alexametrics

Dapat Jatah Plat Nomor Motor Bertuliskan SEX, Gadis India Ini Kerap Dilecehkan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Dapat Jatah Plat Nomor Motor Bertuliskan SEX, Gadis India Ini Kerap Dilecehkan
Ilustrasi motor matik.[Shutterstock]

Ia kerap dilecehkan hingga trauma untuk keluar rumah menggunakan motornya.

Suara.com - Seorang perempuan di India mengalami pelecehan verbal setelah mendapat jatah plat nomor motor bertuliskan inial SEX.

Menyadur NDTV Senin (6/12/2021), Komisi Wanita Delhi (DCW) mengajukan aduan kepada departemen transportasi agar mengganti nomor registrasi kendaraan yang berisi istilah SEX.

Pemberitahuan tersebut menyusul seorang gadis yang mengaku mengalami pelecehan akibat pelat nomor yang ia pakai bertuliskan DL...SEX.

Perempuan yang tidak disebutkan namanya itu baru saja membeli motor dan mendapat seri nomor kendaraannya yang berisi huruf SEX.

Baca Juga: Dikira Pemberontak, Militer India Tembak Mati Warga Sipil Sepulang dari Tambang

Gadis itu mengatakan bahwa karena pelat nomornya, dia kerap dilecehkan saat mengendarai motornya, bahkan hingga ia tidak berani keluar.

"Saya telah meminta Departemen Perhubungan untuk menyerahkan jumlah total kendaraan yang telah terdaftar mengandung istilah 'SEX'," jelas Kepala DCW Swati Maliwal.

"Sangat disayangkan bahwa orang bisa begitu picik dan kasar bahwa gadis itu harus menghadapi begitu banyak pelecehan," sambungnya.

Komisi juga telah mengeluarkan pemberitahuan kepada departemen transportasi, meminta segera merubah nomor registrasi.

"Saya telah memberikan waktu 4 hari kepada Departemen Transportasi untuk menyelesaikan masalah ini sehingga gadis itu tidak menderita lagi," sambungnya.

Baca Juga: 4 Makanan India Terbaik yang Enak dan Lezat

Seorang pejabat departemen transportasi yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan jika plat nomor 'DL..SEX..' adalah seri terbaru yang dibuat secara otomatis.

"Kami telah menghentikan pendaftaran pada seri ini karena sensitivitasnya. Seri pendaftaran dibuat secara otomatis oleh sistem. Jika kami menerima permintaan, kami dapat mengubah nomor pendaftaran berdasarkan kasus per kasus," kata pejabat tersebut.

"Karena sensitivitasnya, pendaftaran kendaraan dengan 'SEX' telah dihentikan. Kami siap untuk mengubah nomor pendaftaran jika kami menerima keluhan," tegasnya.

Komentar