Belanda Kembali Berlakukan Penguncian Wilayah, Toko Tutup Pukul 20.00

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 13 November 2021 | 17:06 WIB
Belanda Kembali Berlakukan Penguncian Wilayah, Toko Tutup Pukul 20.00
Foto sebagai ilustrasi. Suasana di Belanda saat lockdown dan pemberlakuan jam malam / [SuaraSulsel.id / Ashry Sallatu]

Suara.com - Belanda kembali melakukan penguncian sebagian di sejumlah daerah mulai Sabtu (13/11/2021) di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Menyadur Sky News Sabtu (13/11/2021), Perdana Menteri sementara Mark Rutte, mengatakan jika penguncian tersebut sebagai pukulan keras kepada virus Covid-19.

"Malam ini kami membawa pesan yang sangat tidak menyenangkan dengan tindakan yang sangat tidak menyenangkan dan berjangkauan luas," jelasnya dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Jumat.

"Virus ada di mana-mana dan perlu diperangi di mana-mana," sambungnya.

Penguncian tersebut akan berlangsung selama tiga minggu. Bar, restoran, dan supermarket harus tutup pada pukul 20.00.

Penguncian tersebut juga melarang warga untuk menyaksikan pertandingan olahraga profesional di stadion.

Toko-toko yang menjual barang-barang yang tidak penting harus tutup pada pukul 06.00 sore, dan orang-orang didesak untuk bekerja dari rumah.

Langkah-langkah jarak sosial akan diberlakukan kembali, dan pemerintah merekomendasikan agar tidak lebih dari empat dalam satu rumah.

Penguncian tersebut adalah yang pertama di Eropa Barat sejak gelombang infeksi baru mulai melonjak di beberapa bagian benua.

Aturan tersebut langsung mendapat kritikan dari organisasi yang mewakili pemilik bar dan restoran di Belanda.

"Bisnis perhotelan sekali lagi dihadapkan dengan tagihan karena kebijakan pemerintah yang gagal," jelasnya.

Penguncian di Belandan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Kanselir Austria Alexander Schallenberg juga memberlakukan aturan yang sama.

Namun, kuncian tersebut hanya berlaku pada orang-orang yang tidak belum disuntik vaksin Covid-19 di dua daerah yang terkena dampak parah.

Di Jerman, orang-orang didesak untuk menghindari acara besar dan mengurangi kontak ketika kasus Covid-19 kembali meningkat.

Belanda pada Kamis (11/11/2021) mencatat 16.364 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam, tertinggi sejak pandemi dimulai. Belanda juga mencatat 18.600 kematian terkait penyakit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Siswa di Banyuwangi Terpapar Virus Corona

Satu Siswa di Banyuwangi Terpapar Virus Corona

Malang | Sabtu, 13 November 2021 | 06:17 WIB

PTM Bertambah 180 Sekolah, Dikbud Tangsel Wanti-wanti Kasus Covid-19: Semua Harus Jujur

PTM Bertambah 180 Sekolah, Dikbud Tangsel Wanti-wanti Kasus Covid-19: Semua Harus Jujur

Jakarta | Sabtu, 13 November 2021 | 08:05 WIB

Update COVID-19 Jakarta 12 November: Positif 71, Sembuh 174, Meninggal 0

Update COVID-19 Jakarta 12 November: Positif 71, Sembuh 174, Meninggal 0

Jakarta | Sabtu, 13 November 2021 | 05:21 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB