Bentrok Anggota TNI-Polri Pecah Lagi, Kesempatan Andika Benahi Internal TNI

Siswanto, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 30 November 2021 | 16:59 WIB
Bentrok Anggota TNI-Polri Pecah Lagi, Kesempatan Andika Benahi Internal TNI
Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Suara.com - Analis militer dari Institute for Security and Strategic Studies Khairul Fahmi menilai terulangnya bentrok antara anggota TNI dan Polri menunjukkan adanya kesenjangan antara konstruksi realitas digital dan realitas sosial.

Sinergitas sering ditunjukkan pimpinan TNI dan Polri melalui berbagai acara atau agenda seremonial, tetapi sering pula dipatahkan kejadian bentrokan anggota di lapangan.

"Namun kenyataannya, persoalan kecil saja ternyata sudah bisa memicu perkelahian, bahkan kontak senjata yang bukan saja membahayakan para prajurit itu sendiri. Namun juga dapat mengancam keselamatan warga masyarakat," kata Fahmi, Selasa (30/11/2021).

Perkelahian anggota bukan sesuatu yang mengejutkan, sebab menurut Fahmi, prajurit dan anggota Polri dicetak untuk bermental juara. Saling berkompetisi untuk menjadi yang paling unggul.

Pelatihan yang diberikan kepada para prajurit tersebut bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi untuk bisa memenangkan pertempuran.

Tapi Fahmi menyayangkan jika kemampuan itu justru terbawa ke kehidupan sehari-hari para anggota.

Problematika itu menjadi pekerjaan rumah bagi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Perkelahian antara anggota diibaratkan Fahmi penyakit kambuhan yang belum bisa diobati.

"Justru ini kesempatan bagi Jenderal Andika untuk mulai merealisasikan apa yang menjadi fokus prioritasnya membenahi internal TNI," tuturnya.

baca juga

Baru-baru ini, terjadi bentrok antara anggota Provost Denmadam XVI/PTM dan anggota Satlantas Polresta Ambon di Ambon pada Rabu, 24 November 2021.

Disusul kemudian bentrok antara anggota TNI AD dari Satgas Nanggala dan Satgas Amole Brimobda Aceh pada Sabtu, 27 November 2021. Kasus ini dipicu jual beli rokok.

Di hari yang sama, pecah bentrok antara anggota TNI AD dari Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/TS dan anggota TNI AL dari Batalyon 10 Marinir di Batam, Kepulauan Riau.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Prantara Santosa mengatakan bahwa Pusat Polisi Militer TNI dengan Pusat Polisi Militer TNI AD memproses kasus itu.

"TNI juga sudah melakukan koordinasi dengan Polri untuk melakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut," tutur Prantara dalam keterangan tertulis,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pelecehan Lettu AAP ke Prajurit, Pengamat Soroti Risiko Disorientasi Seksual Sistem Pendidikan Asrama

Kasus Pelecehan Lettu AAP ke Prajurit, Pengamat Soroti Risiko Disorientasi Seksual Sistem Pendidikan Asrama

News | Jum'at, 22 September 2023 | 15:45 WIB

Cuma Gara-gara Sambitan Batu, TNI-Polri di Jayawijaya Papua Berakhir Bentrok

Cuma Gara-gara Sambitan Batu, TNI-Polri di Jayawijaya Papua Berakhir Bentrok

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 10:37 WIB

Terkini

Prabowo Sebut Arab Saudi hingga Mesir Ingin jadi Pemilik Senjata Nuklir, Ada Apa?

Prabowo Sebut Arab Saudi hingga Mesir Ingin jadi Pemilik Senjata Nuklir, Ada Apa?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:17 WIB

Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru

Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:16 WIB

18 Orang Tewas Tenggelam Berenang dari Maroko ke Ceuta Spanyol, Terobos Perbatasan dengan Ilegal

18 Orang Tewas Tenggelam Berenang dari Maroko ke Ceuta Spanyol, Terobos Perbatasan dengan Ilegal

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:16 WIB

Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi

Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:15 WIB

Jumanji Open World Hadirkan Dunia Gim ke Realitas dalam Petualangan Baru

Jumanji Open World Hadirkan Dunia Gim ke Realitas dalam Petualangan Baru

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:15 WIB

4 Sepatu Lari Hoka Terbaik untuk Daily Run, Empuk dan Stabil di Setiap Langkah

4 Sepatu Lari Hoka Terbaik untuk Daily Run, Empuk dan Stabil di Setiap Langkah

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:15 WIB

Rekam Jejak Wasit Asal Korsel Laga Timnas Indonesia vs Timor Leste, Pernah Buat Malu Shin Tae-yong

Rekam Jejak Wasit Asal Korsel Laga Timnas Indonesia vs Timor Leste, Pernah Buat Malu Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:13 WIB

Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan

Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:12 WIB

Dari Titik Terendah hingga Dipercaya Kelola Uang Rp 3 Miliar, Inspirasi dari Jafar Tri Maulana

Dari Titik Terendah hingga Dipercaya Kelola Uang Rp 3 Miliar, Inspirasi dari Jafar Tri Maulana

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:05 WIB

Seteru dengan Pramoedya hingga Si Oyen: Sisi Lain Buya Hamka dalam Ayah

Seteru dengan Pramoedya hingga Si Oyen: Sisi Lain Buya Hamka dalam Ayah

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:00 WIB

×