Epidemiolog Sebut Tak Perlu Blokade Negara Afrika Demi Cegah Varian Omicron

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Minggu, 28 November 2021 | 14:44 WIB
Epidemiolog Sebut Tak Perlu Blokade Negara Afrika Demi Cegah Varian Omicron
Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai Indonesia belum perlu melakukan penutupan pintu masuk dari negara-negara di Afrika untuk mencegah masuknya varian Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron.

Dicky menjelaskan, pemerintah Indonesia cukup memperketat proses skrining dan karantina di pintu masuk negara dengan 3T testing, tracing, dan treatment yang ketat, serta wajib sudah divaksinasi.

"Menutup atau memblokade itu tidak efektif, walaupun itu adalah hak kedaulatan suatu negara, tapi tidak efektif, hanya menunda, karena secara ilmiah yang bisa mencegah varian baru itu adalah pengetatan skrining di pintu masuk negara dengan karantina efektif," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Minggu (28/11/2021).

Selain itu, Indonesia juga harus mempersiapkan diri jika terjadi lonjakan seperti penguatan sistem pelayanan kesehatan dan pendeteksian varian yang cepat melalui metode whole genome sequencing.

"Langkah mitigasi yang harus dilakukan adalah penguatan surveillance genomic, ya tentu masih jauh sekali dari memadai, yang saat ini kan belum bisa mendeteksi situasi yang sebenarnya terjadi saja belum bisa, ini yang masih PR besar dan tidak mudah dan mahal," tuturnya.

Sementara, pemerintah sudah resmi melarang orang asing ke Wilayah Indonesia bagi yang mempunyai riwayat perjalanan mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria dalam 14 hari terakhir masuk ke tanah air karena munculnya varian Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron.

Hal itu diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian Dalam Masa Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Jika ada orang asing yang pernah berkunjung ke negara-negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, maka akan langsung ditolak masuk Indonesia di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, " kata Direktorat Jenderal Imigrasi, Kemenkumham, Arya Pradhana Anggakara, Minggu (28/11/2021).

Pembatasan masuknya orang asing serta penangguhan sementara visa bagi negara terkait mulai berlaku pada Senin, 29 November 2021 hingga waktu yang tidak ditentukan.

baca juga

Diketahui, Organisasi kesehatan dunia atau WHO pada Jumat (26/11/2021) mengumumkan bahwa varian baru Covid-19 yang ditemukan di Afrika Selatan dinamai Omicron. Varian ini, yang tadinya disebut B.1.1.529, digolongkan ke dalam kategori variant of concern karena ia menular lebih cepat ketimbang varian lain.

Omicron adalah varian Covid-19 kelima yang digolongkan sebagai variant of concern oleh WHO. Berdasarkan penelitian, varian ini menyebar lebih cepat ketimbang varian lain dan ini menunjukkan ia berkemungkinan memiliki kelebihan dalam hal penyebaran.

"Varian baru ini memiliki sejumlah besar mutasi, yang beberapa di antaranya merisaukan. Bukti awal menunjukkan bahwa varian ini meningkatkan risiko reinfeksi jika dibandingkan dengan varian lain," terang WHO seperti dilansir dari Reuters.

Hingga Jumat, varian Omicron sudah ditemukan di Afsel dan beberapa negara Afrika, di Belgia, Israel, dan Hong Kong.

Sejauh ini, jelas WHO, tes PCR masih bisa mendeteksi varian Omicron. Belum diketahui efektivitas vaksin terhadap varian baru ini. Beberapa produsen vaksin mengatakan masih mempelajari efek Omicron terhadap vaksin buatan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Indonesia Tutup Pintu Masuk Dari 8 Negara

Resmi! Indonesia Tutup Pintu Masuk Dari 8 Negara

News | Minggu, 28 November 2021 | 14:34 WIB

Muncul Varian Omicron, Legislator: Jangan Panik, Perketat Pintu Masuk

Muncul Varian Omicron, Legislator: Jangan Panik, Perketat Pintu Masuk

News | Minggu, 28 November 2021 | 14:01 WIB

Cegah Varian Omicron, Israel Larang Orang Asing Masuk Negaranya!

Cegah Varian Omicron, Israel Larang Orang Asing Masuk Negaranya!

Health | Minggu, 28 November 2021 | 14:30 WIB

WHO Tetapkan B.1.1.529 sebagai Varian Perhatian dan Diberi Nama Varian Omicron

WHO Tetapkan B.1.1.529 sebagai Varian Perhatian dan Diberi Nama Varian Omicron

Health | Minggu, 28 November 2021 | 13:27 WIB

IDI Ingatkan Pemerintah Segera Antisipasi Covid-19 Varian Omicron: Jangan Jemawa

IDI Ingatkan Pemerintah Segera Antisipasi Covid-19 Varian Omicron: Jangan Jemawa

News | Minggu, 28 November 2021 | 09:44 WIB

Punya Gejala Berbeda, Ini Tanda Seorang Terinfeksi Virus Corona Varian Omicron

Punya Gejala Berbeda, Ini Tanda Seorang Terinfeksi Virus Corona Varian Omicron

Health | Minggu, 28 November 2021 | 09:55 WIB

VIrus Corona Varian Omicron Dianggap Lebih Menular, Ahli: Jangan Sampai Kecolongan

VIrus Corona Varian Omicron Dianggap Lebih Menular, Ahli: Jangan Sampai Kecolongan

Health | Minggu, 28 November 2021 | 09:29 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×