Soal ASN Dapat Bansos, Mardani Ali: Data Pemerintah Amburadul, Kemensos Tak Bisa Sendiri

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Selasa, 23 November 2021 | 18:29 WIB
Soal ASN Dapat Bansos, Mardani Ali: Data Pemerintah Amburadul, Kemensos Tak Bisa Sendiri
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. (Dok : DPR)

Suara.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Partai Keadian Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera kritisi pendataan pemerintah terkait program bantuan sosial (Bansos). Hal ini dinyatakan oleh Mardani Ali Sera sendiri melalui akun Twitternya Selasa (23/11/2021).

Merujuk pada pemberitaan tentang KemenPAN RB yang menindaklanjuri puluhan ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menerima bansos pemerintah, Mardani menyatakan bahwa pengelolaan data pemerintah masih amburadul. 

"Temuan ini kembali menunjukkan amburadulnya pengelolaan data penerima bantuan oleh pemerintah. Kesalahan dalam penyertaan data merupakan salah satu kekurangan program bansos," tulis Mardani.  

"Data adalah hal mendasar karena berpengaruh pada penghitungan anggaran, transfer ke daerah, penyaluran dan pengadaan," tambahnya. 

Menurutnya, Kementerian Sosial (Kemensos) tidak bisa memperbaiki data mereka hanya sendiri tanpa integrasi dengan data Kementerian dalam Negeri (Kemendagri).

Ia juga menyatakan bahwa pemerintah harus mengecek berbagai jenis pekerjaan [warga negara] agar yang tidak berhak menerima bansos tidak akan menerimanya. 

"Tidak bisa ditawar, pemerintah harus bisa mengecek berbagai jenis pekerjaan yang seharusnya tidak berhak atas bansos tapi justru menerimanya," tulis Mardani. 

Cuitan Mardani Ali (twitter.com/MardaniAliSera)
Cuitan Mardani Ali (twitter.com/MardaniAliSera)

Mardani menunjukkan bahwa pemerintah pusat dan daerah perlu duduk bersama untuk membenahi masalah pendataan dan jangan saling menyalahkan. 

"Termasuk pada aspek Big Data (Data Raya) dan single ID number. Mesti ada keinginan duduk bersama lintas lembaga dan merapikan data masyarakat hingga hanya ada satu data dan bisa dipakai lintas Kementerian/Lembaga," imbuhnya. 

baca juga

Puluhan Ribu ASN dapat Bansos

Sebelumnya diberitaan bahwa sebanyak lebih dari 31 ribu AS diduga menerima Bansos. Hal tersebut dinyatakan sendiri oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. 

Menurut Mensos, dari 31 ribu tersebut 28 ribu di antaranya adalah ASN aktif. 

“Yang aktif itu setelah kita cek di data BKN mungkin sisanya tuh sudah pensiun itu 28.965 ASN aktif,” ucap Risma dalam konferensi pers, Jumat (19/11/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

25 ASN di Lampung Terima Bansos, Pemprov Lampung Baru Tahu

25 ASN di Lampung Terima Bansos, Pemprov Lampung Baru Tahu

Lampung | Selasa, 23 November 2021 | 17:38 WIB

PHRI Yogya Minta Pemerintah Tidak Larang Orang Bepergian Saat PPKM Level 3

PHRI Yogya Minta Pemerintah Tidak Larang Orang Bepergian Saat PPKM Level 3

Jogja | Selasa, 23 November 2021 | 17:12 WIB

Sri Mulyani Sebut Upaya Pemulihan Ekonomi Pemerintah Pusat dan Daerah Tak Sinkron

Sri Mulyani Sebut Upaya Pemulihan Ekonomi Pemerintah Pusat dan Daerah Tak Sinkron

Sumbar | Selasa, 23 November 2021 | 17:15 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×