Risma Minta Tunarungu Bicara, Stafsus Jokowi: Setiap Anak Punya Kebutuhan Masing-masing

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:50 WIB
Risma Minta Tunarungu Bicara, Stafsus Jokowi: Setiap Anak Punya Kebutuhan Masing-masing
Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia ditemui usai menghadiri acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kemensos pada Jumat, (3/12/2021). (Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia turut bersuara perihal kejadian Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini yang meminta tunarungu berbicara di depan publik pada peringatan Hari Disabilitas Internasional pada Senin, (1/12/2021).

"Jika kita bicara tentang penyandang disabilitas rungu/tuli, setiap anak-anak, usia produktif tuli memiliki kebutuhannya masing-masing yang kita ga bisa sama ratakan," tutur Angkie ditemui usai menghadiri acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kemensos pada Jumat, (3/12/2021).

Kata Angkie, ada anak yang butuh menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi. Kemudian ada juga yang butuh menggunakan ekspresi gerakan tubuh, bahkan hingga menggunakan teknologi adaptif.

"Ini sangat membantu kami para penyandang disabilitas rungu untuk bisa berkomunikasi apalagi di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, di saat semuanya memakai masker, tapi ini dikembalikan lagi kepada kebutuhan teman-teman penyandang disabilitas rungu dan tuli," kata Angkie seraya menunjukkan handphonenya yang bisa mengetik saat orang lain berbicara.

Pada kesempatan tersebut, Angkie juga menilai, bahwa maksud dan tujuan Risma sangatlah tulus yaitu ingin agar para penyandang tunarungu bisa memaksimalkan kemampuan telinga dan mulutnya.

"Bicara tentang ibu Risma, sejujurnya maksud dan tujuannya ibu Risma tulus," ujarnya.

Menurutnya, Risma mempunyai komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Ini terlihat dari pembentukan Komite Nasional Disabilitas (KND).

"Jadi artinya ini adalah bentuk komitmen ibu Risma untuk perhatian, perlindungan atas hak-hak penyandang disabilitas. Hanya saja memang komunikasinya yang sedikit berbeda," kata Angkie.

Sebagai penyandang disabilitas, dia mengaku masih harus terus belajar dan beradaptasi untuk berkomunikasi. Angkie juga paham betul bahwa para penyandang tunarungu memiliki cara yang unik dan istimewa untuk berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya. Dia pun kembali menekankan bahwa kebutuhan para penyandang tunarungu tidak bisa disamaratakan.

"Tapi hal ini jadi pelajaran dan masukan juga buat saya," tutup Angkie.

Sebelumnya, Risma mengaku tak punya niatan sedikit pun untuk memaksa tunarungu berbicara. Justru, Risma ingin para penyandang tuna rungu berdaya saat menghadapi kondisi berbahaya.

Risma tidak ingin mereka menyerah. Makanya, Risma meminta para penyandang disabilitas tunarungu untuk mencoba merespon komunikasi. Risma lantas mencontohkan Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Angkie Yudistia yang sebelumnya tak bisa berbicara dan harus menggunakan bahasa isyarat. Setelah berlatih lama, Angkie bisa berbicara dengan jelas.

"Saya kenal mbak Angkie itu sudah lama sekali. Saya satu panel dengan mbak Angkie di Bursa Efek Jakarta, saat itu mbak Angkie belum jelas bicaranya, terus saya ketemu lagi saat saya jadi menteri. Terus saya bilang lho kok mbak Angkie bisa ngomong yah, ternyata dia latih diri terus," kata Risma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikecam Usai Paksa Tunarungu Berbicara, Mensos Risma Bela Diri: Cara Mengetesnya Begitu

Dikecam Usai Paksa Tunarungu Berbicara, Mensos Risma Bela Diri: Cara Mengetesnya Begitu

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:52 WIB

Tidak Minta Maaf, Ini Respons Risma terhadap Kritik saat Dirinya Paksa Tunarungu Bicara

Tidak Minta Maaf, Ini Respons Risma terhadap Kritik saat Dirinya Paksa Tunarungu Bicara

Lampung | Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:22 WIB

Soal Aksi Mensos Risma Ke Penyandang Tunarungu, Ace Hasan: Ironis

Soal Aksi Mensos Risma Ke Penyandang Tunarungu, Ace Hasan: Ironis

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 13:55 WIB

Buntut Aksi Risma Paksa Anak Tunarungu Bicara, Para Pejuang Tuli: Kami Kecewa

Buntut Aksi Risma Paksa Anak Tunarungu Bicara, Para Pejuang Tuli: Kami Kecewa

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 10:23 WIB

Enggan Penyandang Disabilitas Jadi Korban Pemerkosaan, Alasan Risma Minta Tunarungu Bicara

Enggan Penyandang Disabilitas Jadi Korban Pemerkosaan, Alasan Risma Minta Tunarungu Bicara

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 09:43 WIB

Risma : Untu Apa Saya Memaksa Tunarungu Bicara?

Risma : Untu Apa Saya Memaksa Tunarungu Bicara?

Banten | Jum'at, 03 Desember 2021 | 07:55 WIB

Terkini

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB

10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial

10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial

News | Senin, 13 April 2026 | 20:21 WIB

Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed

Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed

News | Senin, 13 April 2026 | 20:08 WIB

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

News | Senin, 13 April 2026 | 19:36 WIB