Elektabilitas Kandidat Capres: Ganjar Unggul Tipis dari Prabowo, Muhaimin Paling Buncit

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:34 WIB
Elektabilitas Kandidat Capres: Ganjar Unggul Tipis dari Prabowo, Muhaimin Paling Buncit
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Pemprov Jateng]

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati urutan teratas dalam perolehan elektabilitas calon presiden 2024. Ganjar bahkan unggul tipis dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di urutan kedua.

Elektabilitas itu berdasarkan hasil survei nasional terbaru Poltracking Indonesia tentang elektabilitas calon presiden dengan pertanyaan terbuka. Hasilnya Ganjar menempati urutan pertama dengan 18,2 persen, Prabowo Subianto 17,1 persen, dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan 10,2 persen.

"Dalam pertanyaan terbuka, Ganjar Pranowo adalah kandidat calon presiden yang paling terekam dalam ingatan publik dibandingkan dengan lainnya," tulis paparan survei yang disampaikan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda secara daring, Senin (25/10/2021).

Di bawah tiga besar nama Ganjar, Prabowo, dan Anies, di urutan keempat memiliki selisih angka yang terpaut jauh.

Adapun urutan keempat ditempati Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 2,4 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Prawansa 2,1 persen, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno 1,7 persen.

Selanjutnya ada nama Ketua DPR Puan Maharani 1,5 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 1,3 persen, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 0,5 persen, dan eks Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo 0,4 persen.

Di luar sepuluh besar ada nama-nama lain yang juga memperoleh elektabilitas di bawah nol koma. Mereka antara lain, KSAD Jenderal Andika Perkasa 0,3 persen, Menkopolhukam Mahfud MD 0,3 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 0,2 persen, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2 persen.

Sementara yang menjawab lainnya sebanyak 5,7 persen dan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebanyak 37,9 persen.

Adapun Survei Poltracking melibatkan sebanyak 1.220 responden yang dipilih secara acak dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan secara tatap muka 3-10 Oktober 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Farhat Abbas Ajak Saipul Jamil Gabung Partai Pandai: Tuhan Saja Maha Pengampun

Farhat Abbas Ajak Saipul Jamil Gabung Partai Pandai: Tuhan Saja Maha Pengampun

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 12:11 WIB

Bukan Prabowo, Emak-emak Dukung Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Bukan Prabowo, Emak-emak Dukung Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Sumsel | Senin, 25 Oktober 2021 | 10:51 WIB

Bertemu Sang Sopir, Ini Reaksi Ganjar Pranowo Melihat Fotonya Terpampang di Belakang Truk

Bertemu Sang Sopir, Ini Reaksi Ganjar Pranowo Melihat Fotonya Terpampang di Belakang Truk

Jawa Tengah | Senin, 25 Oktober 2021 | 09:30 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB