Joker Ngamuk di Dalam Kereta Saat Malam Halloween, Acungkan Pisau dan Bakar Gerbong

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 01 November 2021 | 10:36 WIB
Joker Ngamuk di Dalam Kereta Saat Malam Halloween, Acungkan Pisau dan Bakar Gerbong
Petikan trailer film Joker [Youtuber/Warner Bros Pictures]

Suara.com - Seorang pria berbaju Joker ngamuk di dalam kereta Keio Line di Tokyo saat malam Halloween. Ia mengacungkan pisau dan menyalakan api pada Minggu (31/10/2021) malam.

Kyodo News melaporkan 17 orang cedera dan satu orang luka parah. Insiden ini terjadi ketika orang-orang menuju pusat kota untuk merayakan Halloween.

Polisi menangkap pria berusia 24 tahun, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Kyota Hattori, di tempat kejadian karena dicurigai melakukan percobaan pembunuhan.

Seorang penumpang laki-laki berusia 70-an berada dalam kondisi kritis setelah ditikam di dada saat kereta bergerak sekitar jam 8 malam.

Hattori mengatakan "ingin membunuh dua atau tiga orang agar diberi hukuman mati". Dia juga memberitahu telah menyebarkan cairan yang lebih ringan.

Menurut polisi, Hattori terinspirasi insiden bulan Agustus di kereta komuter Odakyu Electric Railway di Tokyo di mana seorang pria menikam 10 penumpang di tengah peningkatan keamanan untuk Olimpiade Tokyo.

Para korban lain dalam insiden hari Minggu berusia antara remaja hingga 60-an. Selain seorang pria yang terluka parah, 16 orang mengalami luka ringan termasuk menghirup asap.

Penumpang berusaha melarikan diri melalui jendela yang terjadi di kereta 10 gerbong menuju Shinjuku, stasiun sibuk di pusat Tokyo, dari Hachioji di barat ibukota.

Saksi mata mengatakan tersangka mengacungkan pisau dapur dan memegang botol plastik di tangannya yang lain saat dia berjalan melewati kereta.

Setelah naik kereta di gerbong kedelapan dari depan dan menikam pria berusia 70-an itu, Hattori pindah ke gerbong keenam di mana dia menyebarkan cairan dan membakar kursi. Kereta kemudian dipenuhi asap.

Seorang penumpang laki-laki, yang berjarak sekitar satu meter dari Hattori, mengatakan pisau itu bernoda darah palsu. "Kupikir itu lelucon Halloween."

Kereta berhenti darurat di Stasiun Kokuryo di Chofu, Tokyo barat dan api dipadamkan sekitar 30 menit dengan bantuan 40 kendaraan pemadam kebakaran.

"Saya mendengar ledakan keras dan melihat api dan asap di belakang. Semua orang panik," kata seorang penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bocil Ngamuk Tendang Sang Nenek, Orang Tua sampai Lepas Tangan

Viral Bocil Ngamuk Tendang Sang Nenek, Orang Tua sampai Lepas Tangan

News | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 11:48 WIB

Viral Ibu Diserahkan ke Panti Jompo oleh 3 Anaknya, Alasannya Bikin Warganet Ngamuk

Viral Ibu Diserahkan ke Panti Jompo oleh 3 Anaknya, Alasannya Bikin Warganet Ngamuk

Jawa Tengah | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 17:12 WIB

Saat Corona Ngamuk di Banyak Negara, Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Turun

Saat Corona Ngamuk di Banyak Negara, Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Turun

Health | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 18:30 WIB

Terkini

Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah

Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:49 WIB

Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya

Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:42 WIB

Roy Suryo Serang Balik! Polisikan Rismon Sianipar dan Lechumanan Terkait Keterangan Palsu dan Fitnah

Roy Suryo Serang Balik! Polisikan Rismon Sianipar dan Lechumanan Terkait Keterangan Palsu dan Fitnah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:35 WIB

Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG

Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:27 WIB

Ortu Bongkar Fakta Horor Daycare Little Aresha, Anak Dipaksa Tidur di Lantai Hingga Alami PTSD Berat

Ortu Bongkar Fakta Horor Daycare Little Aresha, Anak Dipaksa Tidur di Lantai Hingga Alami PTSD Berat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:27 WIB

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:17 WIB

Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco

Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:14 WIB

Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis

Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:09 WIB

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:54 WIB

Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja

Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:47 WIB