Tersebar di 17 Titik, Pengungsi Korban Gempa NTT Bertambah jadi 3.900 Orang

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Rabu, 15 Desember 2021 | 13:21 WIB
Tersebar di 17 Titik, Pengungsi Korban Gempa NTT Bertambah jadi 3.900 Orang
Sejumlah warga di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021) berlarian saat gempa 7,5 magnitudo terjadi di Laut Flores. Tersebar di 17 Titik, Pengungsi Korban Gempa NTT Bertambah jadi 3.900 Orang. [FOTO ANTARA/HO-Aty]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan jumlah pengungsi akibat gempa bumi magnitudo 7,4 di wilayah Laut Flores Timur, Nusa Tenggara Timur terus bertambah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan per Rabu (15/12/2021) total warga yang mengungsi sudah mencapai 3.900 orang.

"Total warga yang mengungsi berjumlah 3.900 jiwa yang tersebar di 17 titik pengungsian," kata Abdul, Rabu (15/12/2021).

Mereka tersebar di Mintu’u 6 titik dengan jumlah 2.000 jiwa, Lambego 6 titik (900), Larawu 3 titik (500), Puncak Majapahit 1 titik (250), Langundi 1 titik (50).

"BPBD masih melakukan pendataan untuk warga mengungsi pada 30 titik di Kecamatan Pasimarannu," lanjutnya.

Hingga Rabu hari ini pukul 12.30 WIB, dia memastikan belum ada laporan korban jiwa akibat gempa yang sempat membunyikan alarm tsunami tersebut.

BPBD di beberapa wilayah terdampak, seperti Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara masih terus melakukan pendataan di lapangan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,59 LS dan 122,24 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah Barat Laut Kota Larantuka, NTT pada kedalaman 10 km.

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Flores.

baca juga

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami dengan tingkat ancaman waspada di Flores Timur Bagian Utara dan sudah diakhiri per pukul 12.20 WIB atau dua jam setelah gempa karena tidak ada terdeteksi adanya kenaikan muka air laut lagi.

Masyarakat bisa kembali ke tempat masing-masing dengan memastikan dulu tempat atau rumah yang ditinggali masih kokoh karena masih ada potensi gempa susulan.

Sejauh ini telah terjadi gempa susulan sebanyak hingga 291 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Gempa M 7,4 di Laut Flores NTT, BMKG Laporkan Ada 267 Gempa Susulan

Setelah Gempa M 7,4 di Laut Flores NTT, BMKG Laporkan Ada 267 Gempa Susulan

Bali | Rabu, 15 Desember 2021 | 10:02 WIB

Gempa NTT: 230 Rumah, 1 Sekolah hingga 2 Tempat Ibadah di Selayar Rusak

Gempa NTT: 230 Rumah, 1 Sekolah hingga 2 Tempat Ibadah di Selayar Rusak

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 17:57 WIB

Trauma Banjir Bandang, Warga NTT Masih Ketakutan Masuk Rumah Setelah Gempa

Trauma Banjir Bandang, Warga NTT Masih Ketakutan Masuk Rumah Setelah Gempa

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 17:02 WIB

Korban Gempa Larantuka NTT Masih Sulit Dihubungi, Keluarga Panik: Ngeri Tsunami

Korban Gempa Larantuka NTT Masih Sulit Dihubungi, Keluarga Panik: Ngeri Tsunami

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 12:58 WIB

Terkini

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×