Situasi Makin Buruk Pasca Kudeta, Puluhan Negara Desak PBB Bikin Agenda Khusus Bahas Sudan

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 02 November 2021 | 11:07 WIB
Situasi Makin Buruk Pasca Kudeta, Puluhan Negara Desak PBB Bikin Agenda Khusus Bahas Sudan
Situasi Makin Buruk Pasca Kudeta, Puluhan Negara Desak PBB Bikin Agenda Khusus Bahas Sudan. Ilustrasi aksi unjuk rasa menentang kudeta militer di Sudan.[Anadolu Agency]

Suara.com - Puluhan negara telah menyerukan Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk mengadakan pertemuan khusus untuk membahas situasi Sudan, menyusul tindakan keras mematikan terhadap demonstrasi massal terkait kudeta militer pekan lalu.

Mengutip Aljazeera, Selasa (2/11/2021), sebuah surat permintaan atas nama 48 negara telah dikirimkan kepada presiden dewan HAM PBB pada Senin (1/11/2021).

Dalam surat tersebut, duta besar Inggris Simon Manley menekankan kebutuhan mendesak bagi badan hak asasi PBB untuk membahas situasi di Sudan sejak perebutan kekuasaan oleh tentara pada Senin (25/10/2021).

"Kami meminta Dewan Hak Asasi Manusia mengadakan sesi khusus minggu ini untuk membahas implikasi hak asasi manusia dari situasi yang sedang berlangsung di Republik Sudan," kata surat tersebut, kantor berita AFP melaporkan.

“Sesi khusus diperlukan karena kepentingan dan urgensi dari situasi tersebut.”

Permintaan tersebut muncul setelah Jenderal Abdel Fattah al-Burhan membubarkan pemerintah, menyatakan keadaan darurat, dan menahan para pemimpin sipil Sudan.

Puluhan ribu orang turun untuk demonstrasi pada Sabtu (30/10/2021), menentang kudeta di Sudan yang dilakukan oleh militer.

Sedikitnya tiga orang tewas dan lebih dari 100 terluka dalam demonstrasi Sabtu lalu. Sekitar 12 orang telah tewas sejak kudeta. Pasukan polisi membantah pembunuhan tersebut atau menggunakan peluru tajam.

Dalam suratnya, Manley mengatakan seruan untuk sesi khusus  dipimpin oleh Inggris, Amerika Serikat dan Norwegia, bersama dengan Jerman dan pemerintah Sudan yang digulingkan dalam kudeta.

baca juga

Secara keseluruhan, 48 negara telah menandatangani permintaan tersebut, termasuk 18 dari 47 negara anggota Dewan Hak Asasi Manusia. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka KTT COP26, Sekjen PBB: Stop Memperlakukan Alam Seperti Toilet

Buka KTT COP26, Sekjen PBB: Stop Memperlakukan Alam Seperti Toilet

News | Selasa, 02 November 2021 | 08:27 WIB

Seekor Dinosaurus Tiba-tiba Muncul di Sidang Umum PBB, Sampaikan Pesan Ini

Seekor Dinosaurus Tiba-tiba Muncul di Sidang Umum PBB, Sampaikan Pesan Ini

News | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 16:22 WIB

Bentrokan Semakin Menjadi-jadi, PBB dan AS Kecam Pemerintah Militer Baru Sudan

Bentrokan Semakin Menjadi-jadi, PBB dan AS Kecam Pemerintah Militer Baru Sudan

News | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 15:09 WIB

WNI di Sudan Kemungkinan Dievakuasi Apabila Keadaan Memburuk

WNI di Sudan Kemungkinan Dievakuasi Apabila Keadaan Memburuk

News | Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:48 WIB

Terkini

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:10 WIB

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:03 WIB

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:55 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

×