Militer Etiopia Lancarkan Serangan Udara di Tigray, Tewaskan 10 Orang

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 14:19 WIB
Militer Etiopia Lancarkan Serangan Udara di Tigray, Tewaskan 10 Orang
Ilustrasi pesawat tempur. (Pixabay)

Suara.com - Militer Etiopia melancarkan serangan udara di ibu kota wilayah Tigray yang dilanda perang pada Kamis (28/10/2021).

Menyadur Al Jazeera Jumat (29/10/2021), pemerintah Etiopia mengatakan serangan tersebut menghantam sebuah pabrik di Mekelle. Pabrik itu digunakan oleh Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF).

"Angkatan udara menghancurkan bagian kedua dari Teknik Industri Mesfin. Fasilitas itu digunakan oleh kelompok teroris TPLF untuk memelihara peralatan militernya," kata Juru Bicara Pemerintah Etiopia Selamawit Kassa.

Dr Hayelom Kebede, direktur penelitian di Rumah Sakit Rujukan Ayder Mekele, mengatakan serangan tersebut menimbulkan korban.

"Jumlah korban tewas mencapai 10 orang," kata Kebede, naik dari hitungan sebelumnya yang menyebut korban tewas enam orang.

Kebede juga mengungkapkan jika setidaknya 21 orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut, dan memperkirakan jumlah korban tewas akan meningkat karena perawatan medis sangat dibatasi.

Biro Komunikasi Tigrai, saluran informasi yang terhubung dengan TPLF, melaporkan jika serangan itu menghantam daerah pemukiman.

Nahusenay Belay, juru bicara Tigray, membantah bahwa serangan udara itu mengenai fasilitas militer, namun justru menghantam perumahan sipil.

"Tiga anak termasuk di antara yang tewas," katanya.

baca juga

Sebelumnya, juru bicara TPLF Getachew Reda mengkonfirmasi terjadi serangan di Mekelle dan mengatakan unit pertahanan udara pemberontak sedang menyerang sebuah jet.

Seorang dokter di Mekelle mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa serangan itu menghantam kawasan perumahan Kebele 5.

Sebagian besar Etiopia utara berada di bawah pemadaman komunikasi dan akses bagi wartawan sangat dibatasi.

Tigray dihantam serangan udara hampir setiap hari pada minggu lalu setelah militer Etiopia meningkatkan tindakannya dalam perang melawan TPLF.

Pemerintah Etiopia menegaskan bahwa serangan udara hanya menyasar fasilitas militer, namun Tigray mengklaim jika fasilitas sipil juga ikut menjadi sasaran.

Pemerintah mengatakan fasilitas yang dibom di Tigray utara dan barat bersifat militer dan membantu TPLF, mantan partai yang memerintah di wilayah tersebut.

PBB mengatakan dua serangan di Mekelle pada 18 Oktober menewaskan tiga anak dan melukai beberapa orang lainnya.

Tigray meletus dalam konflik pada November 2020 setelah Ahmed mengirim pasukan untuk menggulingkan TPLF.

Peraih Nobel Perdamaian 2019 mengatakan langkah itu datang sebagai tanggapan atas serangan TPLF di kamp-kamp tentara Etiopia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lantamal VI Makassar Latihan Perang Melawan Serangan Udara

Lantamal VI Makassar Latihan Perang Melawan Serangan Udara

Sulsel | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 15:27 WIB

Makin Memanas, Militer Ethiopia Bom Gudang Senjata Milik Pemberontak Lewat Udara

Makin Memanas, Militer Ethiopia Bom Gudang Senjata Milik Pemberontak Lewat Udara

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:24 WIB

Serangan Udara Israel Bombardir Gaza Tiga Malam Berturut-turut

Serangan Udara Israel Bombardir Gaza Tiga Malam Berturut-turut

Foto | Senin, 13 September 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×