Kasus Arteria PDIP Vs Anak Jenderal, Panglima TNI Sebut Polisi Panggil Pelapor Besok

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Kasus Arteria PDIP Vs Anak Jenderal, Panglima TNI Sebut Polisi Panggil Pelapor Besok
Kasus Arteria PDIP Vs Anak Jenderal, Panglima TNI Sebut Polisi Panggil Pelapor Besok. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Tangkapan layar/Dok Sekretariat Presiden)

Sejauh informasi yang ia dengar, pelapor akan dipanggil oleh polisi pada Rabu (24/11/2021) besok.

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan pihaknya akan menindaklanjuti peristiwa adu mulut antara politis PDIP Arteria Dahlan dengan seorang wanita yang mengaku keluarga jenderal bintang tiga. Ia menyebut Polres Bandara Soekarno Hatta akan memanggil pelapor pada kasus tersebut. 

Sejauh informasi yang ia dengar, pelapor akan dipanggil oleh polisi pada Rabu (24/11/2021) besok. 

"Kalau tidak salah dijadwalkan baru besok kalau tidak salah tapi bukan karena polresnya tetapi karena mungkin ketersediaan dari pelapor masing-masing," kata Andika di Mabes Polri, Selasa (23/11/2021). 

Andika menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut. Terlebih kalau ditemukan adanya keterlibatan anggota TNI pada kejadian yang terjadi di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. 

Baca Juga: SEJARAH HARI INI: Mengenal BRDM-1, Panser Amfibi TNI dari Era 60-an

"Intinya kami akan menindaklanjuti, harus. Sesuai dengan seberapa jauh tindakan-tindakan yang dilakukan oleh anggota," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Andika juga sempat ditanyakan terkait penggunaan mobil dinas TNI oleh wanita tersebut. Andika belum mau berbicara banyak sebelum ada hasil dari pemeriksaan polisi. 

"Kami ingin mendengarkan langsung pemeriksaan polres kepada pelapor."

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan saat ditemui wartawan di komplek Parlemen. (Suara.com/Novian)
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan saat ditemui wartawan di komplek Parlemen. (Suara.com/Novian)

Saling Lapor 

Aksi keributan yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Arteria dan wanita mengaku anak jenderal berujung saling lapor. 

Baca Juga: Panglima TNI Siap Sampaikan Pesan Komisi I DPR ke KSAD Dudung untuk Perbaiki Komunikasi

Kasubag Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta, Iptu Prayogo menyebut kedua pelapor mempersangkakan dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.