "ngeri" ketika mendengar tentang insiden "menjijikkan" itu.

Baca juga:

Ia menceritakan bagaimana "seluruh pekarangan, dan payung taman, dan ia sendiri semuanya dilumuri" dengan kotoran.

Jadi bagaimana ini bisa terjadi, dan apakah kita semua perlu mengawasi langit dengan hati-hati?

Apa yang terjadi?

Pria itu tinggal di Windsor, kota yang terkenal dengan kastil milik Ratu Inggris, tetapi juga dekat dengan bandara Heathrow, yang terbesar dari lima bandara di kota London.

"Saya tahu sejumlah insiden jatuhnya limbah beku dari pesawat terjadi setiap tahun," kata Davies, "tapi ini tidak beku dan seluruh pekarangan warga itu kehujanan dengan cara yang sangat tidak menyenangkan."

"Ia sedang berada di kebun saat itu terjadi, sungguh pengalaman yang sangat menjijikkan. Mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi pada warga kami," imbuhnya.

Anggota dewan lainnya, John Bowden, menyebut peluang kejadian seperti itu "satu banding semiliar".

Ia menduga cuaca yang hangat menyebabkan limbah kotoran "keluar dalam bentuk yang lebih 'cair'".

Bagaimana ini bisa terjadi?

Toilet pesawat menyimpan kotoran manusia dalam tangki khusus, yang biasanya dikosongkan setelah pesawat mendarat.

Tetapi otoritas penerbangan internasional mengakui bahwa kebocoran toilet dapat terjadi di udara.

BBC Radio Berkshire berbicara dengan pengamat penerbangan Julian Bray tentang bagaimana kebocoran limbah seperti itu bisa terjadi.

"Pesawat modern memiliki toilet vakum, sehingga mereka cukup aman dan tersegel dengan cukup baik. Masalahnya adalah persimpangan vakum antara mekanisme toilet dan tangki penyimpanan," kata Bray.

"Tapi segelnya memang tidak 100% ketat karena harus ada sedikit ruang gerak, lantaran pesawat akan melalui berbagai level tekanan."

"Apa yang tampaknya terjadi di sini adalah bahwa ketika pesawat hendak mendarat, katakanlah ketika mencapai ketinggian enam ribu kaki (1.800 m), terjadi perubahan tekanan. Segel tersebut bocor; dan sayangnya pria yang sedang di pekarangan ini - beserta dua payungnya - dihujani oleh kotoran. "

Seberapa sering ini terjadi?

"Untungnya ini adalah kejadian yang sangat langka. Ini cukup sering terjadi di masa lalu dan benda yang disebut "es biru" kerap jatuh dari pesawat," kata Bray.

Disebut es biru karena benda itu adalah campuran urin dan desinfektan, ia menjelaskan.

"Itu kerap terjadi - tidak terlalu sering, tetapi pernah pernah terjadi. [Limbah toilet pesawat] jatuh dalam bentuk semacam gumpalan es. Sangat tidak menyenangkan," imbuhnya.

Otoritas Penerbangan Sipil Inggris mengatakan kepada BBC pada tahun 2016 bahwa sekitar 25 insiden jatuhnya "es biru" dilaporkan setiap tahun dari 2,5 juta penerbangan di wilayah udara Inggris, tetapi ini, tentu saja, terjadi di mana-mana.

Insiden internasional

Mereka yang merasakan akibat dari kebocoran tangki limbah pesawat termasuk beberapa pengunjung pesta yang sedang sial di negara bagian Pennsylvania, AS.

https://twitter.com/BradSattin/status/600456021694373888

Joe Cambray dari Levittown mengatakan kepada stasiun TV lokal bahwa pesta ulang tahun ke-16 putrinya menjadi kacau ketika "sesuatu yang menjijikkan menghujani para hadirin".

Untungnya, kanopi yang mereka pasang untuk pesta melindungi sebagian besar tamu dari hujan kotoran ini.

Bola es yang jatuh di sebuah desa di negara bagian Haryana, India utara pada Januari 2018 juga diduga merupakan kotoran manusia beku yang bocor dari pesawat terbang.

Bongkahan es seberat 10-12 kg itu jatuh di desa Fazilpur Badli dengan "bunyi gedebuk besar".

Seorang pejabat pemerintahan setempat mengatakan kepada BBC bahwa beberapa penduduk desa sempat mengira yang jatuh adalah objek "dari luar angkasa".

"Saya dengar mereka sampai mengambil sampel dan membawanya ke rumah," katanya.

Surat kabar Times of India melaporkan bahwa seorang perempuan berusia 60 tahun kejatuhan balok es biru seukuran bola sepak pada Desember 2015.

Di India, seperti di banyak negara lain di seluruh dunia, kejatuhan kotoran burung dianggap sebagai tanda keberuntungan; namun, seperti dialami perempuan India yang malang itu, tidak ada keberuntungan ketika Anda kejatuhan jenis kotoran yang lain.

Perempuan itu mengalami cedera bahu yang parah, namun saksi mata berkata nyawanya selamat hanya karena bola es itu sempat menghantam atap rumah sebelum mengenainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB