Bicara Lompatan Kemajuan, Jokowi: Harus Berwatak Trendsetter Bukan Followers

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 06 Desember 2021 | 13:04 WIB
Bicara Lompatan Kemajuan, Jokowi: Harus Berwatak Trendsetter Bukan Followers
Presiden Jokowi. [Foto Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan di tengah dunia yang semakin terbuka dengan interaksi dan interupsi yang semakin tinggi, nasionalisme, kedaulatan bangsa menghadapi tantangan tantangan baru.

Kata dia, kedaulatan tak bisa hanya dimaknai sebagai kemampuan mengusir penjajah. Kedaulatan kata Jokowi juga bukan berarti memagari tidak ada pihak luar yang masuk ke tanah air kita.

"Kedaulatan bukan berarti menutup diri, tetapi kedaulatan adalah kemanfaatan maksimal untuk masyarakat, bangsa dan negara," ujar Jokowi dalam sambutan pembukaan Kongres IV, Senin (6/12/2021).

Menurut Jokowi, dalam dunia yang semakin terbuka, dengan interaksi antara negara yang semakin tinggi, gelombang globalisasi juga tak terhindarkan lagi.

Bukan hanya mobilitas fisik antarnegara yang semakin tinggi, bukan hanya mobilitas barang dan uang yang semakin mudah. Namun kata Jokowi mobilitas gagasan, mobilitas pengetahuan juga semakin tinggi melalui ranah ranah digital.

"Konsekuensinya globalisasi melahirkan dunia yang hiperkompetisi, dunia yang diwarnai oleh kompetisi yang super ketat," ucap dia.

Oleh karena itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut satu pilar utama dalam menjaga kedaulatan adalah memenangkan kompetisi di dalam negeri dan di luar negeri.

"Kita harus memenangkan kompetisi di pasar global, di pasar luar negeri, kita harus lebih unggul dari negara lain, dan kita harus mampu mendahului negara lain dalam dunia yang semakin kompetitif sekarang ini," tutur Jokowi.

Menurut Jokowi kedaulatan harus diperjuangkan dengan keberanian untuk menemukan cara-cara baru agar bisa mendahului negara lain.

Jokowi pun mengibaratkan perjuangan untuk mendahului negara-negara maju dengan menggunakan tangga atau rel.

Kata Jokowi, tak mungkin Indonesia bisa mendahului negara lain dengan menggunakan tangga atau rel yang sama dengan negara-negara tersebut.

"Untuk mendahului kereta yang lain, tidaklah mungkin kita menggunakan rel yang sama, untuk mendahului negara yang lain tidaklah mungkin kita menggunakan cara-cara yang sama," kata Jokowi.

Untuk mendahului negara-negara maju, Jokowi meminta semua pihak harus menemukan cara baru. Yakni melakukan sebuah lompatan kemajuan.

"Kita tidak boleh melalui anak tangga yang dulu dilalui negara maju. Kalau itu kalau itu kita lakukan kita tidak mungkin bisa mendahuluinya ini pasti," ucap Jokowi.

"Oleh karena itu kita tidak cukup hanya naik tangga, kita harus melompat. Kalau tidak melompat ya jangan berharap kita bisa mendahului negara-negara lain yang sudah lebih maju dari kita," sambungnya.

Karena itu, Jokowi juga meminta semua pihak termasuk jajaran PA GMNI harus memiliki watak trensetter bukan watak follower (Pengikut).

"Kita harus melakukan lompatan kemajuan, kita harus berwatak trendsetter, bukan watak follower," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Bangsa Indonesia Harus Punya Watak Selalu Terdepan Bukan Mental Pengikut

Jokowi Minta Bangsa Indonesia Harus Punya Watak Selalu Terdepan Bukan Mental Pengikut

Jogja | Senin, 06 Desember 2021 | 12:29 WIB

Mensos Risma Dianggap jadi Beban Kabinet Jokowi, Pengamat Bongkar Potensi Kena Reshuffle

Mensos Risma Dianggap jadi Beban Kabinet Jokowi, Pengamat Bongkar Potensi Kena Reshuffle

News | Senin, 06 Desember 2021 | 07:45 WIB

Rawan Bencana, Ini Pesan Jokowi untuk Warga dan Pemda

Rawan Bencana, Ini Pesan Jokowi untuk Warga dan Pemda

Banten | Senin, 06 Desember 2021 | 11:55 WIB

Usai Warga Kirim Jeruk ke Jokowi, BPJN dan Wabup  Tinjau Jalan Rusak di Karo

Usai Warga Kirim Jeruk ke Jokowi, BPJN dan Wabup Tinjau Jalan Rusak di Karo

Sumut | Senin, 06 Desember 2021 | 00:12 WIB

Sujiwo Tejo Persilakan Para Menteri ke Semeru Kecuali yang Satu Ini

Sujiwo Tejo Persilakan Para Menteri ke Semeru Kecuali yang Satu Ini

Banten | Senin, 06 Desember 2021 | 08:55 WIB

Survei Polmatrix Indonesia; Mayoritas Responden Puas dengan Kinerja Pemerintahan Jokowi

Survei Polmatrix Indonesia; Mayoritas Responden Puas dengan Kinerja Pemerintahan Jokowi

News | Minggu, 05 Desember 2021 | 21:30 WIB

Dilabeli Bandara Terbaik, YIA Masuk Daftar Bandara Baru yang Sepi Penumpang

Dilabeli Bandara Terbaik, YIA Masuk Daftar Bandara Baru yang Sepi Penumpang

Jogja | Minggu, 05 Desember 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan

Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:51 WIB

Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah

Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:43 WIB

KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!

KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:29 WIB

Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:15 WIB

BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!

BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:14 WIB

WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan

WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!

Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:52 WIB

Gedung DPR RI 'Dibentengi' Beton Meski Titik Utama Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Gedung DPR RI 'Dibentengi' Beton Meski Titik Utama Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:46 WIB

'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa

'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:45 WIB

DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN

DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:43 WIB