Sejarah Erupsi Semeru dari Tahun 1818 hingga Sekarang

Rifan Aditya

Sabtu, 04 Desember 2021 | 20:13 WIB
Sejarah Erupsi Semeru dari Tahun 1818 hingga Sekarang
Sejarah Erupsi Semeru dari Tahun 1818 hingga Sekarang - Gunung Semeru. (Suara.com)

Suara.com - Gunung Semeru meletus hari ini, Sabtu (4/12/2021) tepatnya pukul 15.20 WIB. Sebelum letusan terjadi, Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Malang, Jawa Timur ini memang sudah berada di level Waspada. Sejarah erupsi Semeru pun terjadi cukup lama. 

Terkait erupsi Gunung Semeru, sore ini bukan kali pertama gunung ini memuntahkan lava serta awan panasnya. Lantas seperti apa sejarah erupsi Semeru selama ini? Yuk simak informasi lengkapnya di artikel ini.

Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 mdpl ini merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Meski dikenal sebagai salah satu gunung yang aktif mengeluarkan semburan awan panas. Namun semeru masih menjadi salah satu gunung yang menarik para pendaki.

Erupsi di Gunung Semeru memang memiliki sejarah panjang dari tahun ke tahun yang menarik untuk diketahui. Berikut ini penjelasan sejarah erupsi Semeru dari tahun ke tahun.

1. Letusan Semeru pertama tahun 1818

Gunung dengan tipe strato ini tercatat meletus pertama kali sekitar 200 tahun lalu, tepatnya pada 8 November 1818. Beberapa letusan juga sempat kembali terjadi di tahun 1800-an di antaranya tahun 1829, 1839, 1832, dan masih ada beberapa tahun lagi.

2. Letusan Semeru tahun 1994

Salah satu letusan Gunung Semeru terdahsyat yang terjadi di tahun 1900-an adalah di tahun 1994.

Ketinggian asap putih saat itu mencapai 500 meter dengan guguran lava sejauh 1 km. Erupsi Gunung Semeru saat itu sampai menelan korban jiwa sebanyak 7 orang yang hanyut terbawa lahar.

baca juga

3. Letusan Semeru tahun 2002

Gunung Semeru juga kerap mengeluarkan awan panas di tahun 2000-an, salah satu yang terbesar terjadi di tahun 2002, tepatnya 23 Desember 2002.

Saat itu, warga di sekitar Gunung Semeru terpaksa merayakan Natal di tengah kepanikan.

4. Letusan Semeru tahun 2020

Sebelum meletus sore ini (4/12/2021), Gunung Semeru terakhir meletus pada 1 Desember 2020. Letusan bahkan masih kembali terjadi pada pertengahan Januari lalu.

Beruntungnya, saat itu guguran awan panas dan lava pijar dari Gunung Semeru tidak sampai memakan korban jiwa. Semoga letusan Gunung Semeru sore ini juga tidak memakan korban jiwa dan warga di sekitar dengan cepat dapat dievakuasi.

Seperti itulah sejarah erupsi Semeru yang dimulai sejak tahun 1818 hingga sekarang.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30.523 Pelanggan PLN Di Lumajang Terdampak Erupsi Gunung Semeru

30.523 Pelanggan PLN Di Lumajang Terdampak Erupsi Gunung Semeru

News | Sabtu, 04 Desember 2021 | 19:58 WIB

Diguyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Semeru, Warga: La Haula Wala Quwata Illa Billah

Diguyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Semeru, Warga: La Haula Wala Quwata Illa Billah

Jakarta | Sabtu, 04 Desember 2021 | 19:53 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Berikut Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas Malang - Lumajang

Gunung Semeru Erupsi, Berikut Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas Malang - Lumajang

Malang | Sabtu, 04 Desember 2021 | 19:40 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Khofifah: Insya Allah Malam Ini Saya ke Lokasi

Gunung Semeru Erupsi, Khofifah: Insya Allah Malam Ini Saya ke Lokasi

News | Sabtu, 04 Desember 2021 | 19:36 WIB

Terkini

Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna

Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai

Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai

Sumut | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna

Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga

Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:01 WIB

AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah

Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai

Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!

Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka

Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:54 WIB

×