Megawati Anggaran Daerah Untuk ATK Bisa Sampai Triliun

Bimo Aria Fundrika | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 03:55 WIB
Megawati Anggaran Daerah Untuk ATK Bisa Sampai Triliun
Megawati. (Youtube)

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyoroti penyerapan anggaran di daerah yang tak sesuai dengan yang diajukan ke pemerintah pusat. 

Pasalnya kata Megawati, persoalan anggaran, bukan hanya urusan bendahara partai, melainkan semua anggota termasuk kader yang menjabat sebagai Kepala Daerah.

"Mengapa daerah dari pengelolaan anggaran itu, itu mesti tidak sesuai. Apa tidak sesuainya? Dari sisi penyerapan anggaran. Kenapa dialokasi seperti itu, itu yang ingin saya tahu? nanti bendahara harus bisa ngomong, paling tidak persoalan seperti itu, meskipun  bukan hanya urusan bendahara saja. Jadi kalau waktu waktu seperti ini, ketika mulai ada pembicaraan masalah anggaran pasti kan begitu," ujar Megawati, Kamis (28/10/2021).

Ia pun mempertanyakan ketika tidak terjadi penyerapan di daerah, sisa anggaran tersebut justru dipakai daerah untuk menggelar seperti rapat di hotel dan lainnya. 

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat berpidato dalam acara pembukaan Rakorbidnas Kebudayaan PDIP secara daring, Sabtu (31/10/2020). [Suara.com/Bagaskara Asdiansyah]
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. [Suara.com/Bagaskara Asdiansyah]

 "Ketika tidak terjadi penyerapan sesuai seperti permintaan anggaran daerah, lalu mereka kan seringkali, istilahnya sisa anggarannya itu kalau bisa dipakai apa saja. Seperti ada apa namanya bukan kunjungan kerja, kunjungan apa ya, nanti rapat-rapat dipakai di hotel lah, cafe lah, kunjungan kerja, namanya ada deh, saya lupa. Dibuat sedemian rupa,  ada studi banding, ada lagi nanti kalau saya inget," kata Megawati. 

Tak hanya itu, mantan Presiden kelima itu juga menyoroti pengelolaan ATK (Alat Tulis Kantor).

Bahkan ia kaget mendengar cerita Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menceritakan bahwa anggaran ATK jika dihitung bisa mencapai triliunan rupiah.

"Lalu belum lagi dari pengertian pengelolaan ATK. Coba ayo itu, mbok sudahlah berhenti. Katanya sekarang mau masuk zaman digital. Saya sampai pikir ATK ko bisa saya, kalau dihitung-hitung.  Karena kan saya bilang ketemu sama ibu menteri keuangan,  beliau (Sri Mulyani) sendiri kenapa ya bu ATK saja bisa sampai, kalau dihitung semua maksudnya bisa sampai triliun loh. Saya kaget, triliun, saya nggak tau ya apa yang dibeli, saya bilang" kata dia.

Karena itu Megawati meminta jajaranya untuk menjelaskan terutama kepada Bendahara partai,  DPRD dan kepala daerah perihal penyerapan anggaran.

"Coba lah tolong dong jangan diem saja, seperti tidak mengerti, itu nanti akan saya tanya loh ke bendahara, lalu DPRD dan lain sebagainya loh," kata dia 

Tak hanya itu, Ketua Dewan Pengarah BRIN yang juga Ketua Dewan Pengarah BPIP itu mengingatkan kepada kepala daerah untuk melakukan penyerapan anggaran yang sesuai yang diajukan ke pemerintah pusat. Sehingga tak boleh dialokasin ke hal lain

"Supaya apa? Ya kalau kalian sudah minta anggaran sebegitu ke pemerintah pusat, tolong dong benar penyerapannya, selesai sesuai seperti anggaran yang dimintakan. Ini kan ndak.  Saya sudah amati loh dari zaman, karena otonomi daerah itu loh, tolong banget. Ini saya bilang tolong loh," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati: Presiden Cuma Boleh 2 Kali, Kalau Partai Menang Terus Gak Ada Aturan

Megawati: Presiden Cuma Boleh 2 Kali, Kalau Partai Menang Terus Gak Ada Aturan

News | Kamis, 28 Oktober 2021 | 19:45 WIB

Singgung Kader Gugat Dirinya, Megawati: Kalau Tidak Loyal Jangan Jadi Orang Partai!

Singgung Kader Gugat Dirinya, Megawati: Kalau Tidak Loyal Jangan Jadi Orang Partai!

News | Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:39 WIB

Dilantik Jokowi Jadi Ketua BRIN, Megawati: Kenapa Saya Lagi?

Dilantik Jokowi Jadi Ketua BRIN, Megawati: Kenapa Saya Lagi?

Sumbar | Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:29 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB