Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 30 Januari 2026 | 07:44 WIB
Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini
Sejumlah warga beraktivitas saat turun hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk DKI Jakarta pada Jumat, 30 Januari 2026, mencakup hujan lebat.
  • Jakarta Barat dan Utara berstatus 'Siaga', sementara wilayah lain berstatus 'Waspada' terhadap potensi hujan sedang hingga sangat lebat.
  • Ancaman angin kencang dan dampak seperti genangan serta risiko longsor memerlukan langkah antisipasi masyarakat secara dini.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang membayangi wilayah DKI Jakarta pada Jumat (30/1/2026).

Wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara masuk dalam kategori 'Siaga' karena berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Sementara itu, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kepulauan Seribu berada di kategori 'Waspada' dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat.

Berdasarkan prakiraan berbasis dampak, hujan diprediksi mulai mengguyur dengan intensitas sedang pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di hampir seluruh titik ibu kota.

Kondisi cuaca serupa diperkirakan akan kembali mencapai puncaknya pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB, khususnya untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.

Suhu udara di Jakarta diperkirakan berada pada rentang 22 hingga 29 derajat Celcius sepanjang hari.

Tak hanya curah hujan tinggi, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini khusus terkait ancaman angin kencang yang berpotensi menerjang kawasan Jakarta Utara.

Fenomena hidrometeorologi ini dikhawatirkan dapat memicu dampak signifikan seperti genangan, luapan air sungai hingga risiko longsor.

Masyarakat diminta untuk mengantisipasi gangguan pada aktivitas harian, layanan publik serta potensi kerusakan infrastruktur akibat cuaca buruk.

baca juga

BMKG menegaskan bahwa langkah antisipasi dini sangat diperlukan oleh setiap warga yang tinggal di zona rawan bencana.

"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," bunyi keterangan resmi mereka.

Warga yang melihat atau terdampak bencana juga diimbau untuk segera melapor secara bergotong royong melalui kanal resmi pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 21:05 WIB

BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca

BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:22 WIB

Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak

Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:57 WIB

Terkini

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:52 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 08:49 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

John Herdman Belum Bisa Umumkan Skuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut 3 Pemain Ini Dicoret

John Herdman Belum Bisa Umumkan Skuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut 3 Pemain Ini Dicoret

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:46 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

×