Tuduh Kelompok HAM Palestina Teroris, Israel Dikritik PBB

Arief Apriadi

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:14 WIB
Tuduh Kelompok HAM Palestina Teroris, Israel Dikritik PBB
Logo PBB. (Shutterstock)

Suara.com - Israel pada Jumat (22/10/2021) menunjuk enam kelompok HAM masyarakat sipil Palestina sebagai organisasi teroris dan menuduh mereka menyalurkan bantuan kepada militan. Tuduhan tersebut menuai kritik dari PBB dan Pengawas Hak Asasi Manusia.

Reuters melaporkan Kementerian Pertahanan Israel menuduh kelompok-kelompok HAM tersebut memiliki hubungan dengan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PLFP).

PLFP merupakan sebuah faksi sayap kiri bersenjata yang pernah melakukan serangan terhadap Israel.

Kelompok-kelompok tersebut, termasuk organisasi HAM Palestina Addameer dan Al-Haq, diduga memiliki pelanggaran hak oleh Israel dan Otoritas Palestina yang didukung pihak Barat di Tepi Barat yang diduduki.

“Organisasi yang diumumkan menerima sejumlah besar uang dari negara-negara Eropa dan organisasi internasional menggunakan berbagai pemalsuan dan penipuan,” tuduh Kementerian Pertahanan Israel.

Pengawas Human Rights Watch dan Amnesty International mengatakan penunjukan tersebut memberi wewenang kepada otoritas Israel untuk menutup kantor kelompok-kelompok tersebut, menyita aset mereka, dan menangkap staf mereka di Tepi Barat.

Addameer dan kelompok lainnya, Defense for Children International Palestine, menolak tuduhan tersebut karena tuduhan itu dianggap sebagai upaya Israel untuk melenyapkan masyarakat sipil Palestina.

Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa di wilayah Palestina mengatakan pihaknya khawatir dengan pengumuman tersebut.

"Undang-undang kontra-terorisme tidak boleh digunakan untuk membatasi hak asasi manusia dan pekerjaan kemanusiaan yang sah," jelas HAM PBB Palestina.

baca juga

"Penunjukan ini adalah perkembangan terbaru dalam kampanye stigmatisasi yang panjang terhadap organisasi ini dan organisasi lain, merusak kemampuan mereka untuk melaksanakan pekerjaan penting mereka.”

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Ned Price, mengatakan AS sebagai sekutu Israel tidak diberi peringatan sebelumnya tentang langkah itu dan akan melibatkan Israel untuk informasi lebih lanjut tentang dasar penunjukan tersebut.

Price mengatakan, “kami percaya penghormatan terhadap hak asasi manusia, kebebasan fundamental, dan masyarakat sipil yang kuat sangat penting bagi pemerintahan yang bertanggung jawab dan responsif.”

Tetapi Kementerian Pertahanan Israel berdalih dengan mengatakan, "organisasi-organisasi itu menampilkan diri mereka bertindak untuk tujuan kemanusiaan. Namun, mereka berfungsi sebagai kedok untuk promosi dan pembiayaan Front Populer (PLFP)."

Human Rights Watch dan Amnesty International mengatakan keputusan itu merupakan eskalasi yang mengkhawatirkan yang mengancam akan menutup pekerjaan organisasi masyarakat sipil paling terkemuka di Palestina.

Penulis: Jacinta Aura Maharani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turki Tangkap 15 Anggota Jaringan Spionase Dinas Rahasia Israel Mossad

Turki Tangkap 15 Anggota Jaringan Spionase Dinas Rahasia Israel Mossad

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 09:58 WIB

Penampakan Pedang Kuno Bekas Tentara Salib Berusia 900 Tahun

Penampakan Pedang Kuno Bekas Tentara Salib Berusia 900 Tahun

Foto | Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:50 WIB

Tahanan Palestina di Israel Masuk ICU Gara-gara Sakit Usai Mogok Makan 90 Hari

Tahanan Palestina di Israel Masuk ICU Gara-gara Sakit Usai Mogok Makan 90 Hari

Kalbar | Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:57 WIB

Mogok Makan 90 Hari, Tahanan Palestina Di Israel Dilarikan Ke ICU

Mogok Makan 90 Hari, Tahanan Palestina Di Israel Dilarikan Ke ICU

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Pedang Prajurit Perang Salib Ditemukan di Israel, Berusia 900 Tahun

Pedang Prajurit Perang Salib Ditemukan di Israel, Berusia 900 Tahun

Sumbar | Rabu, 20 Oktober 2021 | 10:43 WIB

Terkini

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:45 WIB

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:40 WIB

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 17:37 WIB

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 17:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

×