Ekonom Dunia: Varian Omicron Pengingat untuk Bantu Vaksin Covid-19 di Negara Miskin

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 03 Desember 2021 | 20:25 WIB
Ekonom Dunia: Varian Omicron Pengingat untuk Bantu Vaksin Covid-19 di Negara Miskin
Ilustrasi Vaksin (Pexels/Gustavo)

Suara.com - Ekonom dunia berpesan agar negara kaya di dunia memberi bantuan vaksin Covid-19 untuk negara miskin atau akan menghadapi pembatasan ekonomi yang berkelanjutan.

Menyadur Sky News Kamis (2/12/2021) kepala OECD(Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan) Laurence Boone mengatakan bahwa, varian Omicron dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Laurence juga mengatakan bahwa varian Omicron adalah pengingat bagi negara kaya di dunia untuk membantu negara miskin memberikan vaksin kepada warganya.

"Selama populasi global tidak divaksinasi, varian jenis ini bisa masuk dan membuat pembatasan perjalanan," kata Laurence.

Laurence mengungkapkan jika negara-negara G20 telah menghabiskan sekitar 10 triliun dolar untuk membantu ekonominya selama pandemi, dan sedikitnya 50 miliar dolar untuk vaksin.

"Selama dunia tetap seperti itu, apa yang akan kita lihat adalah negara-negara yang harus menutup ekonomi mereka atau harus menutup perbatasan mereka dan akan mengganggu semua rantai produksi di seluruh dunia," jelasnya.

Laurence menyampaikan pesan tersebut saat dia meluncurkan perkiraan ekonomi terbaru OECD. Kelompok itu memperkirakan inflasi 4,4% di AS dan Inggris tahun ini.

Dikatakan: "Inflasi ada di pikiran semua orang dan ada banyak ketidakpastian tentang reaksi bank sentral ...

"Dalam keadaan saat ini, hal terbaik yang dapat dilakukan bank sentral adalah menunggu ketegangan pasokan berkurang dan memberi sinyal bahwa mereka akan bertindak jika perlu," jelasnya.

baca juga

Amerika Serikat pada Rabu (1/12/2021) mengidentifikasi kasus pertama varian Omicron. Kasus itu ditemukan pada pasien penerima vaksin lengkap yang bepergian ke Afrika Selatan.

Pejabat kesehatan masyarakat mengatakan bahwa seseorang itu, yang mengalami gejala ringan, tiba di AS pada 22 November dan tujuh hari kemudian dinyatakan positif terinfeksi.

Orang itu sudah mendapatkan vaksin lengkap namun belum disuntik vaksin booster, menurut pakar penyakit menular kenamaan AS Dr. Anthony Fauci saat konferensi pers di Gedung Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Berhasil Ciptakan Vaksin Covid-19 Tanpa Jarum Suntik

India Berhasil Ciptakan Vaksin Covid-19 Tanpa Jarum Suntik

Health | Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:38 WIB

Muncul Varian Omicron di Berbagai Negara, Bos Perusahaan Vaksin BioNTech: Jangan panik

Muncul Varian Omicron di Berbagai Negara, Bos Perusahaan Vaksin BioNTech: Jangan panik

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 12:59 WIB

WHO: Vaksin Covid-19 Tetap Efektif Melindungi dari Varian Omicron

WHO: Vaksin Covid-19 Tetap Efektif Melindungi dari Varian Omicron

Health | Jum'at, 03 Desember 2021 | 11:56 WIB

Terkini

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?

Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati

Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:35 WIB

30 Kumpulan Gambar Ucapan Selamat Hari Pramuka 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Medsos

30 Kumpulan Gambar Ucapan Selamat Hari Pramuka 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Medsos

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:35 WIB

4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:33 WIB

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA

Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:10 WIB

×