Rumah Gadai Diincar Perampok: Tiga Staf Perempuan Indo Gadai Ditodong Bandit

Siswanto

Selasa, 14 Desember 2021 | 13:36 WIB
Rumah Gadai Diincar Perampok: Tiga Staf Perempuan Indo Gadai Ditodong Bandit
Kantor Indo Gadai Jagakarsa yang menjadi lokasi aksi pelaku perampokan berpistol mainan dan viral di media sosia. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Percobaan perampokan kantor Indo Gadai di Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadi alarm bagi pengelola rumah gadai swasta untuk meningkatkan pengamanan internal.

Pelakunya, Denis (22), memang memang gagal merampok dan sudah ditangkap.

Tapi kejadian pada Senin (13/10/2021), malam itu, menunjukkan bahwa di tengah pandemi Covid-19, tempat gadai juga jadi incaran penjahat.

Sejak Senin sekitar jam 11.00 WIB, Denis sudah terdeteksi berada di sekitar lokasi.

"Di sana untuk monitor," kata Ketua RT 6, RW 3 Nuradih.

Petugas keamanan rumah gadai sejak siang memperhatikan tindak tanduk Denis.

Kepada petugas yang menanyakan tujuan berada di tempat gadai, Denis mengatakan  "lagi nunggu teman."

Jam 20.00 WIB, ketika petugas rumah gadai siap-siap menutup kantor, Denis masuk.

"Pura-pura akan gadai laptop Acer dan HP Oppo. Dengan pura-pura menggadaikan barang tersebut, dilayani salah satu korban berinisial SR," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan.

baca juga

Yang terjadi kemudian, Deni mengancam tiga staf perempuan Indo Gadai dengan air softgun.

Semua staf ketakutan. SR (23) dan DNA (20) disuruh masuk kamar mandi.

Selanjutnya, Denis memaksa UKH (21) menunjukkan brankas uang. 

"UKH ketakutan karena diancam akan ditembak. Akhirnya membuka brankas ambil uang Rp33 juta," kata Zulpan.

Semua uang berpindah tangan. Denis hendak mengambil langkah seribu dari rumah gadai yang terletak di tepi jalan itu.

Tapi gelagatnya justru menarik perhatian orang. 

"Pada saat bersamaan ada anggota Polsek Jagakarsa, lihat pelaku nyuruh orang mundur bawa senjata. Polisi beri tembakan peringatan, tidak diindahkan, didorong ke dalam dilawan, terpaksa dilumpuhkan ditembak di kaki, secara tegas dan terukur," tutur Zulpan.

Setelah mendapat bogem mentah dari warga, Denis diseret ke kantor polisi.

Dia dijadikan tersangka. Pemuda itu dijerat dengan Pasal 365 KUHP ayat 2 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

"Kita amankan barang bukti di tempat kejadian perkara berupa senjata air softgun, uang Rp33 juta dari brankas, 1 unit server CCTV, laptop, dan handphone milik tersangka," kata Zulpan.

Sehari kemudian, rumah gadai didatangi konsumen. Ada yang hendak menggadaikan barang. Ada juga yang ingin menebus.

Di antaranya Wira, warga Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Karena rumah gadai tutup, Wira yang hendak mengambil barang menghubungi call center Indo Gadai melalui ponsel.

"Iya, ada insiden semalam mas. Tapi barang-barang aman. Kasusnya lagi penyidikan di kepolisian," kata petugas.

"Kalau mau ambil barang bisa?"

"Untuk ambil barang sementara ini belum bisa."

Kejadian tersebut menjadi perhatian nasional setelah video peristiwanya viral di media sosial. [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×