Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak, Ratusan Warga Desa Sukawangi Bogor Mengungsi

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Selasa, 16 November 2021 | 12:16 WIB
Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak, Ratusan Warga Desa Sukawangi Bogor Mengungsi
Ilustrasi bencana tanah bergerak. [ANTARA/HO-BPBD Banjarnegara/aa].

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 182 jiwa atau 49 kepala keluarga masih mengungsi akibat bencana gerakan tanah di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor pada Sabtu (13/11/2021) lalu.

Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Bogor menyebut pihaknya kini telah memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi dengan mendirikan dapur umum.

“Warga yang mengungsi berada di SDN Gunung Batu, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur,” kata Adi, Selasa (16/11/2021).

Kejadian ini juga mengakibatkan kerugian materil antara lain rumah rusak berat 1 unit, rusak sedang 1 unit dan rusak ringan 1 unit, serta 47 unit rumah warga lainnya terancam rusak akibat gerakan tanah tersebut.

Wilayah terdampak tersebar di tiga kampung di Desa Sukawangi, yaitu Kampung Cigadel, Selawangi dan Ganda.

Warga yang mengungsi akibat kejadian gerakan tanah di wilayah Kabupaten Bogor, Sabtu (13/11). (Dok BNPB)
Warga yang mengungsi akibat kejadian gerakan tanah di wilayah Kabupaten Bogor, Sabtu (13/11). (Dok BNPB)

Peristiwa ini terjadi setelah hujan lebat dengan durasi lama pada Sabtu kemarin di kawasan dengan potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi itu.

"Mengingat adanya rumah warga yang terancam, petugas BPBD masih bersiaga di lokasi kejadian," ucapnya.

Berdasarkan analisis gerakan tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bulan November 2021, wilayah Kabupaten Bogor termasuk salah satu wilayah yang memiliki potensi gerakan tanah.

Demikian juga analisis pada inaRISK, Kecamatan Sukamakmur di Kabupaten Bogor ini termasuk wilayah dengan potensi bahaya tanah longsor kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 33 kecamatan berada pada kondisi tersebut.

"Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga dalam menghadapi bahaya hidrometeorologi, khususnya masih ada rumah warga yang terancam gerakan tanah," tutur Adi.

Prakiraan cuaca tiga hari ke depan, Kecamatan Sukamakmur masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi cuaca hujan dapat memperburuk gerakan tanah yang telah terjadi di lokasi kejadian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mencekam! Warga Tanah Sareal Bogor Diserang Ulat Bulu

Mencekam! Warga Tanah Sareal Bogor Diserang Ulat Bulu

Bogor | Selasa, 16 November 2021 | 09:13 WIB

Wanita Ini Syok Temukan Kontak Nama Misterius di Hp Suami dan 5 Berita Menarik Lainnya

Wanita Ini Syok Temukan Kontak Nama Misterius di Hp Suami dan 5 Berita Menarik Lainnya

Bogor | Selasa, 16 November 2021 | 06:00 WIB

Warga Bogor Tanya Proyek Jembatan Senilai Rp3 Milyar di Tanah Sareal Tak Kunjung Rampung

Warga Bogor Tanya Proyek Jembatan Senilai Rp3 Milyar di Tanah Sareal Tak Kunjung Rampung

Bogor | Senin, 15 November 2021 | 20:47 WIB

Dinilai Banyak Mudaratnya, Pak Ogah di Kota Bogor Bakal Disingkirkan dari Jalanan

Dinilai Banyak Mudaratnya, Pak Ogah di Kota Bogor Bakal Disingkirkan dari Jalanan

Jabar | Senin, 15 November 2021 | 17:05 WIB

Terkini

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:07 WIB

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB