alexametrics

Jakarta Pernah Jadi Epicentrum, Anggota DPRD DKI: Anies Harus Tegas Cegah Omicron

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Jakarta Pernah Jadi Epicentrum, Anggota DPRD DKI: Anies Harus Tegas Cegah Omicron
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berada di RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021) malam. [Dok. Pemprov DKI Jakarta]

Anies harus tegas dalam membuat peraturan.

Suara.com - Anggota DPRD Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta agar Gubernur Anies Baswedan tegas dalam mengambil tindakan mencegah penularan varian baru virus corona, B 11529 atau Omicron. Pasalnya, Ibu Kota pernah merasakan pengalaman pahit menjadi epicentrum Covid-19.

Menjelang liburan natal dan tahun baru 2022 menurutnya memang harus ada aturan tegas yang membuat masyarakat enggan bepergian ke luar rumah agar tak terjadi penularan Covid-19.

"Gubernur Anies harus tegas dalam membuat peraturan, kita ketahui saat ini roda perekonomian di Jakarta sudah mulai bergerak dan stabil, jangan sampai kita kembali memperketat PPKM hingga berdampak negatif," ujar Kenneth kepada wartawan, Jumat (3/12/2021).

Begitu juga setelah libur Nataru, Kenneth meminta Pemprov DKI Jakarta bisa mulai memberikan vaksin dosis ketiga atau booster untuk masyarakat DKI Jakarta, di tengah gencarnya munculnya varian Covid-19 Omicron. Dengan demikian, maka kekebalan komunal masyarakat lebih terjaga.

Baca Juga: Teori Baru: Ilmuwan Sebut Varian Omicron Berasal dari Tikus

"Masyarakat DKI Jakarta bisa lebih sehat dan kuat, terlindung dari ancaman virus Covid-19 atau bentuk varian barunya. Pemprov DKI harus benar-benar melakukan langkah langkah preventif dalam melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat DKI Jakarta," tuturnya.

Karena itu, Kenneth meminta agar Anies segera bergerak cepat menginstruksikan jajarannya untuk melakukan tindakan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan Omicron.

Ia tak ingin Jakarta malah nantinya kembali lagi menjadi epicentrum seperti saat bulan Juni-Juli 2021 lalu.

"Pemprov DKI harus lebih waspada dengan munculnya varian baru Covid-19 Omicron. Pasalnya, Jakarta sempat menjadi episentrum sebaran Covid-19 terbesar di Indonesia, ini yang perlu kita waspadai," jelasnya.

Meski Anies dan jajarannya diminta untuk waspada, Kenneth meminta masyarakat tidak perlu sampai panik. Pemerintah sudah melakukan tindakan pencegahan agar Omicron tak masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Waspada Omicron, F-PDIP Minta Pemprov DKI Berikan Vaksin Booster ke Warga Tahun Depan

"Masyarakat sebaiknya tetap waspada, tapi tidak perlu khawatir berlebihan. Karena saat ini pemerintah sudah melakukan langkah-langkah preventif, termasuk menutup bandara untuk WNA dari negara dimana varian omicron terdeteksi," pungkasnya.

Komentar