Militer Myanmar Berkumpul di Daerah Bergejolak, PBB Khawatir Akan Ada Bencana HAM Baru

Arief Apriadi

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:54 WIB
Militer Myanmar Berkumpul di Daerah Bergejolak, PBB Khawatir Akan Ada Bencana HAM Baru
Arsip - Sejumlah orang menunggu tahanan dibebaskan dari Penjara Insein, Yangon, Myanmar, pada (19/10/2021). [STR / AFP]

Suara.com - PBB mengkhawatirkan bencana hak asasi manusia akan kembali muncul di Myanmar menyusul laporan bahwa ribuan tentara negara tersebut berkumpul di wilayah bergejolak.

Tentara Myanmar dalam jumlah besar dikabarkan tengah berada di bagian utara negara tersebut, yang mana telah berada dalam kekacauan sejak kudeta Februari 2021.

Melansir dari The Guardian, Sabtu (23/10/2021), pelapor khusus PBB untuk Myanmar, Tom Andrews, memperingatkan bahwa ada kemungkinan kekejaman massal lebih lanjut terjadi di Myanmar.

“Kita semua harus siap karena orang-orang di bagian Myanmar ini siap untuk kejahatan kekejaman massal yang lebih banyak lagi. Saya sangat berharap bahwa saya salah,” ucap Andrews.

Menurut tim pemantau lokal, lebih dari 1.100 warga sipil tewas dalam tindakan kekerasan berdarah di negara itu karena perbedaan pendapat dan lebih dari 8.000 orang ditangkap sejak kudeta.

Andrews yang mempresentasikan temuan laporan HAM tahunan tentang Myanmar kepada majelis umum PBB di New York mengatakan ia telah menerima informasi bahwa puluhan ribu tentara dan senjata berat sedang dipindahkan ke daerah bergolak di bagian utara dan barat laut.

Temuan itu juga menunjukkan bahwa junta militer telah terlibat dalam kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang.

“Taktik ini mengingatkan kita pada taktik yang digunakan oleh militer tersebut sebelum serangan genosida terhadap Rohingya di negara bagian Rakhine pada 2016 dan 2017,” kata Andrews.

Sekitar 740.000 Rohingya telah melarikan diri dari negara bagian Rakhine Myanmar pada 2017 setelah pasukan keamanan melancarkan tindakan keras yang menurut PBB mungkin merupakan genosida.

baca juga

Andrews mendesak negara-negara lain untuk menolak uang, senjata, dan legitimasi yang diinginkan junta militer Myanmar, mengutip pembebasan tahanan awal pekan ini sebagai bukti bahwa tekanan berhasil.

Pada Senin lalu, kepala junta Myanmar, Min Aung Hlaing, mengumumkan pembebasan lebih dari 5.000 orang yang dipenjara karena memprotes kudeta.

Langkah itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) memberikan penghinaan besar kepada rezim militer tersebut, dengan mengecualikan pemimpin junta dari pertemuan puncak yang akan datang.

“Pengumuman ASEAN bahwa junta tidak akan diterima pada pertemuan puncaknya yang akan datang menyerang di hati,” kata Andrews.

Andrews mengatakan bahwa pasukan yang dikendalikan junta telah mengungsikan seperempat juta orang.

Banyak dari mereka yang mengalami penyiksaan ketika ditahan, termasuk puluhan orang yang meninggal sebagai akibatnya.

Andrews menambahkan, dia telah menerima laporan yang dapat dipercaya bahwa anak-anak juga telah disiksa.

Penulis: Jacinta Aura Maharani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuduh Kelompok HAM Palestina Teroris, Israel Dikritik PBB

Tuduh Kelompok HAM Palestina Teroris, Israel Dikritik PBB

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:14 WIB

Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Junta Militer Myanmar Bebaskan Ribuan Tahanan Politik

Junta Militer Myanmar Bebaskan Ribuan Tahanan Politik

Foto | Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:45 WIB

Dapat Tekanan Internasional, Junta Militer Myanmar Bebaskan Ribuan Tahanan Politik

Dapat Tekanan Internasional, Junta Militer Myanmar Bebaskan Ribuan Tahanan Politik

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:51 WIB

Tahanan Politik Myanmar: Mereka Mengatakan akan Membawa Saya Pulang

Tahanan Politik Myanmar: Mereka Mengatakan akan Membawa Saya Pulang

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:42 WIB

Terkini

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

×